Syamsurizal

頑張れば 難 でも できる

Soal Ujian Akhir Smester

Matakuliah                : Praktikum Kimia Organik I

Dosen Pengampu  : Dr. Syamsurizal, M.Si

Beban SKS              : 2 SKS

Waktu                        : Kamis, 9 Mei 2019 dari pukul: 14.00 sd 16.00 W

 

PETUNJUK:

Ujian ini dilakukan secara online, anda tidak diperkenankan menjiplak jawaban anda dari manapun sumbernya. Bila TERBUKTI MENJIPLAK, ANDA DIPASTIKAN GAGAL PADA MATAKULIAH INI

 

4. Pada percobaan reaksi alkohol dan fenol

  • Jelaksan secara spesifik perbedaan tingkat kelarutan alkohol dan fenol
  • Jelaskanpula proses kimia dan perubahan apa yang terjadi pada percobaan alkohol dan fenol yang direaksikan dengan NaOH,mengapa faktanya demikian.
Updated: Mei 9, 2019 — 07:25

37 Comments

Add a Comment
  1. Vira Anggita Gusniardi

    Vira Anggita Gusniadri (A1C117069)
    4.
    a. tingkat kelarutan alkohol dan fenol yaitu sukar larut dalam air. Hal ini di karena kedua senyawa tersebut memiliki sifat yang menyerupai air, yang mana memiliki ikatan –OH yang memungkinkan terjadinya ikatan antara hidrogen dengan air (H-O-H) sehingga bisa larut dalam suasana asam maupun basa. alkohol memiliki atom hidrogen yang bermuatan parsial positif diaman akan berinteraksi kuat dengan atom oksigen yang bersifat elektronegatif dan memiliki pasangan elektorn bebas dari molekul lainnya sehingga menyebabkan alkohol dan fenol mempunyai kelarutan yang besar dalam air.
    b. fenol lebih asam dibandingkan dengan alkohol sehinga ketika direaksikan dengan NaOH akan menghasilkan garam natrium (natrium fenoksid) dimana Pada fenol yang memiliki sifat polar yang mampu larut dalam NaOH dengan melepas sebuah proton menjadi suatu anion yang larut dalam NaOH yang mana akan menjadi natrium fenoksida.
    pada alkohol bila direaksikan dengan NaoH akan larut karena l NaOH yang mana Ph mendekati 7 sehingga membuat keduanya sukar beraks dan juga rantai karbon yang panjang yang membuat sukar larut dalam NaOH.

  2. Yuyun Ernawati

    Nama : Yuyun Ernawati
    Nim : A1C117063

    a. telah kita ketahui bahwa fenol merupakan suatu senyawa turunan dari alkohol, yang mana mempunyai gugus fungsi -OH, maka tingkat kelarutannya akan lebih tinggi pada alkohol karena alkohol merupakan senyawa yang mempunyai gugus fungsi -OH (induknya), sedangkan pada fenol merupakan senyawa yang mempunyai gugus fungsi yang smaa tetapi dalam kata lain fenol merupakan turunan dari senyawa alkohol.

    b. perubahannya yaitu yang pertama pada fenol ditandai dengan warna kuning yang pudar dan terdapat 2 fasa antara minyak dan air setelah itu kita diamkan terbentuk warna larutan berwarna orange. yang kedua pada madu ditandai dengan warna kuning yang terang, namun lama-kelamaan warna kuning tersebut menghilang dan pada lapisan atas larutan bewarna kuning jernih. yang ketiga pada 2-naftol, yang ditandai dengan warna yang bening dan terdapat gelembung-gelembun gas pada saat digoncangkan.

  3. Putri Milenia Hutabarat

    Nama : Putri Milenia Hutabarat
    NIM : A1C117057
    a. tingkat kelarutan antara alkohol dan fenol, dalam hal ini tingkat kelarutan alkohol lebih kuat dibangingkan fenol, hal ini ditandai dengan dicobanya mereaksikan antara fenol dengan air, begitu juga dengan alkohol di campur air, diamati bahwa fenol membentuk 2 fasa sedangkan alkohol tidak membentuk apa- apa.
    b. pada percobaan yang kami lakukan pada saat fenol ditambahnkan NaOH maka terbentuk 2 fasa dan memberikan warna orange dan sedikit berminyak namun minyak tersebut lama kelamaan larut dalam larutan, sedangkan pada saat alkohol direaksikan dengan NaOH, diamati bahwa ada sedikit gelembung dan warna yang dihasilkan adalah bening.

  4. muhammmad yamin

    Nama : Muhammad Yamin
    Nim : A1C117047

    hasil percobaan yang kami lakukan untuk mengetahui seberapa besar kelarutan suatu alkhol dan fenol dalam suatu pelarut air dengan perlakukan yang sama hanya saja jenis alkhol yang digunakan berbeda-beda. bahan yang kami uji kelarutannya dalam air yaitu etanol, madu, dan fenol. hasilnya semua bahan larut dalam air. adanya gugus OH yang terkandung dalam air membuat alkohol memiliki polaritas tyang sama dengan air. hal ini terjadi karena bahan etanol, madu dan fenol megalami pemutusan rantai yang menjadi pendek bahan dapat larut dalam air. bertambahnya rantai karbon pada alkohol mengakibatkan kurang larut dalm air. pada alkohol yang memiliki rantai panjang cendrung tidak mudah larut dalam air.

    pada percobaan alkohol dan fenol yang direaksikan dengan NaOH. yang pertama yaitu madu ditambahkan NaOH sebanyak 10% dimana awalnya terdapat dua fase yang mana bagian atas terdapat seperti minyak dan setelah dikocok fase yang terbentuk itu hilang ctetapi larutan tersebut terdapat endapan. yang kedua 2 naftol ditambahkan NaOH 10% terdapat gelembung didalam larutan tersebut setelah dilakukan pengocokan gembung-gelembungnya hilang. yang ketiga fenol yang ditambahkan NaOH 10% dimana campuran menghasilkan warna orange yang terdapat 2 fasa dan saat dilakukan pengocokan fasa yang terbentuk hilang dari percobaan ini adanya kesukar larutan alkohol dalam NaOH karena pH yang dilmiliki NaOH mendekati pH 7

