Syamsurizal

頑張れば 難 でも できる

Soal Ujian Tengah Semester ( Materi Reaksi-Reaksi Hidrokarbon )

MATAKULIAH          : PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK

DOSEN                      : Dr.Syamsurizal

Anda tidak diperkenankan menjiplak jawaban anda dari manapun sumbernya. Bila TERBUKTI MENJIPLAK, ANDA DIPASTIKAN GAGAL PADA MATAKULIAH INI

 

Pada reaksi-reaksi hidrokarbon jelaskan perbedaan mendasar hasil percobaan penambahan bensin dan benzen dengan HCl.

  1.  Uraikan argumentasi anda faktor-faktor pendukung yang menyebabkan percobaan tersebut berhasil.
  2. Uraikan bagaimana hasilnya, bila percobaan tsb diganti dengan asam nitrat?
Updated: April 14, 2019 — 02:08

40 Comments

Add a Comment
  1. Putri Ayu Indah lestari

    Putri Ayu Indah lestari (A1C117005)
    1. Dari perbedaan yang didapatkan yaitu ketika penambahan HCl dengan benzena dengan yaitu terbentuk dua fase dan jika benzena dengan Benzena maka larutan tersebut larut semua. Namun warna larutan sama berwarna kuning. Faktor-faktor yang mempengaruhi dari percobaan tersebut adalah berdasarkan massa jenis dari senyawa-senyawa tersebut dan kepolaran dari senyawa tersebut untuk saling bereaksi. Dan bensin merupakan senyawa alkana yang bereaksi mudah bereaksi . Walaupun benzena senyawa tak jenuh namun benzena memiliki ikatan rangkap yang sukar sekali menjalani oksidasi dan mudah mengalami subtitusi dari pada reaksi adisi.
    HCl merupakan senyawa polar yang mudah larut dan memberikan panas pada hasil reaksi.

    2. Apabila reaksi tersebut diganti dengan asam nitrat maka percobaan tersebut terjadi reaksi perubahan warna larutan dari bening pada larutan menjadi warna kuning dan maka pada percobaan tersebut kita mampu mengidentifikasi seperti senyawa atau terbentuknya senyawa nitrobenzena dengan bau semir sepatu.

    1. Putri Ayu Indah lestari

      PUTRI AYU INDAH (05)
      1. Pada percobaan bensin dengan HCl memberikan larutan kunibg tapi sedikit ada larutan minyak nya dan pada saat ditiup timbul seperti asap menandakan adanya hidrogen klorida sedangkan pada benzena dan HCl tidak larut karena terbentuk dua fasa tidak larut

  2. nama saya Novela Melinda (A1C117007) Pada percobaan yang menggunakan bahan bensin dengan HCl, ada dua perlakukan yang digunakan, yaitu pertama ditempat gelap dan kedua ditempat gelap. pada tabung ditempat gelap hasilnya lebih lambat dalam reaksi sedangkan pada tabung keadaan terang lebih cepat bereaksi. kemudian benzin bersifat non polar sedangkan HCl bersifat polar jadi keduanya tidak saling melarutkan. kemdudian pada ercobaan ini juga bertujuan untuk mengetahui kandungan hidrogen klorida pada campuran yaitu pada hasil percobaan ditandai dengan timbulnya asap dan saat dites menggunakan kertas lakmus, warna nya tetap merah.
    kemudian uuntuk percobaan kedua yaitu mereasikan benzen dengan HCl, hasilnya yaitu pada percobaan digunakan 2 buah tabung dengan menggunakan serbuk besi dan satunya tidak. dimana pada kedua tabung terdapat 2 lapisan dan munculnya gelembung.
    jadi dapat disimpulkan bahwa pada percobaan pertama untuk menguji keberadaan hidrogen klorida kemudian pada percobaan kedua untuk menguji pengaruh benzen.
    1. faktor pendukung yang dapat membuat percobaan berhasil yaitu kemurnian senyawa atau sampel yang digunakan, kemudian pada percobaan pertama pengaruh cahaya pada reaksi, serta sifat senyawa tersebut polar atau tidaknya, dan pada percobaan kedua dengan benzen dan HCl yaitu pengaruh dari pemanasan, serta waktu yang digunakan.
    2. jika asam nitrat diguanakan sebagai pengganti HCL, maka reaksi tersebut akan menghasilkan cincin jika direaksikan dengan benzen yang menandakan adanya gugus benzen pada campuran tersebut. dan begitu pula pada pencampuran dengan bensin akan membuktikan adanya kandungan bensin pada campuran pertama. reaksi kimia yang terjadi akan membuktikan kandungan bensin serta benzen pada senyawa

  3. Hanna Salwa Putri

    Hanna Salwa Putri (A1C117045)
    Saat penambahan bensin dengan HCl, pengamatan yang diperoleh adalah campuran berwarna kuning dan tercampur, sedangkan ketika Benzena di campurakan dengan HCl maka timbul 2 lapisan yaitu lapisan atas adalah benzena dan lapisan bawah adalah HCl, jika dilihat dari hasil pengamatan maka bensin dapat bercampur dengan HCl sedangkan benzena tidak.
    1. Percobaan bensin dengan HCl diuji untuk melihat apakah cahaya mempengaruhi cepatnya reaksi, maka faktor pendukung : (1) Cahaya matahari, jika saat itu cahaya matahari tidak ada (mendung) maka prakikan tidak bisa melihat perbedaan larutan diterang maupun gelap. (2) Ketelitian, jika praktikan tidak teliti melihat perbedaan yang ada di antara kedua larutan yang diletakkan ditempat berbeda, maka bisa saja dipastikan bahwa percobaan dapat dikatakan gagal.

    2. Ketika senyawa benzena direaksikan dengan asam nitrat maka akan dihasilkan senyawa nitrobenzena, dimana senyawa ini mempunyai bentuk fisik berupa cairan berwarna kuning dan mempunyai aroma seperti buah almod, serta sifatnya beracun bila terhisap dan terkena kulit. Saat dilakukan percobaan praktikan memperoleh suatu senyawa dimana senyawa tersebut dibandingkan dengan senyawa nitrobenzena yang ada, maka dikatakan senyawa yang diperoleh itu sama dengan senyawa nitrobenzena. Saat benzena dicampurkan dengan nitrobenzena maka campuran yang dihasilkan berwarna kuning.

  4. Febby Marcelina Murni

    Saya Febby Marcelina Murni (A1C117037).
    1.Pada percobaan penambahan bensin pada HCl dilakukan pada 2 keadaan, yaitu di tempat gelap dan di tempat terang. Hasil pada ditempat gelap warna larutan yang dihasilkan kuning pekat, sedangkan pada tempat terang warna larutannya menjadi kuning pudar dan ketika ditiupkan kedua mulut tabung keluar asap dimana asap tersebut merupakan hidrogen klorida. Dan ketika diuji dengan kertas lakmus hasil ditempat gelap lebih lama berubah warna daripada di tempat terang.
    Kemudian pada percobaan benzene dengan HCl hasilnya yaitu terdapat 2 fasa, dimana diatas adalah benzene dan lapisan dibawah adalah HCl.Karena benzene memiliki massa jenis yang lebih kecil dibandingkan dengan HCl.
    2.Faktor-faktor pendukung yang menyebabkan percobaan pada bensin dan benzene dengan HCl berhasil yaitu adanya lingkungan (tempat gelap dan terang) yang memadai, waktu percobaan yang tepat saat dilakukannya percobaan, alat dan bahan yang lengkap saat percobaan dlakukan serta ketelitian praktikan dalam melakukan percobaan.
    3. Jika pada percobaan tersebut dilakukan dengan asam nitrat, maka ketika benzene direaksikan dengan asam nitrat akan terjadi reaksi nitrasi. Yang mana hasilnya menimbulkan bau seperti bau semir sepatu yang sama dengan bau asli dari nitrobenzene.

  5. AGUSTRI MANDA SARI

    Saya Agustri Manda sari (A1c117035)
    jawab :
    pada percobaan reaksi benzena dengan HCL dan bensin dengan HCL terdapat perbedaan mendasar yaitu pada reaksi bensin dengan HCL mendapatkan dua buah perlakuan terhadap 2 tabung reaksi yang mana pada tabung reaksi dalam tempat terang menghasilkan larutan yang berminyak sedangkan pada tabung gelap larutan keruh dan tidak terdapat minyak pada larutan. sedangkan pada percobaan benzena dengan HCL hasil yang dapat kami amati ialah terdapat 2 fasa setelah proses pemanasan yang mana pada bagian atas larutan bening dan bagian bawah larutan terdapat minyak. akan tetapi tabung reaksi yang kedua lebih cepat bereaksi karena serbuk besi direaksikan dengan asam kuat.
    1. Menurut saya faktor yang menyebabkan percobaan berhasil ialah adanya suhu yang mempengaruhi proses reaksi, yang mana semakin tinggi suhu maka semakin cepat bereaksi, kemudian tempat untuk perlakuan juga mempengaruhi proses reaksi, waktu dan pemanasan juga mempengaruhi hasil reaksi
    2. ketika digunakan asam nitrat hasil yang dapat diamati ialah terbentuk larutan berwarna kuning bening, kemudian setelah didinginkan terdapat bau seperti bau pemutih atau semir sepatu.

