Syamsurizal

頑張れば 難 でも できる

UJIAN AKHIR  SEMESTER

UJIAN AKHIR  SEMESTER

 

MATAKULIAH           : KIMIA MEDISINAL

DOSEN                         : Dr. Syamsurizal, M.Si

KELAS                           : Reguler/online

HARI/TANGGAL       : Jumat, 13 Desember  2019

WAKTU                       : 30 menit per soal

 

Petunjuk:

  1. Anda diizinkan membuka buku, laptop atau akses internet TETAPI ANDA DILARANG MENCONTEK JAWABAN TEMAN ANDA dan Informasi yang anda akses di google, yahoo dsb. Bila terbukti diketahui dimana indeks similirity-nya melebihi 15% maka anda dinyatakan GAGAL dalam matakuliah ini.
  2. Anda boleh menjawab harus berutan, satu soal paling lama 30 menit. Keterlambatan upload jawaban menjadikan anda bisa gagal pada ujian ini.

 

2.Tetapkan salah satu  jenis obat  untuk mencegah pembekuan darah. Berikan ulasan yang lengkap tentang aspek-aspek yang berkaitan dengan aspek farmakokinetik khususnya absorpsi dan disribusinya.

Updated: Desember 13, 2019 — 20:29

54 Comments

Add a Comment
  1. nama : raudhatul jannah
    nim : f1f117035

    2. Obat antikoagulan salah satunya yaitu heparin. diberikan melalui intravena atau injeksi. saat masuk ke aliran darah, heparin berikatan dengan protein plasma. Eliminasi heparin melalui 2 cara yang pertama eliminasi cepat dilakukan oleh sel endotel dan makrofag dan yang kedua eliminasi lambat diekskresi oleh ginjal.efek yang dihasilkan tidak berbanding lurus dengan dosis pada efek terapeutik. waktu paruh heparin meningkat pada dosis tinggi.

  2. Nama : Nagya Novraska
    NIM. : F1F115044

    Menurut saya salah satu obat yang mencegah pembekuan darah ialah antikoagulan, dimana obat ini bekerja dengan cara mencegah terjadinya pembekuan darah pada arteri dan vena dengan cara melarutkan bekuan dari trombilitik . Sesuai dengan aspek farmakokinetiknya, salah satu contoh obat antikoagulan adalah heparin, obat uni terabsorbsibdengan memasuki aliran darah yang kemudian akan berikatn dengan protein plasma. setelah berikatan maka bioavaibilitasnya akan menurub sehingga menghasilkan efek antikoagulan. untuk proses ekresi heparin ini terjadi pada dua eliminasi yaitu eliminasi yang dilakukan oleh sel endotel dan makrofag yang merupakan eliminasi cepat dan eliminasi pada ginjal ini berlangsung lambat.

  3. obat heparin sebagai obat mencegah pembekuan darah atau antikoagulan. obat ini tidak di absorpsi secara oral, melainkan diberikan secara intra vena dan subkutan. pemberian secara intra vena menghasilkan efek yang cepat dan lama kerja yang singkat. sedangkan pemberian secara subkutan memiliki bioavailibilitas yang beragam, mula kerjanya lambat. distribusi obat ini adalah obat ini memiliki ikatan yang sangat tinggi dengan protein, heparin terdistribusi didalam tubuh tanpa melalui plasenta.

  4. Nama : Erin Azkianti
    NIM. F1F117015
    2. Salah satu contoh obat dalam mencegah pembekuan darah atau biasa disebut sebagai terapi antikoagulan yaitu warfarin. Proses farmakokinetik dari warfarin meliputi absorbsi, distribusi, metabolisme dan eliminasi. Pada proses absorbsi atau penyerapan obat ini setelah obat dikonsumsi secara oral obat akan mencapai waktu paruh dalam waktu 2 jam dan akan mencapai waktu puncak dalam 4 jam. Efek terapi pembekuan darahnya akan berlangsung hingga 1-3 hari. Setelah perubahan dosis terapi maka bioavailabilitas warfarin akan meningkat hingga 3-5 hari di dalam sirkulasi darah. Kemudian pada proses distribusi warfarin ini tidak bisa di distribusikan melalui air susu melainkan di distribusikan ke jaringan lainnya. Volume distribusi warfarin disini adalah mencapai 0,14 Liter/Kg.

  5. Salah satu jenis obat yang dapat mencegah pembekuan darah, adalah warfarin.
    – absosrbsi : melalui rute oral dan membutuhkan waktu kurang lebih 4 jam untuk mencapai konsentrasi puncak dan dapat diabsorpsi secara cepat. Efek antikoagulasi terjadi dalam 24 hinggal 72 jam dan waktu puncak efek terapeutik terlihat dalam 5 sampai 7 hari. Durasi 1 dosis warfarin dapat bertahan hingga 2 sampai 5 hari.