  5. Sanaq Elfira P.

    Nama : Sanaq Elfira Putri
    NIM : A1C117071
    4.
    * pada alkohol tingkat kelarutan dalam airnya lebih sempurna sedangkan fenol lebih cenderung melepas gugus -OH jika didalam air.
    * ketika fenol direaksikan dengan NaOH maka ia akan bereaksi dan akan membentuk garam natrium karena fenol lebih asam dari pada alkohol dan pada faktanya pada percobaan didapatkan larutan berwarna bening dan larut. Sedangkan alkohol ketika direaksikan dengan NaOH tidak dapat bereaksi dikarenakan alkohol bersifat basa.

  6. Elda Septiana (A1C117027)
    4. a. alkohol dan fenol merupakan senyawa yang sukar larut didalam air, namun alkohol lebih mudah larut dalam air dari pada fenol.Alkohol yang memiliki rantai panjang cenderung tidak larut didalam air.adanya gugus hidroksil pada alkohol dapat membentuk rantai hidrogen dengan suatu molekul air yang mengakibatkan titik didih maupun kelarutannya rendah. sedangkan fenol dapat larut sempurna pada suatu senyawa NaOH.

    b. Alkohol terdapat dua fasa ketika direaksikan dnegan NaOH. Alkohol sukar larut dalam NaOH, rantai panjang yang dimiliki kedua sampel yang membuat kesukaran larut dalam NaOH. sedangkan Fenol hanya memiliki 1 fasa, hal ini dikarenakan fenol mimiliki sifat yang polar dan mampu larut dalam NaOH dengan melepaskan sebuah proton menjadi anion yang terlarut dalam NaOH. dan akan bereaksi dengan pelarut menjadi natrium peroksida.

    1. Suci Desmarani

      4. A. perbedaan tingkat kelarutan alkohol dan fenol : Alkohol itu larut dalam aqudes, tidak terjadi perubahan warna disaat alkohol direksikan dengan air, sedangkan Fenol kurang larut dalam air ditunjukan dengan warnanya putih susu sebelum digoncang, didiamkan membetuk endapan orange, digoncangkan semua bercampur. Semakin panjangnya rantai hidrokarbon maka tingkat kelarutan dalam air akan semakin kecil.
      B. Proses kimia dan perubahan yang terjadi pada percobaan alkohol dan fenol yang direaksikan dengan NaOH yaitu :
      – 0,5 ml fenol direaksikan dengan 5 ml NaOH 10% membentuk Warna kuning pudar, terdapat 2 fasa minyak dan air setelah didiamkan minyak larut dan berwarna orange jernih, karena gugus OH bereaksi dengan fenol sedangkan Na tidak bereaksi sehingga membentuk 2 fasa
      – Sedangkan 0,5 ml mL 2-naftol (alkohol) + 5 ml NaOH 10% Terdapat sedikit elembung gas, setelah digoncangkan warnanya bening dan tidak ada gelembung.

  7. RATNA KARTIKA SARI

    ratna Kartika sari (A1C117011)

    a. kelarutan daapt dilihat dari banyaknya atom karbon pada alkohol tersebut, semakin panjang atom karbon maka kelarutan akan semain berkurang. untuk perbandingan alkohol dan fenol, kelarutan alkohol akan lebih tinggi dibandingkan dengan kelarutan fenol. hal ini dikarenakan perbedaan bentuk ikatan karbon pada kedua senyawa tersebut. alkohol yang berbentuk alifatik akan lebih mudah larut dibandingkan dengan fenol yang berikatan aromatis.

    b. reaksi dengan NaOH dapat dilihat dari keasaman suatu senaywa. karna NaOH ini bersifat basa. Jadi semakin asam senyawa, semakin bereaksi denagn NaOH. jika dibandingkan fenol dengan alkohol, maka fenol akan lebih asam dibandingkan alkohol. sehingga fenol akan lebih bereaksi dengan NaOH dibandingkan dengan alkohol. reaksi yang terjadi ketika fenol direaksikan dengan NaOH, maka akan terjadi perubahan warna menjadi warna ungu.

  8. Silvy Wahyu Fradini

    Saya Silvy Wahyu Fradini (A1C117023)
    Perbedaan tingkat kelarutan alkohol dan fenol yaitu kelarutan fenol lebih besar dibandingkan dari kelarutan alkohol hal ini disebabkan karena semakin panjang rantai karbon suatu alkohol maka semakin sukar larut alkohol tersebut dan semakin bertambahnya gugus karbonil maka kepolaran alkohol akan semakin berkurang maka kelarutannya pun juga semakin berkurang. akan tetapi alkohol ini juga bisa larut dalam air karena alkohol mampu membentuk ikatan hidrogen dengan molekul air tersebut sehingga kelarutan nya bisa bertambah besar. begitu pula untuk fenol, fenol akan mudah larut dalam air karena fenol ini strukturnya siko sehingga tidak seperti alkohol yang rantai karbonnya bisa semakin panjang dan membuat kelarutannya semakin kecil.