  6. Nama saya Elda Septiana (A1C117027)
    Saat bensin ditambahkan dengan beberapa tetes HCL Tabung yang 1 disinari dengan matahari dan yang 1 lagi diletakkan ditempat yang gelap. Tabung yang disinari dengan matahari, terdapat seperti minyak, dengan warna kuning jernih dan timbul asap saat ditiup. Tabung yang ditempat gelap yaitu mempunyai warna kuning sedikit pekat dan saat ditiup juga timbul asap. Sedangkan benzena ditambahkan beberapa tetes HCl pekat, diguncangkan. Campurannya larut namun sedikit mengental, dan pada saat penutupnya dibuka terdapat seperti asap yang keluar dari dalam tabung. Dan terakhir ditambahkan benzena dan ditambahkan HCl, kemudian digoncangkan dan hasilnya yaitu terdapat 2 fasa, yang atas berwarna bening dan yang bawah berwarna sedikit keruh.

    1. faktor yang mempengaruhi percobaan berhasil yaitu suhu/temperatur, kemurnian zat yang digunkaan, kejenuhan zat yang digunakan, serta cahaya yang mempengaruhi terjadinya reaksi tersebut.

    2. saat 0,5 mL benzen ditambahkan dengan 4 mL asam nitrat ini menghasilkan larutan yang tidak berwarna/bening, kemudiaan saat dipanaskan berubah menjadi warna kuning jernih,campuran tersebut di tuangkan ke dalam gelas yang berisis 10 gr es dan dicium baunya. Bau yang dihasilkan yaitu bau yang sama seperti nitrobenzen yang digunakan sebagai perbandingan baunya. Asam nitrat merupakan oksidator kuat, selain itu asam nitrat juga merupakan cairan korosif yang tidak berwarna, ketika Asam nitrat ditambahkan ke dalam sampel, maka tidak akan terjadi perubahan warna kecuali dilakukan pemanasan dan yang terjadi hanyalah tampak perbedaan fasa dalam larutan yang disebabkan oleh perbedaan massa jenisnya.

  7. Dinda Anggun Eka Saputri

    Pada reaksi reaksi hidrokarbon, penambahan bensin dengan HCl dan benzen dengan HCl memiliki perbedaan yang mendasar. pada saat benzena dicampurkan dengan HCl,terlihat pada larutan terbentuk 2 fasa yakni benzena( pada bagian atas) dan HCl (pada bagian bawah),terbentuknya 2 fasa ini dikarenakan adanya perbedaan sifat pada benzena dan HCl. sedangkan ketika bensin dicampurkan dengan HCl,keduanya saling larut.

    1. faktor faktor yang menjadi pendukung percobaan tersebut berhasil salah satunya adalah kemurnian zat yang dicampurkan,pengadukan yang dilakukan,kemudian lamanya waktu pemanasan
    2. ketika benzena dicampurkan dengan asam nitrat,hasil yang akan didapatkan adalah larutan menjadi saling larut dan terdpaat perubahan warna yakni perubahan warna dari bening menjadi kuning jenuh dan memiliki bau yang yang sama ketika dibandignan dengan nitrobenzen yaitu bau semir sepatu.

  8. Nama: Erwin Pasaribu
    NIM : A1C117003
    Jawab: Perbedaan mendasar hasil percobaan penambahan bensin dan benzen dengan HCl ialah ketika direaksikan bensin dan HCl maka larutan yang terbentuk adalah homogen atau satu fasa dan berwarna kuning layaknya bensin, bersifat asam karena dapat mengubah kertas lakmus biru menjadi merah dan juga ketika ditiup menimbulkan asap yang menandakan larutan ini menghasilkan gas hidrogen klorida. sedangkan ketika penambahan benzen dan HCl, hasil yang diperoleh ialah larutan yang terbentuk menjadi dua fasa, dimana HCl berada dibawah dan benzen berada diatas. terbentuknya dua fasa ini karena benzen dan HCl memiliki sifat yang berbeda dimana benzen bersifat non polar sedangkan HCl bersifat polar. Adapun alasan kenapa HCl terletak dibagian bawah adalah karena masaa jenis HCl lebih berat dibanding benzen.
    1. faktor pendukung yang menyebabkan percobaan tersebut berhasil ialah katalis, pengadukan dan juga sifat dari pelarut. katalis yang dipakai pada percobaan ini ialah cahaya matahari. serta dalam praktikum ini juga dibutuhkan pelarut yang sesuai dengan zat terlarut. karna apabila tidak sesuai maka tidak akan terbentuk larutan yang homogen seperti percobaan benzen dengan HCl. Atau bisa juga dikatakan pencampuran ini memakai azas like dissolved like.
    2. ketika pelarut yang digunakan diganti dengan asam nitrat dan direaksikan dengan benzen, didapati hasil bahwa larutan menjadi homogen yang artinya sifat pelarut dan zat terlarut adalah sama. benzen larut sempurna setelah mengalami proses pemanasan untuk mempercepat reaksi. setelah pemanasan warna larutanpun menjadi kuning yang sekaligus menandakan telah terjadi reaksi nitrasi yang menghasilkan senyawa larutan nitrobenzene. kemudian larutan tersebut dituangkan dalam gelas kimia yang telah berisi es batu dengan berat kira-kira 5-10 gram dan hasilnya tampak ada cairan yang memisah, menimbulkan aroma layaknya semir sepatu dan ketika dibandingkan dengan aroma nitrobenzen murni, aromanya sama.

  9. Nama: Friska Utami
    NIM: A1C117021

    Perbedaan yang mendasar dari hasil percobaan penambahan bensin dan benzena dengan HCl adalah pada percobaan bensin dengan HCl didapatkan hasil yaitu terdapat 2 fasa, yang atas berwarna bening dan yang bawah berwarna sedikit keruh. jadi dapat disimpulkan bahwa HCl tidak larut dalam bensin. sedangkan pada percobaan benzen dengan HCl didapatkan hasil yaitu adanya gelembung pada besi dan warna kuning pada larutan perlahan menghilang.

    1. Menurut saya faktor-faktor yang mendukung keberhasilan percobaan reaksi hidrokarbon adalah:
    a. Intensitas cahaya
    b. Pelarut yang digunakan
    c. Katalis yang digunakan
    d. waktu

    2. pada percobaan ini, asam nitrat menjadi pengganti HCl. hasil yang didapat adalah larutan tersebut memiliki bau yang sama seperti bau semir sepatu. HNO3 merupakan oksidator kuat. ketika HNO3 ditambahkan dengan sampel tidak akan terjadi perubahan warna kecuali dilakukan pemanasan.

  10. RATNA KARTIKA SARI

    Ratna Kartika Sari (A1c117011),pada percobaan penambahan bensin dan benzene dengan HCL didapatkan hasil dimana bensin membentuk membentuk 2 fasa, pembentukan gas HCl di tandai dengan timbulnya gas HCl yang dapat dilihat melalui kertas lakmus biru yang berubah menjadi merah, untuk campuran yang diletakan di bawah sinar matahari, perubahan kertas lakmus lebih cepat menjadi berwarna merah dibandingkan dengan campuran yang diletakkan di tempat gelap yang perubahan kertas lakmusnya cukup lambat. hal ini terjadi sesuai dengan teori bahwa sennyawa alkana (bensin) bersifat lambat bereaksi bahkan tidak bereaksi sama sekali, namun dapat dipercepat dengan bantuan sinar uv.untuk benzene, juga terbentuk 2 lapisan dibmana lapisan bawah keruh dan lapisan atas bening dan timbul asap. asap yang terlihat mengindikasikan bahwa benzene bereaksi dengan HCl sehingga membentuk gas HCl.