    – Distribusi : volume distribusi warfarin yaitu 0,14 L/Kg dan tidak didistribusikan kedalam air susu, protein binding 99 %.

  6. Nama : Anis Cahyani
    Nim : F1F117024

    Baiklah disini, saya menetapkan 1 obat untuk menghambat pembekuan darah itu Yaitu apixaban, Jadi obat ini dapat kita gunakan sebagai akternatif dari heparin, apixaban ini termasuk golongan obat antikoagulan oral, atau dapat kita minum melalui mulut dan saluran cerna, apixaban ini dia itu menghambat faktor Xa pada faktor pembekuan darah pada manusia, jadi itulah sebabnya apixaban ini dapat kita gunakan untuk menghambat bekunya darah. Lalu apixaban ini dia itu di metabolismenya di hepar oleh enzim namanya itu sitokrom dan isoenzim, dan apixaban ini juga bagian dari substart protein p glikoprotein. Hasil akhir dari eliminasi apixaban ini dia akan eliminasi melalui feses

  7. Nabila ayuni putri

    Warfarin merupakan salahsatu obat anti pembekuan darah mengalami beberapa tahap di dalam tubuh yaitu ADME (absrobsi, distribusi, metabolisme, eliminasi) dimana warfarin ini di absorbsi dengan menggunakan rute oral dalam waktu kurang lebih 4 jam kemudian obat tersebut akan di bawa menuju reseptor nya dan hasil dari obat ini dapat dilihat dalam jangka waktu 24-72 jam dan metabolisme obat ini terdiri dari 2 isomer yaitu S dan R dimana metabolismenya terjadi di liver distribusinya mendapatkan hasil volume dostribusi warfarin =0,14 l/kg ,warfarin sendiri di eliminasi melalui urin.

  8. Salah satu contoh obat pencegah pembekuan darah yaitu HEPARIN.
    Aspek Farmakokinetik :
    – Absorpsi :
    HEPARIN tidak di absorpsi dengan baik oleh mukosa lambung (gastrointestinal) oleh karna
    itu Heparin diberikan secara Parenteral atau Subkutan untuk mencegah pembekuan darah
    (Antikoagulan) atau kita berikan secara/lewat rute Intravena (bolus/infus) untuk
    mendapatkan efek yang cepat dan langsung di absorpsi oleh tubuh
    – Distribusi :
    Heparin tidak terdistribusi baik secara oral, oleh karna itu Heparin di distribuasikan
    secara secara Parenteral, intravena atau subkutan.
    Waktu paruh heparin tergantung pada dosis, dosis yang tinggi meningkatkan waktu paruh
    distribusi Heparin, sehingga Heparin dapat terdistribusi ke seluruh tubuh dengan
    t 1/2 yaitu 1 sampai 2 hari dalam tubuh sehingga terabsorpsi penuh dalam tubuh.

  9. Muhammad Bagus Abimanyu

    2.
    Nama : Muhammad Bagus Abimanyu
    NIM : F1F117021

    *Clopidogrel
    Merupakan obat golongan antiplatelet atau juga dikenal dengan antipembekuan darah. Biasanya digunakan pada pasien-pasien stroke ataupun penyakit jantung lainnya. Hal ini tentu saja dapat dimaksudkan agar darah yang mengalir dapat mencapai target yang dituju yaitu pada otak manusia.

    *Farmakokinetik
    Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya bahwasannya clopidogrel memiliki aktifitas farmakokinetik yaitu antiagregasi pada trombosit. Maksud dari hal ini adalah mencegah terbentuknya trombosit pada darah yang membeku.

    *Profil Absorbsi
    a. Bioavaibilitas : 85%
    Hal ini menunjukkan bahwa clopidogrel dapat beraktivitas sekitar 85% dari dosis yang dikonsumsi pasien.
    b. Waktu Paruh (Half Time/T 1/2) : 2 Jam (120 menit)
    Hal ini menunjukkan bahwa clopidogrel dapat didistribusikan ke seluruh tubuh dalam waktu 2 jam dan dalam hal ini akan menunjukkan aktivitas terapi.
    c. Waktu paruh eliminasi : 6 jam (total obat) dan 30 menit (metabolit aktif)
    Dalam hal ini obat akan teriliminasi selama 6 jam setelah menunjukkan aktivitasnya dan 30 menit untuk metabolit aktifnya.
    d. Ikatan Plasma : 94-98%
    Clopidogrel akan berikatan dengan plasma darah dengan rentang 94% sampai dengan rentang 98%.
    e. Waktu konsentrasi Maksimal : 1 jam (60 menit)
    Clopidogrel akan memberikan efek maksimal selama 1 jam dan juga akan bertahan pada darah selama 1 jam lamanya.