    pada percobaan yang kami lakukan ketika alkohol yang kami gunakan yaitu madu dan 2 naftol ditambahkan dengan NaOH hasilnya itu untuk madu terjadi perubahan yang mana pada larutan itu terdapat seperti minyak dan lama-kelamaan menghilang dan ketika diaduk terdapat endapan berwarna kuning terang sedangkan perubahan hasil yang terjadi pada 2-naftol ketika ditambahkan NaOH terdapat gelembung gas dan ketika digoncang larutan menjadi bening dan gelembungnya menghilang.
    untuk fenol ketika ditambahkan NaOH hasilnya warna lrutan menjadi kuning pudar dan terdapat 2 fasa yaitu antara minyak dan air dan ketika didiamkan minyak larut dan berwarna orange jernih.
    jadi dari percobaan menunjukkan bahwa adanya sedikit kesukaran alkohol bereaksi dengan NaOH karena pHnya yang mendekati netral dan rantai karbon yang panjang pada kedua sampel yang membuat sukar larut dalam NaOH tersebut. untuk fenol diperoleh satu fasa yang berarti hasil uji positif atau fenol bisa larut dalam NaOH hal ini dikarenakan fenol memiliki sifat polar sehingga mudah larut dalam NaOH dengan cara pelepasan satu proton menjadi satu anion yang terlarut dalam NaOH.

  9. Hefty Juwita (A1C117053)

    4) a. Tingkat kelarutan alkohol didalam air lebih besar daripada tingkat kelarutan fenol dalam air. Hal ini berdasarkan hasil percobaan dimana larutan alkohol berwarna bening didalam air, sedangkan larutan fenol berwarna putih susu dan terdapat endapan. Kelarutan akan semakin berkurang seiring dengan panjang rantai hidrokarbon.

    b. Reaksi fenol diperoleh larutan menjadi kuning pudar dan terbentuk dua lapisan. Setelah dilakukan pengocokan, warnanya menjadi oren jernih. Fenol karena bersifat polar sehingga mampu larut dalam NaOH dengan melepas proton menjadi anion yang larut dalam NaOH yang akan menjadi natrium fenoksida.
    Alkohol dapat bereaksi dengan NaOH yang mana pHnya mendekati 7 sehingga sukar bereaksi. Rantai panjang hidrokarbon membuatnya sukar bereaksi dengan NaOH.

  10. saya mirnawati (A1C117013)
    a. Tingkat kelarutan fenol lebih besar daripada alkohol meskipun alkohool dan fenol memiliki ikatan hidrogen antar molekulnya. Hal ini dikarenakan fenol strukturnya berbentuk siklo oleh karena itu ia mudah larut. sedangkan pada alkohol dapat dilihat dari rantai carbonnya, semakin panjang rantai carbon yang dimiliki oleh alkohol maka semakin sukar pula kelarutannya.

    b. Proses kimia yang terjadi adalah pada saat 1/2 ml fenol + NaOH 10% 5 ml adalah warnanya kuning pudar, terdapat 2 fasa minyak dan air, didiamkan minyak larut dan berwarna orange jernih, dari perubahan kimia yang didapatkan maka dapat disimpulkan bahwa fenol sedikit larut didalam NaOH. Kemudian pada tabung ke 2, yaitu saat ½ mL madu + NaOH 10% 5 mL reaksi kimia yang timbul adalah terdapat larutan seperti minyak, lama-lama menghilang, diaduk terdapat endapan warna kuning terang, lapisan atas berwana kuning jernih, dari hasil yang didapatkan dapat dikatakan bahwa madu sukar larut dengan NaOH karena madu yang digunakan adalah madu murni. Sedangkan pada ½ mL 2-naftol + NaOH 10% 5 mL reaksi kimia yang ditimbulkan adalah terdapat gelembung gas sedikit, digoncangkan warnanya bening dan tidak ada gelembung, dari hasil yang didapatkan dapat dikatan bahwa 2-naftol dapat larut didalam NaOH atau basa.

  11. Agnes Monika Situmorang

    Nama : Agnes Monika Situmorang
    NIM : A1C117059
    4. Alkohol dan fenol sesungguhnya memiliki kesamaan dalam sifat kelarutan, yaitu sama-sama mudah larut dalam air. Fenol merupakan senyawa turunan dari alkohol, hal itulah yang menyebabkan mereka meliliki sifat yang mirip. Perbedaan tingkat kelarutan alkohol dan fenol pada percobaan yaitu: alkohol memiliki tingkat kelarutan yang lebih besar jika dibandingkan dengan fenol. Hal itu dapat dilihat ketika alkohol dicampurkan dengan air, campuran yang terbentuk langsung jernih tanpa pengadukan jernih dimana alkohol langsung larut didalam air. Sementara untuk fenol, ketika fenol dicampurkan dengan air awalnya campuran yang terbentuk warnanya putih susu lalu membentuk endapan berwarna oren, dan ketika diaduk barulah larutan fenol larut dalam air.
    B. Perubahan kimia yang terjadi adalah terbentuknya garam setelah pencampuran, karena alkohol dan fenol merupakan spesi yang bersifat asam, sehingga ketika direaksikan dengan NaOH yang merupakan basa akan terbentuk garam. Ketika Alkohol direaksikan dengan NaOH, awalnya larutan menjadi berwarna kuning, lama-kelamaan menghilang dan terdapat endapan kuning sedangkan lapisan atas berwarna kuning jernih. Sementara ketika fenol direaksikan dengan NaOH, larutan awalnya berwarna kuning pudar dan terdapat dua fasa yaitu seperti minyak dan air. Ketika dikocok menjadi larut dan warna larutan mejadi orange jernih. Dari perubahan-perubahan tersebut dapat diketahui bahwa fenol memiliki sifat asam yang lebih kuat dibandingkan dengan alkohol, karena fenol bereaksi sempurna dengan NaOH sehingga tidak membentuk endapan. Sedangkan alkohol bereaksi namun tidak sempurna bereaksi dengan NaOH sehingga timbul endapan.