    1. faktor pendukung yang menyebabkan percobaan tersebut berhasil yakni dilihat dari hasil apakah sesuai dengan teori atau tidak: dilihat dari perubahann kertas lakmus pada percobaan bensin yang menyatakan bahwa dengan bantuan sinar uv akan membantu memepercepat reaksi; dilihat dari timbulnya gas pada benzene yang mengindikasikan bahwa benzene dapat bereaksi substitusi dengan HCl
    2. jika kita uji benzene dengan asam nitrat, maka akan berekasi dengan benzene dengan reaksi subtitusi dan membentuk nitrobenzene, hasil yang akan didapatkan adalah tercium bau nitrobenzen yakni bau seperti bau semir sepatu. begitu juga dengan bensin akan mengalami reaksi substitusi dengan asam nitrat membentuk nitroalkana namun kami tidak melkakukan percoban anatara bensin dengan asam nitrat

  11. brezza fitri noventi

    nama saya brezza fitri noventi (A1C117055)menurut saya jawaban untuk no 1 adalah yang menyebabkan percobaan tersebut berhasil a.pelarut yang digunakan (benzen) cocok untuk HCL b.bensin bersifat non polar dan HCl bersifat polar.
    sedangkan untuk soal yang no 2 adalah pada penambahan asam nitrat dengan benzen awalnya larutan bening namun ketika mulai dipanaska warna berubah menjadi kuning jernih,dan ketika larutan tersebut didinginkan ke dalam es batu timbul bau seperti semir sepatu.perubahan warna dan timbulnya bau inilah yang menjadi tanda danya reaksi antara asam nitrat dengan benzen.

  12. Febry Aryanti Huta Uruk

    Nama : Febry Aryanti Huta Uruk
    Nim: A1C117073

    Perbedaan mendasar hasil percobaan penambahan bensin dan benzen dengan HCl adalah pada warna larutan, dimana saat bensin direaksikan dengan HCl berwarna kuning sedangkan benzen dengan HCl warna larutannya bening dan saat benzen direaksikan dengan HCl lebih mudah menguap.

    1. Faktor-faktor pendukung yang menyebabkan percobaan tersebut berhasil adalah karena bensin dan benzen merupakan senyawa hidrokarbon yang bisa bereaksi dengan unsur halogen. dimana unsur halogen yang dipakai disini adalah berupa senyawa HCl. sehingga apabila bensin dan benzen direaksikan dengan HCl maka akan terjadi perubahan-perubahan yang menandakan bahwa mereka dapat bereaksi. faktor selanjutnya adalah kelarutan, bensin dan benzen dapat larut dengan HCl. kemudian suhu, pada suhu kamar bensin dan benzen dapat larut dengan HCl. hal itulah yang bisa menyebabkan percobaannya berhasil.

    2. Benzen dan benzin dapat bereaksi dengan asam nitrat sehingga dapat disebut reaksi nitrasi. dimana reaksi nitrasi ini memerlukan adanya katalis asam sulfat pekat. jika kita reaksikan benzen atau bensin dengan asam nitrat maka akan terbentuk larutan yang jika dicium dan dibandikan dengan bau dari nitrobenzen itu adalah bau dari nitrobenzen.

  13. Ditya Fajar Nursahfitri

    Nama saya Ditya Fajar Nursahfitri (A1C117061)
    Perbedaan yang mendasar pada hasil percobaan penambahan bensin dan benzen dengan HCl adalah kelarutan dan sifat kelarutan zatnya yang ada pada bensin yang ditambahkan HCl dan benzen yang ditambahkan dengan HCl. Dimana pada bensin yang ditambahkan HCl itu saling melarutkan (tidak terbentuk 2 fasa) dan bersifat asam. Pada benzena yang dicampurkan dengan HCL itu menghasilkan larutan yang terdiri dari 2 fasa, benzena di bagian atas dan HCl di bagian bawah. hal itulah yang menandakan benzena dan air tidak saling melarutkan. Keduanya tidak saling melarutkan karena berbeda sifat, benzena bersifat nonpolar sedangkan HCl besifat polar sehingga tidak saling melarutkan.

    1. Faktor yang menyebabkan percobaan ini berhasil pertama, ketepatan praktikan dalam menggantikan zat. Mengapa? dikarenakan praktikan mengganti bahan atau zat uang tidak ada dengan zat-zat yang berbeda tapi bersifat sama dengan zat yang digantikan. Kemudian faktor ketelitian praktikan dalam mengamati hasil. Pada percobaan ini juga komposisi zat dirasa sudah pas untuk menghasilkan hasil yang diharapkan oleh praktikan di awal percobaan.
    2. Dimana Asam Nitrat digunakan dalam percobaan ini untuk menggantikan HCl,karena keduanya sama-sama bersifat nonpolar sehingga hasil percobaan yang dihasilkan seharusnya sama dengan jika menggunakan HCL. hasil yang didapatkan dengan asam nitrat yang dicampurkan benzena akan menghasilkan larutan kuning jenuh berbau semir sepatu.

  14. Vira Anggita Gusniardi

    Vira Anggita Gusniardi(A1C117069)
    hasil dari penmanah bensin dan benzen dengan HCl yaitu pada penambahan bensin dengan HCl hasilnya dimana akan menghasilkan warna kuning dan bila benzen di campur dengan HCl hasilnya akan menghasilkan yaitu warna kuningnya di bagian atas dan terebntuk dua fasa.
    1. faktor-faktor yang mendukung percobaan ini berhasil pertama yaitu tentunya ketelitian dalam melakukan percobaan. faktor lainnya yaitu cahaya dimana dalam percobaan hidrokarbon ini yaitu percobaan klor dalam karbon tetraklorida akan mempercepat lajunya reaksi dengan bantuan dari sinar matahari, dimana pada hal ini akan terjadi reaksi halogenasiyang akan cepat berlangsung dengan bantuna sinar matahari atau cahaya. lalu faktor selanjutnya yaitu temperatur dimana dalam percobaan reaksi-reaksi hidrokarbon dalam percobaan klorinasi dengan bantuan pemanasan maka akan mempercepat lajunya reaksi karena pada reaksi klorinasi membutuhkan temperatur atau suhu yang panas agar membebaskan hidrogen klorida.
    2. bila digenti dengan asam nitrat maka akan akan menghasilkan suatu senyawa yaitu nitrobenzen. dimana benzen yang merupakan bahan baku pembuatan nitrobenzen akan dinitrasi dengan asam nitrat yang mana akan menghasilkan nitrobenzen, dengan bantuan pemanasan sebagai pencepat lajunya reaksi. jika asam nitrat direaksikan dengan bensin yang mana bensin merupakan senyawa alkana akan menghasilkan nitroalkana dengan pencepat jalannya reaksi yaitu dengan pemanasan.

  15. Seprida Anjelina Tarigan

    Seprida Anjelina (A1C117051).
    Hasil pada bensin dan benzena dengan HCl ditandai adanya klor didalam dengan adanya asap atau uap keluar dari tabung reaksi.
    1. Faktor yang menyebabkan percobaan tersebut berhasil adalah karena senyawa yang digunakan tepat meskipun bahannya ada yang diganti tetapi sifatnya hampir sama bahan yang diganti yaitu CCl4 diganti HCl dan pada benzena dan alkana lebih mudah mengalami reaksi substitusi yang menyebabkan dapat mudah bereaksi dengan HCl.
    2. Bila percobaan diganti dengan asam nitrat maka akan menghasilkan nitrobenzen pada benzena yang mana warna awalnya bening dan setelah di didihkan warna larutan menjadi kuning jernih. Namun pada bensin akan bereaksi dengan asam nitrat pada suhu 147-150oC yang akan terjadi reaksi substitusi atom H pada alkana oleh gugus nitro, proses ini dapat digunakan sebagai pelarut dan bahan dasar dalam pembuatan obat.

  16. melisa oktapiani

    saya melisa oktapiani (NIM 043). 1) ada beberapa faktor yang menyebabkan percobaan penambahan bensin dan benzen dengan HCL berhasil diantaranya sebagai berikut :
    1.) cahaya. dimana cahaya dapat mempercepat reaksi senyawa hidrokarbon, hal ini terbukti melaui percobaan dimana Pencampuran antara bensin dan HCL yang diletakkan ditempat terang menghasilkan warna kuning yang jernih, dan ketika ditiup akan menimbulkan asap, jika kita uji dengan kertas lakmus akan berubah warna dari biru menjadi merah dengan cepat. Sedangkan untuk tabung reaksi yang diletakkan ditempat gelap menyebabkan warna dari campuran bensin dan hcl menjadi kuning lebih pekat dan ketika ditiup juga akan menimbulkan asap dan jika diuji dengan kertas lakmus perubahan warna dari biru menjadi merah agak lama.
    2. Pengadukan. kita harus melakukan pengadukan secara konsisten karena pengadukan ini sangat berpengaruh terhadap pencampuran senyawa. pada pencampuran benzen dengan HCL yang reaksinya benzen dan HCL tidak dapat bercampur dilakukan pengadukan untuk mempercepat terjadinya.