    *Clopidogrel akan diabsorbsi di Usus halus -> masuk ke pebuluh darah dan akan terpisah menjadi beberapa bagian termasuk metabolit aktif dan zat tambahan lainnya -> Metabolit aktif akan dimetabolisme di hati -> Didistribusikan ke seluruh pembuluh darah vena dengan harapan agar tercapai reseptor-reseptor pada pembuluh darah dan akan berikatan dengan sel darah yang membeku kemudian akan mencegah terbentuknya gumpalan darah akibat adanya aktivitas dari benang-benang fibrin yang membentuk gumpalan darah.

  10. Salah satu obat untuk untuk mencegah pembekuan darah adalah obat seperti obat clopidogrel yang mana obat ini digunakan untuk mengencer darah yang beku.obat ini adalah jenis obat yang cepat di serap di dalam darah jika di berikan secara oral setelah di konsumsi selama 30-60 menit.dimana efek samping dari obat ini adalah nyeri perut dan gangguan pencernaan.obat ini dapat di menyebar secara menyeluruh di dalam tubuh setelah di minum secara oral
    Silvia herdayanti
    F1f116032

  11. F1F117036 AMALIA SAKINAH

    NAMA :AMALIA SAKINAH
    NIM :F1F117036
    2.Pembekuan darah merupakan penggumpalan darah pada keadaan tertentu.Salah satu jenis obat untuk mencegahnya yaitu heparin. Adapun proses absorpsinya yaitu secara bukan oral melainkan secara subkutan dan intravena.Selanjutnya proses distribusinya yaitu melalui metabolisme di hati lalu di ekskresikan melewati urin.

  12. Chassa de Floris Siregar

    Nama : Chassa de Floris Siregar
    NIM : F1F117026

    Golongan obat yg mencegah pembekuan darah disebut juga antikoagulan, contohnya : heparin dan warfarin. Keduanya merupakan antikoagulan yg sering digunakan. Ketika diinjeksikan secara intravena dan subkutan, heparin memasuki sistem aliran darah dan berikatan dengan berbagai protein plasma seperti glikoprotein. Kemudian terjadi penurunan bioavailabilitas heparin dan memberikan efek antikoagulan.
    Adsorbsi : Antikoagulan tidak dapat diadsorbsi secara oral sehingga diberikan secara intravena dan subkutan. Namun pemberian secara subkutan lebih lambat yakni 1-2 jam, sedangkan secara intravena lebih cepat yakni beberapa menit memberikan efek terapinya.
    Distribusi : Karena ikatannya terhadap protein plasma sangat tinggi, maka antikoagulan tidak terdistribusi melalui plasenta dan ASI sehingga aman dikonsumsi pada ibu hamil dan menyusui.
    Antikoagulan dimetabolisme di dalam hati dan diekskresikan melalui ginjal dalam bentuk urin.

  13. Salah satu contoh obat pencegah pembekuan darah yaitu HEPARIN.
    Aspek Farmakokinetik :
    – Absorpsi Heparin :
    HEPARIN tidak di absorpsi dengan baik oleh mukosa lambung (gastrointestinal) oleh karna
    itu Heparin diberikan secara Parenteral atau Subkutan untuk mencegah pembekuan darah
    (Antikoagulan) atau kita berikan secara/lewat rute Intravena (bolus/infus) untuk
    mendapatkan efek yang cepat dan langsung di absorpsi oleh tubuh
    – Distribusi Heparin :
    Heparin tidak terdistribusi baik secara oral, oleh karna itu Heparin di distribuasikan
    secara secara Parenteral, intravena atau subkutan.
    Waktu paruh heparin tergantung pada dosis, dosis yang tinggi meningkatkan waktu paruh
    distribusi Heparin, sehingga Heparin dapat terdistribusi ke seluruh tubuh dengan
    t 1/2 yaitu 1 sampai 2 hari dalam tubuh sehingga terabsorpsi penuh dalam tubuh.