  12. yulinarti choinirul nisyah

    Nama : Yulinarti Choinirul Nisyah
    NIM : A1C117025
    a. Alcohol dapat larut dengan baik dalam air yang mana dibuktikan dengan larutan yang terbentuk adalah larutan bening dan tanpa ada batas fasa, yang mana dikerena akohol adalah senyawa semi polar yang dapat larut dengan baik dalam pelarut polar maupun nonpolar dan air adalah senya polar maka lakohol dapat larut didalam air sedangkan fenol hanya sedikit larut dalam air yang ditamdai dengan timbunya larutan putih dan terbentuk endapan putih
    b. Alcohol reaksi dengan NaOH maka alcohol dan NaOH dapat bercampur dengan baik, sengakan untuk fenol yang direkasikan engan NaOH akan bereaksi yang ditandai dengan terjadinya perubahan warna dari bening menjadi kuning namun tidak larut sepenuhnya karena terbentuk dua fasa dalam kedua larutan

  13. 4. saya Yuli Asriani (A1C117039). bahwa:
    a. tingkat kelarutan antara fenol dan alkohol adalah dipengaruhi oleh jumlah atom karbon pada senyawa alkohol tersebut. semakin panjang atau semakin banyak jumlah atom karbon pada senyawa alkohol maka kelarutannya akan semakin sulit akan tetapi jika jumlah karbonnya semakin sedikit pada senyawa alkohol maka kelarutannya semakin mudah larut. hal ini sesuai dengan percobaan yang dilakukan ketika etanol dicampurkan dengan air hasilnya larut. sedangkan pada fenol apabila dilarutkan dengan air, fenol tidak langsung larut tetapi timbul seperti kekeruhan, tetapi setelah diaduk campuran tersebut melarut. sehingga dapat dikatakan bahwa tingkat kelarutan pada alkohol dipengaruhi oleh jumlah atom karbonnya, sedangkan pada fenol akan lebih mudah melarut ketika dilakukan pengadukan
    b. ketika alkohol yaitu 2-naftol(pada percobaan) direaksikan dengan NaOH terjadi reaksi yaitu timbulnya gelembung kecil dengan jumlah yang sedikit tetapi ketika dilakukan pengadukan larutan menjadi jernih dan gelembungnya hilang. sedangkan ketika fenol direaksikan dengan NaOH terjadi reaksi yang ditandai dengan timbulnya 2 fasa seperti ada minyak dan larutan berwarna orange jernih, akan tetapi ketika diaduk larutan menjadi kuning pudar setelah didiamkan minyak nya menghilang

  14. Seprida Anjelina Tarigan

    Seprida Anjelina Tarigan (051)
    4. A. Pada hasil percobaan kelarutan yang telah kami lakukan yaitu untuk melihat kelarutan alkohol dan fenol didalam air, dimana air bersifat polar dan jika alkohol atau fenol dapat bercampur maka alkohol atau fenol tersebut dapat katkan senyawa polar. Dari sampel alkohol dan fenol yang kami gunakan alkohol atau etanol tersebut lebih mudah larut didalam air dimana pada saat dicampurkan etanol langsung larut dan warnanya bening yang ditandai dengan tidak ada terbentuknya endapan atau lapisan sedangkan pada fenol saat dicampurkan larutan menjadi putih keruh atau putih seperti susu dan saat digoncang larutan berubah menjadi kuning jernih, maka dapat dikatakan bahwa alkohol lebih larut didalam air dibandingkan fenol karena fenol tersebut dapat larut ketika digoncang.
    B. Pada percobaan reaksi dengan alkali alkohol dan fenol direaksikan dengan NaOH. Pada percobaan ini sampel yang digunakan madu sebagai pengganti terbutil alkohol, Fenol, dan 2-naftol. Pada sampel madu ketika ditambahakan NaOH terbentuknya 2 fase seperti terdapat minyak dan pada saat diaduk minyaknya larut dan kemudian terebntuk 2 lapisan dimana lapisan atas berwarna kuning jernih dan lapisan bawah/endapan berwarna terang atau lebih pekat dari lapisan atas. Pada sampel Fenol ketika ditambahkan NaOH warna larutan kuning keruh dan ada seperti minyak didalam larutan tersebut dan setelah diaduk warna larutan menjadi kuning jernih dan minyak sudah hilang. Pada sampel 2-naftol ketika ditambahkan NaOH terdapat adanya gelembung gas di dinding tabung dan warna arutan bening dan setelah diaduk larutan tetap berwarna bening dan gelembung gasnya hilang. Alkhol sukar larut dalam NaOH dan faktanya terjadi pada madu yang sukar larut sedangkan fenol lebih mudah larut dalam NaOH faktanya dapat dilihat ketika Fenol ditambhakan NaOH tidak ada terbentuknya endapan atau lapisan.

  15. Febby Marcelina Murni

    Febby Marcelina Murni (A1C117037).
    a. Tingkat kelarutan alcohol dapat dilihat dengan melihat gugus hidroksil (-OH) yang akan terjadi ikatan hydrogen dengan senyawa lain sehingga senyawa ini dapat mudah larut dalam air. Sedangkan pada fenol sukar larut dalam air dikarenakan pada gugus (-OH)nya terdapat di dalam cincin aromatic sehingga susah larut dalam air.
    b. Pada fenol memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi dibanding kan dengan alcohol, jadi ketika fenol direaksikan dengan NaOH akan terbentuk larutan warna ungu dan akan terbentuk suatu garam natrium, sedangkan pada alcohol jika dicampur dalam NaOH maka kedua larutan tersebut akan larut dan akan membentuk garam natrium alkoksida.