    2) ketika benzen ditambahkan asam nitrat warnanya bening. Saat larutan dididihkan larutan berubah warna menjadi kuning jernih katika dicium baunya seperti bau semir sepatu yang identik dengan bau nitrobenzen. sedangkan ketika bensin ditambahkan asam nitrat akn terbentuk suatu senyawa nitroalakana. karena atom H pada bensin terlepat digantikan oleh gugus nitrat.

  17. Nama saya Hefty Juwita (A1C117053).
    Reaksi yang terjadi pada percobaan ini adalah reaksi adisi. Perbedaan mendasar dari hasil percobaan antara bensin dengan HCl dan benzena dengan HCl adalah warna yang dihasilkan, reaksi bensin dengan HCl memberikan warna kuning yang menandakan terjadinya reaksi. Sedangkan reaksi antara benzena dengan HCl mementuk dua fasa dimana zat tidak dapat bercampur karena perbedaan kelarutan.
    1. Faktor pendukungnya yaitu cahaya. Cahaya dapat mempercepat terjadinya reaksi senyawa hidrokarbon. Reaksi ditempat terang akan membentuk suatu molekul baru sebagai hasil terpisahnya partikel-partikel yang bertumbukan. Reaksi di tempat terang lebih cepat daripada ditempat gelap.
    Suhu juga mempengaruhi keberhasilan reaksi ini.

    2. Bila percobaan tersebut diganti dengan asam nitrat. Bensin bereaksi dengan asam nitrat dan warna kuning

  18. Niken Ayu Hestiantari

    Niken Ayu Hestiantari (A1C117033)
    1. Menurut saya faktor-faktor yang mendukung berhasilnya percobaan ini yaitu :
    a. Intensitas Cahaya = Yang mana jika kita menggunakan cahaya yang lebih terang akan memberikan pengaruh kedalam proses reaksi yaitu reaksi yang terjadi akan semakin cepat bereaksi yang ditandai dengan kami menggunakan kertas lakmus sebagai uji coba nya dan untuk tabung reaksi yang mendapat kan sinar/cahaya yang lebih banyak maka kertas lakmus biru tersebut akan cepat berubah menjadi merah karena larutan tersebut dalam suasana asam. Hal ini dapat kami katakan berhasil sebagaimana pada uji coba bensin dengan HCl yang kami lakukan kedalam dua suasana yaitu suasana yang mendapat cahaya terang dan ditempat gelap, Untuk yang ditempat terang lakmus biru lebih cepat berubah menjadi merah dibandingkan ditempat gelap.
    b. Proses pengadukan = Yang mana jika kita melakukan proses pengadukan secara konsisten maka itu akan mempengaruhi reaksi tersebut berhasil dilakukan. Pada percobaan yang dilakukan menggunakan benzen yang dicampur HCl akan terbentuk dua buah lapisan setelah proses pengaduukan dikarenakan perbedaan sifat atau densitas dari benzen (nonpolar) dan HCl (polar). Sedangkan untuk Bensin + HCl setelah proses pengadukan menghasilkan campuran ang homogen dikarenakan sifat kedua nya yang sama-sama polar.

    2. Untuk benzen jika ditambahkan dengan asam nitrat maka larutan nya akan berwarna bening dan larutan tersebut homogen akan tetapi ketika campuran tersebut dipanaskan maka larutan yang teadinya berwarna bening akan berubah menjadi warna kuning jernih dan Setelah proses pemanasan, larutan tersebut dituangkan kedalam gelas piala yang berisi 5 gram es. Dan ditimbulkan bau yang khas yaitu seperti semir sepatu.
    Untuk bensin ditambahkan dengan asam nitrat yaitu atom H pada alkana akan disubstitusikan dengan gugus nitrat yang disebut nitrasi dan akan terbentuk nitroalkana.

  19. putri milenia hutabarat

    Nama : Putri Milenia Hutabarat
    NIM : A1C117057
    Perbedaan mendasr pada percobaan hidrokarbon ini yaitu sifat dari setiap zat dan warna yang ditimbulkan, misalnya seperti bensin yang bisa membuat larutan menjadi berwarna kuning, kemudian Hcl dan benzen yang sifatnya udah menguap juga mempengaruhi percobaan ini, kemudian kemampuan zat-zat tersebut untuk bereaksi jika dicampurkan dengan zat zat yang berbeda.
    1. dari percobaan yang telah kami lakukan sebelumnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan percobaan tersebut dikatakan berhasil, faktor yang paling nampak pada saat dilakukannya percobaan yaitu faktor cahaya, mengapa faktor cahaya, karna pada hasil percobaan kami melakukan percobaan dengan dua keadaan yang pertama yaitu dibawah cahaya matahari atau ditempat yang terang dan satunya lagi ditempat yang gelap atau kurang cahaya, pada pengamatan yang dilakukan yang pertama yaitu warna yang dihasilkan jika pada tempat yang gelap dihasilkan warna yang kuning pekat, sedangkan pada tempat terang warnanya kuning pudar, dan pengamatan yang kedua yaitu kecepatan larutan tersebut dalam bereaksi dengan lakmus, pada larutan yang ditempatkan ditempat yang gelap, dia sedikit lambat bereaksi dengan kertas lakmus, sedangkan pada tabung yang diletakkan di tempat yang terang, lakmus cepat berubah warna dan bereaksi dengan larutan, jadi dapat disimpulkan bahwa faktor cahaya adalah salah satu faktor penentu yang sangat mempengaruhi keberhasilan percobaan yang kami lakukan, disamping faktor-faktor yang memepengaruhi lainnya.

    2. jika pada percobaan tersebut diganti dengan asam nitrat, berdasarkan percobaan yang telah kami lakukan kami mencampurkan benzen dengan asam nitrat, hasilnya yang kami dapatkan setelah melakukan pengamatan adalah warnanya bening dan tidak terjadi reaksi apa-apa, kemudian kami panaskah di atas kawat kasa dan gelas kimia yang udah dilengkapi dengan batu didih, kami lakukan pengamatan dan didapat hasil bahwa larutan nya berubah warna dari bening menjadi kuning, dan kuning yang dihasilkan pun adalah kuning jernih, perlakuan selanjutnya yaitu kami tuangkan kedalam gelas kimia yang berisi 5 gram es, pada saat setelah dituangkan ada bau yang dihasilkan dari pencampuran tersebut, dan pada saat di amati bahwa bau yang dihasilkan itu speeti bau semir sepatu, kami indiksikan bawa baunya sama seperti nitrobenzen yang telah tersedia dilaboratorium, maka dapat disimpulkan dari percobaan dan prosedur yang kami lakukan bahwa pada percobaan pencampuran benzen dengan asam nitrat itu jika didasarkan pada praktikum yang kami lakukan adalah untuk menghasilkan bau seperti nitrobenzen yang telah tersedia di labolatorium.

  20. arnia haiza annisa

    Arnia Haiza Annisa (A1C117049)
    1. menurut saya faktor pendukung dari percobaan bensin dengan HCl adalah intensitas cahaya tebukti dari hasil percobaan yang didapatkan bahwa pada tabung yang diletakkan pada tempat terang atau trkenan cahaya ketika di masukkan kertas lakmus biru, kertas lakmusnya menjadi cepat merah berbeda pada tabung berisi larutan yang diletakkan di tempat gelap ketika di masukkan kertas lakmus biru itu kertas lakmusnya lama baru berubah menjadi merah, hal ini menandakan bahwa intensitas cahaya berpengaruh. pada percobaan benzene dan HCl faktor yang mendukung adalah pengadukan harus dilakukan dengan benar dan konsisten. karena pengadukan dapat mempercepat reaksi, Benzen campur hcl tidk larut karena hcl polar sedankan benzen non polar
    2. jika benzene di tambahkan dengan as. nitrat warnanya menjadi bening ketika dipanaskan menjadi kuning jernih, menjadi senyawa nitrobenzene. sedangkan yang bensin jika dicampurkan dengan as.nitrat akan trbentuk senyawa nitroalkana, disebabkan atom H pada bensin diganti oleh gugus nitrat.

  21. Agnes Monika Situmorang

    Agnes Monika Situmorang (A1C117059)
    1. Perbedaan mendasar hasil percobaan penambahan bensin dan benzen dengan HCl yaitu pada warna hasil pencampuran. Dimana warna campuran dari bensin dan HCl yaitu kuning pudar, sementara warna campuran dari benzen dan HCl yaitu terbentuk dua fasa dengan bagian atas berwarna bening dan bagian bawah berwarna keruh. Bensin disini digunakan sebagai senyawa alkana. Nah perbedaan alkana dan benzen yaitu ikatan rangkap pada alkana dapat mengalami reaksi adisi sementara ikatan rangkap pada benzene tidak dapat mengalami reaksi adisi, tetapi dapat mengalami reaksi substitusi. Faktor pendukung keberhasilan percobaan itu yang kami amati yaitu cahaya, dimana reaksi akan berlangsung dengan baik dan maksimal ketika ditempatkan pada tempat dengan cahaya yang cukup, hal itu kami lihat dari cepatnya campuran yang diletakkan ditempat bercahaya dalam mengubah warna lakmus biru menjadi merah. Faktor pendukung lainnya ada suhu,
    2. Ketika diganti dengan asam nitrat, alkana dicampurkan dengan asam nitrat akan menimbulkan reaksi substitusi atom H pada alkana oleh gugus -NO2(gugus nitro) sementara ketika benzen dicampurkan dengan asam nitrat akan menghasilkan nitrobenzen dan memerlukan katalis

  22. saya sheila sagita (A1C117009) akan menjawab soal ujian mengenai reaksi-reaksi hidrokarbon. 1.1. Perbedaan yang mendasari hasil dari percobaan penambahan bensin dan benzen dengan HCl seperti: ketika bensin ditambahkan dengan HCl bensin akan larut dan warna larutan akan menjadi kekuningan dan ketika campuran larutan tersebut ditiup akan menimbulkan asap yang menandakan adanya hidrogen klorida. Sedangkan pada penambahan benzen dengan HCl akan terdapat 2 fasa dimana benzen dan hcl tidak dapat bercampur karena benzen merupakan larutan nonpolar sedangkan HCl larutan polar. Pada dua fasa yang terdapat pada larutan dimana pada bagian atasnya adalah benzen dan pada bagian bawahnya adalah HCl ini dikarenakan kita ketahui bahwa massa jenis dari benzena lebih kecil dibanding HCl.
    2. Faktor-faktor pendukung yang menyebabkan percobaan berhasil adalah seperti pada saat penambahan bensin dan hcl faktor pendukungnya adalah timbulnya asap pada campuran yang merupakan hidrogen klorida. Dan pada penambahan benzena dan hcl faktor pendukungnya seperti terbentuknya dua fasa anatara campuran benzena dan hcl.
    3. Bila benzena dicampurkan dengan asam nitrat maka akan menghasilkan bau seperti semir sepatu tetapi pada penambahan benzena dan asam nitrat ini sebelumnya harus dilakukan pemanasan. Setelah larutan dipanaskan larutan yang awalnya berwarna bening akan menjadi berwarna kuning jernih dan bau yang ditimbulkannya pun seperti semir sepatu dan menjadi nitrobenzen.

  23. Nama : Sanaq Elfira P.
    NIM : A1C117071
    Jawaban :
    1. Menurut saya faktor-faktor yang menyebabkan percobaan tersebut, yaitu bantuan sinar matahari, pengguncangan dan ketelitian praktikan. Sinar matahari membantu keberhasilan percobaan ini dikarenakan dengan adanya sinar matahari maka reaksi terang akan berjalan dengan lancar dan menyebabkan larutan tersebut bereaksi dengan cepat. Kemudian faktor pengguncangan, menggucang bahan juga mempengaruhi suatu reaksi tersebut. ketelitian praktikan dalam melihat hasil yang telah didapatkanya juga mempengaruhi keberhasilan suatu percobaan. Ketika praktikan melihat hasil yang di dapatkannya maka praktikan akan mengetahui larutan tersebut bereaksi atau tidak.
    2. Bila percobaan tersebut dinganti dengan asam nitrat maka larutan tersebut akan jernih dan akan mengubah lakmus biru menjadi merah akibat sifat asam dari asam nitrat tersebut. Dan akan menghasilkan senyawa yaitu nitro alkana

  24. muhammad yamin(a1c117047)
    seperti yang kita ketahui bensin merupakan senyawa alkana. dimana senyawa alkana merupakan senyawa hidrokarbon. bensin yang ditambahkan HCl, bensin tidak menyatu dengan HCl dikarenakan bensin dan HCl sama-sama senyawa non polar. sedangkan benzena dengan HCl, Awalnya warna nya kuning sebelum dipanaskan Setelah dipanaskan warna bagian bawahnya kuning, dan bagian atasnya itu warna bening ada lapisan Terdapat gelembung-gelembung.

    1. faktor-faktor yang menyebabkan keberhasilan dari praktikum ini adalah:
    pelarut yang digunakan adalah pelarut yang sesuai sehingga memberikan hasil ytang positif

    2. apabila percobaan tersebut diganti dengan asam nitrat dan benzena akan mengalami reaksi warna larutan bening dan tidak bercampur sempurna antara benzena dan asam nitrat. sehingga diperlukan bantuan batu didih kedalam tabung reaksi tersebut lalu dipanaskan selama beberapa menit sampai mendidih. Setelah dipanaskan ini larutan nya bercampur sempurna atau larutan telah homogen. Hal ini berarti asam nitrat mampu melarutkan benzena tetapi akan lebih cepat jika dilakukan pada suhu tinggi maka dari itu dilakukan pemanasan

  25. Nama:Rd.Abdurrahman
    Nim :A1C117015
    adapun perbedaan pada percobaan ini yaitu penambahan bensin pada HCl Tabung yang disinari dengan matahari, terdapat seperti minyak, memiliki warna kuning jernih dan timbul asap saat ditiup.kemudian untuk perlakuan kedua, Tabung yang ditempat gelap yaitu mempunyai warna kuning sedikit pekat dan saat ditiup juga timbul asap.
    pada percobaan benzen dengan HCl Campurannya senyawa larut dan sedikit mengental, dan pada saat penutupnya dibuka terdapat seperti asap yang keluar dari dalam tabung. Pada percobaan ini merupakan reaksi halogenasi yaitu berupa klorinasi hanya saja gejala gejala reaksi yang ditimbukan berbeda.
    1. menurut saya faktor pendukung yang menyebabkan percobaan ini berhasil yaitu sinar matahari, kemurnian zat, dan faktor ketelitian dari praktikan itu sendiri
    2. bial digantikan dengan asam nitrat untuk percobaan ini kan menghasilakan reaksi nitrasi. pada percobaan bensin dengan asam nitrat akan bereaksi membentuk senyawa nitro alkana sedangkan pada percobaan benzen dengan asam nitrat akan bereaksi dimana gejala-gejala reaksi yaitu warna yang dihasilkan seperti semir sepatu hal ini menendakan bahwa benzen bereaksi dengan sam nitrat membentuk nitro benzen.

  26. saya sheila sagita (A1C117009) akan menjawab soal ujian mengenai reaksi-reaksi hidrokarbon. 1.1. Perbedaan yang mendasari hasil dari percobaan penambahan bensin dan benzen dengan HCl seperti: ketika bensin ditambahkan dengan HCl bensin akan larut dan warna larutan akan menjadi kekuningan dan ketika campuran larutan tersebut ditiup akan menimbulkan asap yang menandakan adanya hidrogen klorida. Sedangkan pada penambahan benzen dengan HCl akan terdapat 2 fasa dimana benzen dan hcl tidak dapat bercampur karena benzen merupakan larutan nonpolar sedangkan HCl larutan polar. Pada dua fasa yang terdapat pada larutan dimana pada bagian atasnya adalah benzen dan pada bagian bawahnya adalah HCl ini dikarenakan kita ketahui bahwa massa jenis dari benzena lebih kecil dibanding HCl.
    2. Faktor-faktor pendukung yang menyebabkan percobaan berhasil adalah seperti pada saat penambahan bensin dan hcl faktor pendukungnya adalah timbulnya asap pada campuran yang merupakan hidrogen klorida. Dan pada penambahan benzena dan hcl faktor pendukungnya seperti terbentuknya dua fasa anatara campuran benzena dan hcl.
    3. Bila benzena dicampurkan dengan asam nitrat maka akan menghasilkan bau seperti semir sepatu tetapi pada penambahan benzena dan asam nitrat ini sebelumnya harus dilakukan pemanasan. Setelah larutan dipanaskan larutan yang awalnya berwarna bening akan menjadi berwarna kuning jernih dan bau yang ditimbulkannya pun seperti semir sepatu dan menjadi nitrobenzen. Dan jika bensin dicampurkan dengan asam nitrat akan menghasilkan nitro alkana.