  16. Hanna Salwa Putri

    Hanna Salwa Putri A1C117045
    a. Saat dilarutkan didalam air, alkohol larut didalam air, tetapi jika rantai karbon alkohol semakin panjang maka alkhol susah larutt didalam air. Untuk fenol, ketika dilarutkan didalam air,warna yang dihasilkan itu keruh, dan ketika didiamkan timbul endapan oranye tetapi ketika dikocok barulah bercampur lagi, artinya kelarutan fenol itu terbatas didalam air.

    b. saat alkohol direaksikan dengan NaOH, tidak ada reaksi antara alkohol dan NaOH ini ditunjukkan pada saat percobaan madu yang dijadikan sebagai pengganti ter-butil alkohol, campuran tidak memberikan reaksi apapun, hanya campuran berwarna kuning seperti warna madu, tidak timbul gelembung ataupun panas. Sedangkan saat menggunakan 2-naftol, adanya reaksi oksidasi yaitu ditandai dengan timbulnya gelembung atau gas yang merupakan gas H2. Untuk fenol tidak dihasilkan reaksi karna tidak ada gelembung dan suhu juga tidak naik ataupun turun. Hal ini dapat kita simpulkan bahwa fenol sukar bereaksi dengan NaOH.

  17. Ditya Fajar Nursahfitri

    4. Nama Ditya Fajar Nursahfitri (A1C117061)
    • Kelarutan yang ada pada alkohol dan fenol itu berbeda. Jika dibandingkan maka alkohol lebih mudah larut dibandingkan alkohol meskipun fenol termasuk dalam jenis senyawa alkohol . Hal tersebut dikarenakan pada fenol memiliki atau terdapat cincin aromatik sehingga menyebabkan ia sukar melarut di dalam air dibandingkan dengan alkohol.
    • Fenol itu bersifat lebih asam dibandingkan dengan alkohol sehingga ketika dicampurkan dengan NaOH maka fenol akan membentuk sebuah larutan yang awalnya bewarna bening berubah menjadi ungu dan berminyak itu menandakan terjadinya sesuatu pada fenol dan NaOH ketika dicampurkan. Sedangkan pada alkohol (digunakan 2-naftol di percobaan ini) tidak ada perubahan, warnanya tetaplah bening. Hal itu dapat menunjukkan bahwasannya pada fenol jika dicampurkan dengan NaOH akan membentuk garam natrium atau natrium peroksida, jika dituliskan reaksinya dengan rinci.

  18. Dinda Anggun Eka Saputri

    A. Alkohol dan fenol merupakan suatu senyawa yang memiliki gugus fungsi yang sama,pada alkohol dn fenol terdapat perbedaan sifat yakni pada alkohol sebagian gugusnya dapat larut dalam air ,sedangkan fenol kurang larut dalam air,hal ini disebabkan gugus non polarnya terikat pada cincin aromatik.
    B. Alkohol dan fenol ketika direaksikan dengan NaOH dapat bereaksi,pada alkohol membentuk natrium alkoksida. Pada fenol membentuk natrium fenoksida. Pada alkohol yang direaksikan dengan NaOH sebanyak 5ml kemudian dikocok menghasilkan warna kuning, pada fenol yang direaksikan dengan NaOH menghasilkan larutan yang berwarna ungu juga.

  19. Febry Aryanti Huta Uruk

    Nama : Febry Aryanti Hutauruk
    Nim : A1C117073

    a. perbedaan tingkat kelarutan alkohol dan fenol yaitu fenol lebih sukar larut dalam air dibandingkan dengan alkohol karena sesuai dengan prcobaan yang telah kami lakukan yaitu saat fenol direaksikan dengan air terbentuk seperti endapan warna orange didasar tabung sedangkan saat digoncang semuanya bercampur tetapi warnanya menjadi seperti putih susu. hal ini dapat disebabkan karena fenol lebih asam daripada alkohol.

    b. Saat fenol direaksikan dengan NaOH terbentuk warna larutan kuning pudar dan terdapat 2 fasa yaitu minyak dan air dan saat didiamkan minyaknya larut dan berwarna orange jernih. reaksi yang terjadi adalah reaksi dengan alkali karena pada NaOH terdapat Natrium yang apabila fenol atau alkhol diraksikan dengan NaOH dapat menghasilkan garam natrium.

  20. a.) tingkat kelarutan fenol dan alkohol yaitu dapat larut didalam air karena alkohol dan fenol sendiri masing-masing memiliki gugus –OH yang akan terjadinya ikatan hidrogen sehingga tinggkat kelarutan alkohol dan fenol dalam air besar ataupun fenol dan alkohol dapat larut dalam air.
    b.) Ketika fenol dicampurkan dengan NaOH fenol akan larut dalam NaOH karena fenol memiliki sifat polar yang dapat larut dalam larutan NaOH. Pada percobaan saaat fenol dicampurkan dengan NaOH akan bercampur membentuk 1 fasa dan larutan menjadi warna orange jernih. Sedangkan jika alkohol direaksikan dengan NaOH akan terbentuk 2 fasa namun jika alkohol yang direaksikan dengan NaOH adalah alkohol primer maka akan terbentuk 1 fasa. Seperti pada percobaan saat 2-naftol dicampurkan dengan naoh akan bercampur namum terdapat gelembungudara.

  21. Niken Ayu Hestiantari

    Niken Ayu Hestiantari (A1C117033)
    a. Alkohol lebih mudah larut dibandingkan dengan fenol. Yang mana dapat dilihat pada saat proses pencampuran alcohol dapat lebih mudah larut dibandingkan dengan fenol. Kelarutan fenol dalam pelarut memerlukan suatu katalis agar dapat larut sempurna misalnya memerlukan proses pengadukan terlebih dahulu.
    b. Proses kimia dan perubahan yang terjadi pada alcohol yang direaksikan dengan NaOH yaitu menghasilkan gelembung gas yang mana alcohol direaksikan dengan NaOH akan lebih cepat larut atau menyatu. Proses kimia dan perubahan yang terjadi pada fenol yang direaksikan dengan NaOH yaitu juga menghasilkan gelembung gas tetapi saat fenol direaksikan dengan NaOH ia akan mengalami perubahan warna terlebih dahulu menjadi ungu dan juga terdapat seperti minyak setelah lama baru akan dapat bercampur sempurna dalam NaOH.