  27. Monica Chitra Septiani

    Nama saya monica chitra septiani (A1C117077) akan mencoba menjawab:
    1. Faktor-faktor pendukung yang menyebabkan percobaan itu berhasil ialah cahaya matahari dan kerja prktikan yang tidak ceroboh atau kerja prktikan yang teliti dan sesuai prosedur dalam mengerjkannya. Yang pertama Karena cahaya matahari mempengaruhi cepat laju reaksi, yang mana kita ketahui bahwa pada percobaan tersebut tabung reaksi yang berisi campuran bensin,benzena dan juga HCl yang di tempatkan ditempat terang lebih cepat merubah warna kertas lakmus biru menjadi merah dibanding dengan tabung reaksi yang telah berisi campuran yang sama tetapi diletakkan ditempat yang gelap.Faktor cahaya matahari inilah yang menyebabkan percobaan tersebut berhasil. Yang kedua adalah kerja praktikannya dalam laboratorium yang teliti dan sesuai dengan prosedur kerja dalam mengerjakan percobaan tersebut sehingga itu merupakan salah satu faktor penduungnya juga.
    2. Bila percoban diatas diganti dengan menggunakan asam nitrat maka hasilnya juga sama dengan yang menggunakan HCl itu dikarenakan kedua cairan tersebut merupakan asam kuat dan juga hampir memiliki sifat yang sama dan juga asam nitrat merupakan osidator yang kuat, selain itu asam nitrat juga dapat bereaksi dengan beberapa bahan organik, misalnya dengan bensin seperti percobaan diatas sehingga jika percobaan diatas diganti dengan menggunakan asam nitrat dan prosedur pengerjaanya juga sesuai dengan prosedur maka hasilnya juga akan berhasil.

  28. Nama saya Mirnawati (A1C117013) perbedaan dari penambahan HCl pada bensin dan benzen adalah sebagai berikut. Pada saat penambahan HCl pada bensin dan diletakkan ditempat yang terang larutannya larut atau bercampur yang menghasilkan warna bening, setelah dilakukan pengocokan warnanya berubah menjadi kuning terang pada waktu 5 menit setelah pengocokkan. Sedangkan pada penambahan HCl dengan bensin yang diletakkan ditempat gelap hasil dari campurannya adalah larutan yang berwarna kuning pekat dengan waktu perubahan warnanya adalah lebih dari 5 menit. Pada percobaan ini, HCl larut dengan bensin disebabkan karena sifat kepolaran mereka yang sama, yaitu bensin bersifat polar dan HCl juga bersifat polar. Sehingga kedua senyawa tersebut saling melarutkan dan membentuk homogen. Kemudian pada benzen, ketika HCl dicampurkan dengan benzen hasil campuran yang didapatkan adalah larutannya tidak menyatu atau terbentuk dua fasa yaitu lapisan atas dari larutan ini adalah benzen dan bagian atas dari larutan ini adalah HCl. Hal ini dikarenakan benzen memiliki sifat non polar sedangkan benzen itu sendiri bersifat polar. Sehingga campuran antara benzen dan HCl tersebut tidak dapat bersatu atau tidak dapat saling melarutkan.

    1. Adapun faktor pendukung yang menyebabkan percobaan tersebut berhasil adalah ketelitian dari praktikkan ketika melakukan prcobaan baik itu berupa kemurnian zat atau senyawa yang akan digunakan dan faktor pengocokkan yang dilakukan. Kemudian ada juga faktor cahaya, maksudnya adalah pada saat penambahan bensin dengan HCl yang kemudian diletakkan ditempat yang terang perubahan atau reaksi yang terjadi semakin cepat. Hal ini berarti cahaya matahari mempengaruhi hasil reaksi. Semakin banyak cahaya yang digunakan maka semakin cepat terjadinya reaksi.

    2. Apabila HCl diganti Asam Nitrat hasil yang diperoleh adalah pada bensin hasil yang didapatkan ketika dicampur dengan asam nitrat maka larutannya akan terbentuk dua fasa. karena asam nitrat bersifat non polar sedangkan bensin bersifat polar. sedangkan pada benzen hasil yang akan didapatkan adalah larutannya akan bercampur atau saling melarutkan karena benzen dan asam nitrat sama-sama bersifat non polar.

  29. Silvy Wahyu Fradini

    Nama saya Silvy Wahyu Fradini nim (A1C117023)

    perbedaan yang didapatkan ketika bensin ditambahkan HCl dan ketika benzen ditambahkan HCl yaitu, ketika bensin ditambahkan HCl hasilnya itu campurannya bening setelah dilakukan pengadukan antara HCl dan bensin itu kedua nya tercampur atau larut sama merata hal ini disebabkan karena keduanya memiliki sifat yang sama yaitu bersifat polar sehingga keduanya mampu bercampur dan warna larutan menjadi kekuningan seperti warna bensin.kemudian ketika campuran ini diletakkan ada yang ditempat terang dan ditempat gelap warna larutan yang dihasilkan campuran tersebut berubah yang mana yang ditempat terang tadi warna nya menjadi kuning pudar dan ditempat gelap menjadi kuning pekat hal ini disebabkan sinar UV atau sinar matahari itu mempengaruhi proses reaksi antara bensin dan HCl. kemudian untuk hasil yang didapatkan ketika benzen dicampurkan dengan HCl hasilnya itu berbeda dengan campuran bensin dan HCl dimana ketika benzene dan HCl ini dicampurkan hasilnya itu terdapat dua fasa yang mana pada bagian bawah itu HCl dan bagian atasnya itu benzene penyebab keduanya itu tidak bercampur dikarenakan antara benzena dan HCl itu memiliki sifat yang berbeda dimana benzena bersifat non polar sedangkan HCL bersifat polar sehingga karena memiliki sifat yang berbeda itulah yang menyebabkan keduanya tidak bisa bercampur. selain itu penyebab HCl yang berada dibagian bawah dan benzene yang berada dibagian atas hal ini dikarenakan keduanya memiliki massa jenis yang berbeda dimana HCl memiliki massa jenis yang lebih besar sedangkan benzene massa jenisnya lebih kecil dari pada HCl sehingga massa jenis yang besar berada dibawah.jadi intinya perbedaan hasil yang didapatkan antara campuran bensin dan HCL dan benzena dengan HCl yaitu ketika bensin dan HCL dicampurkan hasilnya itu kedua bercampur sedangkan pada benzena dengan HCL itu tidak hal ini dikarenakan bensin dan benzena mempunyai sifat yang sama yaitu polar sedangkan benzena dan HCl sifatnya berbeda dimana benzena bersifat non polar dan HCl bersifat polar.

    1. faktor pendukung yang menyebabkan percobaan itu berhasil dikarenakan ketelitian praktikan dalam mencampurkan kedua campuran tersebut serta pengocokkan yang dilakukan oleh praktikan dan juga bantuan sinar UV yang membantu proses reaksi antara bensin dan HCL sehingga keduanya cepat bereaksi. dan juga percobaan yang dilakukan ini bisa dikatan berhasil atau positif yang mana pada percobaan ini terbentuk nya gas HCl yang ditandai asap yang timbul dan ketika diuji dengan kertas lakmus biru juga hasilnya mengalami perubahan menjadi merah karena adanya HCl yag bersifat asam.

    2. ketika percobaan yang dilakukan ini diganti dengan asam nitrat maka hasil yang didapatkan akan berbeda dari hasil yang direaksikan dengan HCl yang dimana jika dilihat bahwa keduanya memiliki sifat yang berbeda dimana HCL bersifat polar sedangkan asam nitrat ini mempunya sifat non polar sehingga ketika asam nitrat direaksikan dengan bensin dan benzena hasilnya itu yaitu ketika bensin dicampurkan dengan asam nitrat hasilnya itu kedua nya tidak bercampur dan terdapat dua fasa hal ini dikarenakan perbedaan sifat dari keduanya yang mana bensin bersifat polar dan asam nitrat bersifat non polar sedangkan hasil yang didapat ketika benzena dicampurkan dengan s=asam nitrat yaitu hasilnya keduanya tercampur sempurna hal ini dikarenakan antara benzena dan asam nitrat mempunyai sifat yang sama yaitu bersifat non polar makanya ketika keduanya dicampurkan nya hasilnya itu becampur.