  22. NOVELA MELINDA

    4. Novela Melinda (A1C117007)
    1. Tingkat kelarutan alcohol jika disbanding dengan fenol maka alcohol lebih cepat larut dibandingkan dengan fenol. Karena rantai alcohol lebih pendek dibandingkan dengan alcohol. Dimana fenol merupakan senyawa aromatis yang memiliki gugus cincin dan juga fenol adalah tururnan dari alcohol sehingga lebih sukar untuk larut.
    2. Fenol ketika direaksikan dengan NaOH warna fenol yang semula orange menjadi ungu. Kemudian alcohol ketika direaksikan dengan NaOH berubah menjadi kuning terang. Dimana sifat fenol lebih asam dari pada alcohol. Jadi fenol lebih terlhat jelas perubahan reaksinya dibandingkan alcohol. Dimana alcohol hanya berubah dari orange pekat menjadi kuning terang dan fenol dari orange menjadi ungu.

  23. Rd. Abdurrahman

    Rd. Abdurrahman (A1C117015)

    4
    A. Dalam alkohol dan fenol terdapat gugus hidroksil (OH-) yang menyebabkan terjadinya ikatan hiodrogen antara molekul-molekul tersebut dan senyawa lain yang sejenis air(H-OH). Sehingga menyebabkan golongan-golongan ini mempunyai kelarutan yang besar dalam air, terutama sekali senyawa-senyawa homolog yang rendah dari golongan tersebut. Fenol bersifat lebih asam dari pada alcohol.

    B. ketika alkohol direaksikan dengan NaOH larutan menjadi berwarna kuning, lama-kelamaan menghilang dan terdapat endapan kuning, lapisan atas berwarna kuning jernih. Hal ini menandakan alkohol dan dapat diubah menjadi garamnatrium bila direaksikan dengan larutan basa (NaOH) menghasilkan garam yang dapat larut dalam air.

  24. Dinda Anggun Eka Saputri

    dinda anggun eka saputri (A1C117079)
    A. Alkohol dan fenol merupakan suatu senyawa yang memiliki gugus fungsi yang sama,pada alkohol dn fenol terdapat perbedaan sifat yakni pada alkohol sebagian gugusnya dapat larut dalam air ,sedangkan fenol kurang larut dalam air,hal ini disebabkan gugus non polarnya terikat pada cincin aromatik.
    B. Alkohol dan fenol ketika direaksikan dengan NaOH dapat bereaksi,pada alkohol membentuk natrium alkoksida. Pada fenol membentuk natrium fenoksida. Pada alkohol yang direaksikan dengan NaOH sebanyak 5ml kemudian dikocok menghasilkan warna kuning, pada fenol yang direaksikan dengan NaOH menghasilkan larutan yang berwarna ungu juga

  25. Erwin Pasaribu

    Nama: Erwin Pasaribu
    NIM : A1C117003
    Jawab:
    a. Alkohol dan fenol memiliki tingkat kelarutan yang berbeda walaupun diketahui bahwa fenol merupakan turunan dari alcohol. Alkohol memiliki kelarutan yang lebih besar disbanding dengan fenol. Hal ini didasarkan pada panjang pendeknya rantai hidrokarbon. Semakin panjang rantai maka kelarutannya semakin rendah. Panjang pendeknya rantai hidrokarbon dapat dilihat dari Rumus alcohol yaitu C2H5OH dan rumus fenol C6H5OH.

    b. Pada uji alkoholdan fenol terhadap NaOH, , alcohol primer akan larut dalam NaOH yang ditandai dengan terbentuknya 1 fasa. Namun hal ini hanya berlaku bagi alcohol primer, karena pada alcohol sekurder dan tersier bersifat non polar. Pada Fenol juga akan terbentuk 1 fasa jika dilarutkan dalam NaOH yang menandakan terbentuk larutan homogeny atau larutr secara sempurna. Hal ini dipengaruhi oleh cincin aromatic yang dimiliki oleh fenol sehingga fenol bersifat polar. Pada saat pencampuran fenol dan NaOH, fenol akan melepaskan satu protonnya menjadi anion.

  26. nama sri lestari (A1C117041)
    a. Dimana alcohol memiliki sifat kelarutan lebih tinggi dibandingkan dengan fenol karena alcohol mempunyao gugus OH sehingga ini lah yang menyebabkan alcohol mudah larut dalam air. Nah pada percobaan yang kami lakukan ternyata alcohol lebih cepat larut daripada fenol dalam air
    b. Reaksi kimia yang terjadi yaitu Na yang berada pada senyawa NaOH 10% dan zat yang akan kita lihat reaksinya yaitu fenol, madu serta 2-naftol, yang mana ketika zat tersebut dimasukan kedalam masing-masing tabung reaksi dan masing-masing tersebut akan ditambahkan dengan larutan NaOH sebanyak 5 ml dan zatnya sebanya ½ ml serta dilakukan pengocokan pada setiap tabung tersebut. Pada tabung pertama yang berisi fenol dan NaOH dimana didapatkan hasil warnanya menjadi kuning pudar serta terdapat dua fase yaitu fase minyak dan air kemudian kami diamkan minyak larut dan warna menjadi orangen jernih

  27. Nama: Friska Utami
    Nim : A1C117021

    a.)Fenol memiliki tingkat kesukaran larut dalm airnya lebih tinggi dibandingkan alkohol. Hal ini dikarenakan fenol merupakan bagian dari alkohol. Jadi bisa disimpulkan bahwa kelarutan fenol dalam air sangat rendah dibandingkan alkohol.

    b.) Ketika fenol direaksikan dengan NaOH reaksi yang terjadi yaitu terbentuknya 2 fasa seperti minyak dan air, serta warnanya menjadi kuning pudar. Dan ketika didiamkan, minyak menjadi larut dan berwarna orange. Sedangkan ketika alkohol direaksikan dengan NaOH yang mana alkohol diganti dengan madu. Reaksi yang terjadi adalah terdapat 2 fasa yang mana pada bagian atas berwarna kuning dan pada bagian bawah berwarna ungu.

  28. Putri Ayu Indah Lestari

    Putri Ayu Indah Lestari (A1C117005
    a. Tingkat kelarutan alkohol lebih tinggi dibandingkan fenol. karena dari percobaan yang telah dilakukan bahwa alkohol sangat mudah larut dengan air. Sedangkan senyawa fenol apabila dilarutkan dengan air sulit larut dengan hasil yaitu terbentuk endapan ataupun terjadi pembentukan dua fasa.
    b. Proses kimia dari percobaan yaitu:
    Pada tabung pertama dimasukkan ½ ml madu dan ditambahkan 5 ml NaOh 5% kemudian digoncang dan diperoleh bahwa warnanya kuning pudar, terdapat 2 fasa minyak dan air, didiamkan minyak larut dan berwarna orange jernih. Sedangkan pada tabung kedua yaitu dimasukkan ½ ml fenol dan ditambahkan 5 ml NaOh 5% diperoleh bahwa terdapat larutan seperti minyak, lama-lama menghilang, diaduk terdapat endapan warna kuning terang, lapisan atas berwana kuning jernih. Kemudian pada tabung ketiga dengan memasukkan ½ ml 2- naftol dan ditambahkan dengan 5 ml NaOH 5% diperoleh bahwa terdapat gelembung gas sedikit, digoncangkan warnanya bening dan tidak ada gelembung. Maka senyawa fenol lebih bersifat asam dari alkohol dan juga dapat diubah menjadi garam natrium bila direaksikan dengan larutan basa NaOH. Garam Natrium biasanya larut dalam air pada atom H dari gugus hidroksil dalam alkohol dan fenol dapat ditingkatkan oleh natrium namun menghasilkan sesuatu alkoksida. Pada madu dan fenol terbentuk larutan yang tidak jernih maka pada kasus ini menunjukkan sukar larut apabila bereaksi dengan NaOH karena pH yang medekati 7. Rantai karbon yang panjang pada kedua sampel menyebabkan kesukaran dalam melarutkan pada NaOH. Sedangkan 2-naftol yang merupakan alkohol yang bersifat netral sehingga mampu larut denag NaOH.

  29. Suci Desmarani

    4. A. perbedaan tingkat kelarutan alkohol dan fenol : Alkohol larut dalam aqudes, tidak terjadi perubahan warna disaat alkohol direksikan dengan air, sedangkan Fenol kurang larut dalam air ditunjukan dengan warnanya putih susu sebelum digoncang, didiamkan membetuk endapan orange, digoncangkan semua bercampur. Semakin panjangnya rantai hidrokarbon maka tingkat kelarutan dalam air akan semakin kecil.
    B. Proses kimia dan perubahan yang terjadi pada percobaan alkohol dan fenol yang direaksikan dengan NaOH yaitu :
    – 0,5 ml fenol direaksikan dengan 5 ml NaOH 10% membentuk Warna kuning pudar, terdapat 2 fasa minyak dan air setelah didiamkan minyak larut dan berwarna orange jernih, karena gugus OH bereaksi dengan fenol sedangkan Na tidak bereaksi sehingga membentuk 2 fasa
    – Sedangkan 0,5 ml mL 2-naftol (alkohol) + 5 ml NaOH 10% Terdapat sedikit elembung gas, setelah digoncangkan warnanya bening dan tidak ada gelembung.

  30. Monica Chitra Septiani

    MONICA CHITRA SEPTIANI (A1C117077)
    4. a. Perbedaan dari tingkat kelarutan alcohol dan fenol walaupun alcohol dan fenol sama dapat larut dalam air karena mereka sama- sama memiliki sifat yang hampir serupa dengan air yaitu sama- sama mengandung gugus O dan H. Tapi walaupun seperti itu tingkat kelarutan mereka berdua berbeda. Dapat dilihat dari hasil percobaan kami dimana ketika alcohol dicampur dengan air tidak terdapat 2 fasa sebelum pengadukan sedangkan pada pencampuran fenol dan ketika ditmabhkan dengan air terbentuk 2 fasa dan dilakukan pengadukan barulah keduanya bercampur. Dari hal inilah dapat dilihat bahwa tingkat kelarutan alcohol lebih tinggi dibandingkan dengan fenol.
    b. Proses kimia yang terjadi pada pencampuran fenol dengan NaOH adalah reaksi oksidasi dimana ada perubahan warna larutan dari yang berwarna kuning pudar seperti ada 2 fasa yang terbentuk dan ketika didiamkan ternyata campurannya menjadi bercampur tak terdapat fasa dan campurannya berubah warna menjadi orange jernih. Sedangkan pada saat pencampuran alcohol dengan NaOH terdapat gelembung- gelembung gas dan saat di kocok ternyata gelembungnya hilang

  31. brezza fitri noventi

    Brezza Fitri Noventi (A1C117055)
    A.Kelarutan alkhol dan fenol dapat dilihat dari pelarut yang digunakan pada air alkhol lebih mudah larut dibandingkan fenol, namun ketika pada pelarut alkali fenol lebih mudah arut ketimbang dengan alkhol jadi tingkat kelarutanya dilihat dari pelarut yang digunakana
    B. reaksi kimia yang terjadi pada alkohol dengan NaOH ketika dicampurkan terbentuk dengan dua fasa karena disebabkan maing – masing rantainya panjang sehingga membuat alkohol dengan NaOH tidak larut dengan baik, namun ketika fenol dicampurkan dengan NaOH terbentuklah satu fase yang menandakan bahwa fenol larut dalam air alasanya karena fenol bersifat polar sedangkan NaOH bersifat non polar .