  30. Nama saya Yuli Asriani (A1C117039).Menurut saya ketika penambahan bensin atau alkana dicampurkan dengan larutan HCl kedua larutan tersebut akan saling melarutkan, karena kedua senyawa tersebut memiliki sifat yang sama yaitu bersifat polar. dan ketika bensin dicampurkan dengan larutan HCl warna yang terbentuk yaitu bening akan tetapi ketika campuran larutan tersebut dikocok maka terjadi perubahan warna yaitu larutan menjadi warna kuning seperti warna bensin. kemudian pada percobaan dilakukan penempatan tabung reaksi yang berisi bensin dan HCl yang berbeda yang mana pada tabung yang berada pada tempat yang terang terjadi perubahan warna kuning menjadi kuning pudar sedangkan pada tabung reaksi yang diletakkan pada temmpat yang gelap terjadi juga perubahan warna menjadi warna kuning pekat. kemudian pada kedua tabung reaksi timbulnya asap yang dihasilkan. kemudian pada penambahan benzena ditambahkan dengan HCl larutan yang terbentuk yaitu terdapatnya dua fasa yang berbeda, hal ini disebabkan karena kedua senyawa tersebut memiliki sifat yang berbeda. dimana larutan benzena bersifat nonpolar sedangkan larutan HCl bersifat polar. sehingga ketiga campuran tersebut dicampurkan terdapat dua fasa, yang mana pada fasa yang berada diatas terdapat larutan yang berwarna bening sedangkan pada fasa yang dibawah terdapat warna yang sedikit keruh. seperti yang kita ketahui bahwa pada bagian atas merupakan larutan benzena dan pada bagian bawah merupakan larutan HCl. hal ini disebabkan karena perbedaan massa jenis kedua larutan tersebut, dimana larutan HCl memiliki massa jenis yang lebih besar dibandingkan dengan larutan benzena. selain itu,ketika campuran larutan Benzena dan larutan HCl dicampurkan terjadi timbulnya asap pada tabung reaksi yang digunakan.
    1. faktor-faktor pendukung yang menyebabkan percobaan ini berhasil yaitu salah satunya dari kesediaan bahan yang akan digunakan untuk melakukan uji pada reaksi-reaksi hidrokarbon. selain itu, pemahaman maupun pengetahuan praktikan dalam melakukan percobaan juga mendukung keberhasilan dalam suatu percobaan. selain itu pula praktikan juga harus mengetahui tektik atau cara yang digunakan. ketelian praktian juga sangat mempengaruhi percobaan yang akan dilakukan.
    2. apabila pada percobaan bahan yang digunakan diganti dengan asam nitrat maka jika penambahan bensin yang dicampurkan dengan asam nitrat maka larutan yang dihasilkan akan timbulnya dua fasa yang berbeda. hal ini disebabkan karena kedua senyawa tersebut memiliki sifat kepolaran yang berbeda yang mana pada bensin merupakan senyawa yang bersifat polar sedangkan pada asam nitrat merupakan senyawa yang bersifat nonpolar. sedangkan pada penambahan benzena dengan asam nitrat kedua larutan tersebut saling melarutkan satu sama yang lain hal ini disebabkan karena kedua larutan tersebut memiliki sifat kepolaran yang sama sehingga keduanya saling melarutkan. yang mana larutan benzena dan asam nitrat keduanya bersifat nonpolar.

  31. Saya sri lestari(A1C117041) say akan menjawab pertanyaa apa perbedaan yng mendasar antar bensin dan benzen dengan Hcl pada percobaan reaksi2 hidrokarbon yaiti pada saat bensin ditambah dengan 3 tetes hcl terjadi perubahan warna yaitu menjadi warna kuning pada bagian atas kemudian dipanaskan warn kuning menghilang dan timbul banyak gelembung sedangkan pada saat benzen di tambah 3 tetes hcl terdapat gelembung dan larutan berwarna kuning kemudian larutan dipanaskan terdapat 2 lapisan yaitu pada bagian bawah minyak(kuning) bagian bawah bening.
    1.faktor yang yang mendukung yaitu alat dan bahan yang digunakan karena apabila alat dan bahan tidak ada maka percobaan tdk akan berhasil serta ketelitian dari praktikan serta tekanan dan suhu juga mempengaruhi dalam percobaan ini
    2.apabila diganti denga asam nitrat maka akan dihasilkan warna kuning jernih dan bauk seperti semir sepatu

  32. TRIA PRADINA LOKE

    Saya TRIA PRADINA LOKE (A1C117075)
    Perbedaan mendasar hasil percobaan penambahan bensin dan benzen dengan HCl ialah, ketika bensin ditambahkan HCl ada dua perlakuan, yaitu yang diletakkan di tempat yang gelap dan diletakkan di bawah sinar matahari atau ditempat terang. maka hasil yang didapat Tabung yang disinari dengan matahari, terdapat seperti minyak, dengan warna kuning jernih dan timbul asap saat ditiup. Tabung yang ditempat gelap yaitu mempunyai warna kuning sedikit pekat dan saat ditiup juga timbul asap, nah dari kedua perlakuan diatas ketika di masukkan kertas lakmus biru, kertas lakmus tersebut berubah menjadi merah. tetapi, tabung reaksi yang diletakkan ditempat terang lebih cepat berubahnya kertas lakmus. sedangkan untuk benzen ditambahkan HCl mendapatkan hasil Campurannya larut namun sedikit mengental, dan pada saat penutupnya dibuka terdapat seperti asap yang keluar dari dalam tabung.
    1. faktor-faktor pendukung yang menyebabkan percobaan tersebut dapat berhasil ialah:
    – hidrokarbon sendiri bersifat non polar, sehingga ikatan antar molekulnya sangat rendah. karena sifat tersebut maka hidrokarbon akan mudah larut dengan pelarut-pelarut berpolarisasi rendah seperti bensin dan juga benzene
    -cahaya juga mempengaruhi cepat lambatnya terjadi reaksi
    -temperatur yang digunakan haruslah tinggi dalam artian (suhu)
    -konsentrasi
    -luas permukaan serta jenis zat yang dapat bereaksi

    2. pada percobaan reaksi-reaksi hidrokarbon, percobaan tersebut dapat berhasil jika senyawa hidrokarbon yang bersifat non polar dapat bereaksi dengan pelarut-pelarut yang bersifat nonpolar juga. nah karena asam nitrat bersifat polar, maka percobaan tersebut juga akan gagal. Asam nitrat sendiri merupakan sejenis cairan korosif yang tak berwarna, dan merupakan asam beracun yang dapat menyebabkan luka bakar, dan apabila HCl di reaksikan dengan asam nitrat akan menyebabkan perubahan senyawa, sehingga akan menjadi larutan air raja

  33. Saya Mita Istiana (A1C117083)..
    Pada hasil percobaan reaksi antara bensin dengan HCl dilakukan dengan dua perlakuan pada tabung reaksi 1 yang diletakkan di tempat gelap lebih lama bereaksi,larutannya berwarna kuning terang dan ketika di tiup timbul asap.Dibandingkan dengan tabung reaksi yang ditempatkan di tempat terang lebih cepat bereaksi,larutannya berwarna kuning pudar dan ketika ditiup juga mengeluarkan asap.Sedangkan pada percobaan penambahan benzena dengan HCl terdapat 2 fase yakni pada bagian atas bening dan dibagian bawah keruh serta dibagian atas merupakan HCl dan dibagian bawahnya adalah benzene.

    1.Adapun faktor pendukung yang menyebabkan percobaan tersebut berhasil adalah penggunaan kosentrasi zat yang tepat,molaritas yang digunakaan juga tepat,suhu yang digunakan pun tepat sehingga zat-zat tersebut dapat bereaksi dengan seharusnya,dan sebelum melihat apakah campuran dua zat tersebut dapat bereaksi atau tidak kita harus mengetahuinya terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahan dalam praktikum suatu percobaan,serta ketelitian dari praktikan juga diperlukan pada percobaan yang sedang dilakukan.

    2.Apabila percobaan ini digantikan dengan asam nitrat maka larutan asam nitrat yang ada akan terkontaminasi oleh larutan HCl yang menyebabkan terjadi perubahan senyawa yang sebagian perubahannya menjadi larutan air raja (aqua regia).Dan juga ketika menggunakan HCl dalam proses yang berbarengan dengan asam nitrat peralatan-peralatan yang digunakan pun tidak boleh digunakan pada HCl agar tidak terjadi reaksi yang membuat percobaannya gagal.

  34. Nama :Yuyun Ernawati
    Nim : A1c117063

    Pada percobaan penambahan bensin dengan HCl yaitu campuran dari 2 larutan 1 ml bensin ditambah dengan 15 tetes HCl, satu tabung diletakkan ditempat yang gelap dan 1 tabung lagi dengan campuran yang sama diletakkan ditempat yang terang. hasil yang didapat yaitu pada tabung terang terdapatseperti terbentuk minyak pada dalam tabung reaksi dengan warna yang sedikit kuning( bisa disebut dengan kuning pudar) dan menimbulkan asap pada saat tutup tabung reaksi dibuka. sedangkan pada tabung yang gelap sama yaitu berwarna sedikit kuning, seperti terdapat minyak didalam tabung dan menimbulkan asap pada saat penutup tabung dibuka. nah, pada saat kedua tabung tersebut di tes dengan kertas lakmus biru, tabung yang diletakkan ditempat terang tadi menimbulkan warna yang merah dnegan cepat sedangkan pada tempat yang gelap sedikit lambat untuk memerahkan lamkus.
    pada percobaan benzena dan HCl hasil yang kami dapat yaitu campuran larut menjadi homogen, sedikit mengental dan terdapat asappada tabung pada saat penutup tabung dibuka. hal tersebut menandakan bahwa campuran larutan akan mempengaruhi terjadinya cepat lambatnya dalam suatu reaksi.