  32. Arnia Haiza Annisa

    Arnia Haiza Annisa (A1C117049)
    1.perbedaan tingkat kelarutan antara alcohol dan fenol ini berbeda, dimana pada allkohol lebih mudah larut dalam senyawa polar dibandingkan fenol, karna fenol di dalam senyawa polar tidak mudah larut
    2. pada alcohol ketika ditambahkan NaOH larutannya berubah menjadi warna kuning pudar dan larut di dalam air. Sedangkan utuk fenoll ketika dicampurkan dengan fenol warna berubah jadi ungu dan terdapat fasa seperti minyak dan setalah dilakukan pengocokan bau larutan tersebbut menjadi bening atau becammpur.

  33. melisa oktapiani

    Nama : Melisa Oktapiani
    NIM : A1C117043
    a.Alkohol dan fenol sama-sama larut dalam air. Akan tetapi kelarutan fenol dalam air itu tidak terjadi secara sempurna karena hasil pelarutannya yang berwarna agak keruh sedangkan pada alkohol berwarna keruh. Selain itu proses larutnya fenol dala air membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan kelarutan alkohol dalam air. Untuk kealrutan alkohol dalam alkali semuanya larut tetapi untuk fenol membutuhkan waktu yang lama akan akan terjadi perubahan warna menjadi ungu kemudain bening yang menandakan fenol telah larut.
    b.Perubahan yang terjadi pada saat alkohol direaksikan dengan NaOH yaitu ketika sampel alkohol (madu) reaksikan dengan 5 ml NaOH 10% maka akan terdapat larutan seperti minyak yang lama-lama menghilang, setelah diaduk terdapat endapan warna kuning terang, lapisan atas berwana kuning jernih. Sedangkan perubahan yang terjadi ketika fenol direaksikan dengan NaOH ketika tetesan awal NaOH diteteskan akan berwarna ungu dan terdapat minyak beberapa saat kemudian fenol akan larut dengan sempurna dengan warna bening setelah dilakukan pengadukan, pada pencampuran fenol dan alkali juga akan timbul sedikit gelambung gas.

  34. . Nama ika Ermaanti Nim A1C117031 adapun pada percobaan reaksi alkohol dan fenol yang kami amati yaitu ;
    a. secara spesifik perbedaan tingkat kelarutan alkohol dan fenol yaitu ;
    fenol lebih besar kelarutannya disbanding alcohol.meskipun alcohol dan fenol sama sama mempunyai gugus hidroksil yang menandakan mereka bersifat polar namun kelarutan dapatt dilihat dari banyaknya atom karbon pada alkohol tersebut, dimana semakin panjang atom karbon maka kelarutan akan semain berkurang. Sedangkan untuk perbandingan alkohol dan fenol,dikarenakan perbedaan kandungan karbon dalam alcohol lebih banak

    b. adapun perubahan yang terjadi pada percobaan alkohol dan fenol yang direaksikan dengan NaOH, yaitu ; ketika fenol direaksikan dengan NaOH maka fenol akan bereaksi dan akan membentuk garam natrium karena fenol lebih asam dari pada alkohol dan pada faktanya pada percobaan meghasilkn larutan berwarna bening dan larut. Sedangkan alkohol ketika direaksikan dengan NaOH tidak dapat bereaksi dikarenakan alkohol bersifat basa.

  35. TRIA PRADINA LOKE

    4. NAMA : TRIA PRADINA LOKE
    NIM : A1C117075

    A. Perbedaan tingkat kelarutan antara Fenol dan juga Alkohol. pada Alkohol maupun Fenol senyawa ini mempunyai tingkat kelarutan yang sangat besar dalam air, terutama senyawa homolog yang rendah dari golongannya. Fenol lebih asam dari pada alkohol serta dapat diubah menjadi garam natrium bila direaksikan dengan larutan yang bersifat basa. Fenol memiliki tingkat keasaman yang lebih kuat dibandingkan alkohol, terutama karena ion peroksidanya distabilkan oleh resonasi.
    B. Perlakuan terhadap fenol dan juga NaOH akan terbentuk gelembung dan warna larutan berubah menjadi sedikit keruh. Perlakuan terhadap fenol dan NaOH ini diperoleh ion feroksida yang merupakan basa yang lebih lemah dari OH-, maka feroksida dapat dibuat dengan mereduksi fenol dengan NaOH. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat menunjukkan bahwa sebagian fenol bersifat asam yang lebih asam dari pada asam karboksilat dan lebih kuat dari pada alcohol. Ketika fenol bereaksi dengan suatu basa, fenol tersebut akan berubah menjadi fenoksida, sehingga fenol akan larut dalam basa

  36. 4.-Tingkat kelarutan alkohol dan fenol lebih besar apabila dalam air.Dikarenakan terdapat gugus hidroksil (OH-) dalam alkohol dan fenol yang akan memungkinkan terjadinya ikatan hidrogen antara molekul-molekul tersebut ataupun senyawa lain yang masih sejenis dengan air (H-OH).

    -Apabila fenol dan alkohol direaksikan dengan larutan basa (NaOH) maka akan diubah menjadi garam natrium.Garam natrium ini biasanya larut di dalam air.Seperti halnya air,atom H dari gugus hidroksil dalam alkohol dan fenol dapat disingkirkan oleh natrium yang akan menghasilkan suatu alkoksida.Alkoksida yang dihasilkan adalah basa kuat yang akan berguna sebagai katalis dalam reaksi-reaksi organik.Fakta tersebut didasarkan pada sifat keduanya yang mempunyai perbedaan yakni fenol sifatnya lebih asam dibandingkan dengan alkohol.

Tinggalkan Balasan ke Mirnawati Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Syamsurizal © 2019 Frontier Theme