    1. faktor-faktor prndukung keberhasilan dalam suatu percobaan yaitu :
    ketelitian praktikan dalam melakukan praktikum, kemurnian bahan yang akan kita gunakan dalam melakukan praktikum, ketangkasan praktikan pada saat terjadi suatu hal didalam laboratorium, penguasaan materi pada saat sebelum melakukan praktikum, pemahaman yang baik tentang alat dan bahan yang akan kita gunakan.

    2. pada saat percobaan yaitu benzen dicampur dengan asam nitrat, hasil yang didapat yaitu pada saat awal pencampuran warnanya bening, kemudian didalam campuran tersebut ditambahkan batu didih untuk dipanaskan hasilnya yaitu menjadi warna kuning jernih, dan campuran tersebut dibandingkan baunya dengan bau nitrobenzena, hasilnyayaitu bau yang didapat dari campuran sama dengan bau nitrobenzena yang disebut dengan bau semir sepatu.

  35. Saya Ika Ermayanti Nim A1C117031 jawaban saya mengenai perbedaan mendasar dari hasil percobaan penambahan bensin dan benzen dengan HCl pada reaksi-reaksi hidrokarbon yaitu ketika 1 ml bensin di campurkan dengan 15 tetes HCl terbentuk larutan satu fasa (tercampur homogen) berwarna kuning jernih yang artinya bensin dapat larut dalam HCl yang mana ini dikarenakan sifat Hcl yang non polar dan juga sifat bensin yang non polar karena mereka sama-sama non polar oleh karenanya mereka dapat bercampur sedangkan saat 1 ml bemzene di tambahkan dengan 15 tetes HCl terbentuk larutan dua fasa dimana yang menandakan HCl tidak dapat bercampur dengan benzen ini dikarenakan perbedaan sifat keduanya dimana benzene bersifat polar sedangkan HCl bersifat non polar sehingga mereka tidak dapat bercampur ( larut). Dimana berat masa jenis benzena adalah 78,11 9/mol dan berat masa jenis HCl adalah 36,46 g/mol oleh karena itu fasa yang di bagian atas berupa HCl dan yang di bagian bawah berupa benzena.
    selain itu untuk jawaban bagian 1. adapun faktor-faktor pendukung keberhasilan percobaan ini ialah bahwa adanya suhu yang normal pada tekanan 1 atm dan cahaya matahari yang dapat mempengaruhi cepat atau lambatnya reaksi dimana cahaya dapat mempercepat reaksi selain itu juga di pengaruhi oleh kemurnian dari zat yang digunakan bila mana zat yang di gunakan murni maka nilai keberhasilan tinggi. dan untuk jawaban 2 bila mana HCl diganti dengan asam nitrat bisa juga dilakukan namun reaksinya bukan reaksi hidrokarbon dengan klor tetapi menjadi reaksi nitrasi dimana hidrokarbon ini juga bereaksi dengan asam nitrat yang di tunjukkan dengan adanya bau seperti semir sepatu

  36. mauhammad yamin (a1c117047) hasil dari bensin yang dicampurkan dengan HCl memberikan hasil yang positif dikarena bensin(CH4) merupakan senyawa alkana yang larut didaalam senyawa yang non polar sedangkan HCl merupakan senyawa non polar sehingga kedua zat tersebut dapat larut. sedangkan saat benzena dicampurkan dengan larutan HCl, keduanya tidak saling melarutkan hal ini dikarenakan benzena merupakan senyawa yang polar dan HCl non polar, sehingga terbentuklah fasa dimana lapisan benzena dibawah dan HCl diatas.
    1. faktor keberhasilan dari percobaan ini adalah pelarut yang digunakan harus sesuai.
    2. jika percobaan digantikan dengan asam nitrat akan memberikan hasil benzena ditambahkan dengan asam nitrat pekat ini yaitu warna larutan bening dan tidak bercampur sempurna antara benzena dan asam nitrat. kemudian dimasukkan batu didih kedalam tabung reaksi tersebut dan dipanaskan selama beberapa menit sampai mendidih. Setelah dipanaskan ini larutan nya bercampur sempurna atau larutan telah homogen. Hal ini berarti asam nitrat mampu melarutkan benzena tetapi akan lebih cepat jika dilakukan pada suhu tinggi maka dari itu dilakukan pemanasan. bau yang dihasilkan seperti bau sepatu

  37. Nama : Sanaq Elfira P.
    NIM : A1C117071
    Jawaban :
    Perbedaan mendasar hasil bensin dengan benzena dan HCl, yaitu jika bensin dicampur dengan benzena maka akan bercampur larutan tersebut karena sifat kedua larutan tersebut sama yaitu sama-sama senyawa non polar. Sedangkan bensin dengan HCl mereka tidak akan bercampur hal ini disebabkan sifat keduanya berbeda besin itu non polar sedangkan HCl adalah senyawa polar
    1. Menurut saya faktor-faktor yang menyebabkan percobaan tersebut, yaitu bantuan sinar matahari, pengguncangan dan ketelitian praktikan. Sinar matahari membantu keberhasilan percobaan ini dikarenakan dengan adanya sinar matahari maka reaksi terang akan berjalan dengan lancar dan menyebabkan larutan tersebut bereaksi dengan cepat. Kemudian faktor pengguncangan, menggucang bahan juga mempengaruhi suatu reaksi tersebut. ketelitian praktikan dalam melihat hasil yang telah didapatkanya. Ketika praktikan melihat hasil yang di dapatkannya maka praktikan akan mengetahui larutan tersebut bereaksi atau tidak.
    2.Bila percobaan tersebut dinganti dengan asam nitrat maka larutan tersebut akan jernih dan akan mengubah lakmus biru menjadi merah akibat sifat asam dari asam nitrat tersebut. Dan akan menghasilkan senyawa yaitu nitro alkana

  38. yulinarti choinirul nisyah

    nama; yulinarti Choinirul nisyah

    nim : (A1c117025)
    pada reaksi – reaksi hidrokarbon perdeaan yang mendasar yanga dapat kita amati yaitu warna larutan dan massa jenis larutan. pada percobaan penambahan bensin dengan HCl terdapat larutan berwarna kuning jenih dan timbul asam dan pada penambahan bensin dengan HCl tersebut akan membentuk senyawa asam. sedangkan pada penambahan benzena dengan dengan HCl terbentuk larutan yang sedikit mengental dan terdapat asap juga.
    faktor faktor yang mempergaruhi dalam percobaan tersebut adalah perbadingan komposisi yang sesuai, apabila kamposisi yang dicampurkan tidak sesui bisa jadi peraksi yang terbentuk tidak sesuia. selanjutnya faktor konsentrasi dimana kita harus lah menyesuaikan kosentrasi yang akan kita gunakan agar terbentukny reaksi yang kita inginkan. selanjutnya zat yang akan direaksi, kita hruslah atau zat yag akan kita reaksikan tersebut dapat beraksi atau tidak. selanjutnya kemurnian dari senywa yang kita reaksikan apa bila senyawa yang kita gunakan tidak dalam keadaan murni maka akan menhasilkan reaski yang tidak sesui. selanjutnya jenis katasil yang kita gunakan. lalau yang terakhir yaitu suhu dimana semakin tinggi suhu maka semakin cepat terjadinya reaksi.
    pada percobaan diatas apabila benzena dicampurkan dengan asam nitrat maka akan menghasilkan larutan yang bau seperti semir separu yang mana menandakan terbentuknya nitrobenzen. sedangkan untuk bensin yang akan direaksikan dengan asam nitrat maka akan sesui dengan percobaan pada reaksi bensin dengan HCl dikarenakan bensin bereaksi dengan senyawa asam kuat

  39. 1. nama suci desmarani a1c117081 adapun faktor yang mempengaruhi adalah sinar matahari Hal ini dikarenakan pada tempat gelap kandungan oksigen itu sedikit sehinggan bensin susah untuk menguap, sedangkan pada suasan terang dihasilkan gas nya cepat timbul, serta komposisi bensin ny pun berkurang, dikarenakan pada tempat terang itu oksigen nya banyak, sehingga memudahkan bensin untuk menguap
    2. Hasil yg diproleh bila percobaan tsb diganti dengan asam nitrat yaitu :
    4 ml asam nitrat + 0,5 benzena  membentuk larutan bening, di lakukan panasan  Warna larutan berubah dari bening menjadi kuning jernih, kemudian Dimasukan kedalam air es dan dibandingkan dengan bau nitro yang murni pada lemari asam  bau yang dihasilkan seperti semir sepatu.berarti percobaan kami berhasi

Tinggalkan Balasan ke IKA ERMAYANTI Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Syamsurizal © 2019 Frontier Theme