  14. Yang saya ambil dari obat untuk mencegah pembekuan darah yaitu aspirin, yang maba aspirin atau asam asetil salisilat merupakan jenis obat yang digunakan untuk meredakan rasa sakit, dan aspirin juga memiliki efek antikoagulan. Dari aspek farmakokinetik obat aspirin yaitu adanya ADME, absorbsi yaitu melalui penyerapan oleh lambung dan duodenum, kalau distribusi yaitu memiliki volume 170ml dan terdistribusi melalui jaringan, sedangakan metabolisme berlangsung stletelah kita mengkonsumsi obat dan yang terkhir yaitu eliminasi yang mana melalui urin

  15. Nama : rima fajriani
    Nim: F1F117020
    Nomor 2:
    Obat antikoagulan atau pencegah pembekuan darah ada banyak, saya mengambil contoh heparin, heparin didistribusikan ke seluruh aliran darah ditubuh karena fungsinya sebagai penghambat pembekuan darah, untuk absorpsi dibutuhkan kerja lebih cepat, jadi tidak digunakan dalam bentuk oral/pada usus, tetapi dengan cara injeksi agar antikoagulannya dapat langsung bekerja dengan faktor2 pembekuan darah seperti fibrinogen

  16. Nama : Yesi Nursofia
    Nim : F1f117001

    jawaban no 2.
    salah satu jenis obat mencegah pembekuan darah yaitu heparin. heparin ini memiliki sifat farmakokinetik yang biasanya diberikan memalui jalur parenteral atau dengan intravena, pemberian secara intravena dengan persebaran sampai keseluruh sistemik pada tubuh manusia akan bervariasi waktu yang dibutuhkannya hingga bisa diabsorbsi 1-2 jam tetapi hal inilah yang menyebabkan heparin ini memiliki efek yang lama.
    heparin ini termasuk kedalam obat yang Berat molekul nya besar sehingga di metabolisme di hati, namun obat ini tidak serta merta paling baik digunakan karena akan mencapai nilai setengah dari obat yang lebih singkat pada pasien yang mengalami gangguan fungsi hati, atau organ ekskresi utama pada tubuh manusia yaitu hati, paru-paru dan ginjal.
    jika dilakukan pemberian obat ini dengan jalur intravena tadi akan terdapat hambatan pada distribusinya, ini disebabkan karena jika dalam intravena akan sangat memungkinkan terjadinya gumpalan-gumpalan darah yang tidak normal diluar pembuluh darah yang tidak dapat diperkirakan, maka dari itu penggunaan heparin ini harus tepat dan memang harus di khususkan secara spesifik untuk masing- masing pasien agar pengobatan terkendali dan optimal.

  17. nama : Silvia Khairina
    Nim : F1F116021

    2. Jenis obat untuk mencegah pembekuan darah adalah warfarin. warfarin bekerja mengurangi produksi protein yang berfungsi untuk membekukan darah (faktor pembekuan).
    absorpsi warfarin melalui rute oral selama 4jam untuk mencapai konsentrasi puncak. waktu puncaknya terlihat dalam 5-7hari setelah terapi inisias serta perubahan dosis warfarin karena masih bervariasi waktu paruh faktor koagulasi yang beredar dalam sirkulasi darah. warfarin bertahan hingga 2-5hari.
    distribusi warfarin adalah 0,14 liter/kg. protein binding 99%
    warfarin terdiri dari isomer S dan R yang dimetabolisme di liver oleh enzim mikrosomal hepatik (sitokrom P-450) menjadi metabolit inaktif terhidroksilasi dan metabolit tereduksi. isomer S memiliki potensi efek yang lebih tinggi dari isomer R. isomer S dimetabolisme oleh enzim CYP2C9 dan Isomer R dimetabolisme oleh CYP1A2. Metabolisme ini diekresikan melalui urine, dan dalam jumlah sedikit diekresikan melalui cairan empedu.
    ekresi warfarin lewat urine oleh filtrasi glomerular dalam bentuk metabolit 92%

  18. Kris Enjelika Tamba

    Nama : Kris Enjelika Tamba
    NIM : F1F117042

    jawaban no 2 :
    salah satu jenis obat yang digunakan untuk mencegah pembekuan darah adalah heparin
    heparin dengan farmakokinetik diberikan menggunakan infus intravena atau injeksi subkutan dimana akan masuk kedalam aliran darah , berikatan dengan macam-macam protein plasma (glikoprotein yang kaya akan histidin/vitronektin,dsb). heparin dapat diabsorbsi secara cepat dengan efek yang akan dialami dalam waktu 24 jam- 72 jam , dengan waktu maksimal terlihat dalam 5-7 hari selesai terapi inisiasi. distribusi heparin kurang lebih bervolume 0,14 Liter/kg

  19. nama: chindy oktavianty
    nim : f1f117017

    salah satu obat pencegahan pembekuan darah yaitu golongan kumarin yaitu dicumarol. dimana obat tersebut berfungsi menghambat faktor- faktor dari pembekuan darah terutama pada pembentukan fibrin yang berfungsi dalam memicu pembekuan darah. namun pada obat dicumarol ini bekerja sebagai inhibitor dari vitamin k. proses farmakokinetik dari obat dikumarol ini yaitu meliputi proses absorpsi, distribusi, metabolisme, dan eliminasi. farmakokinetik merupakan salah satu proses pergerakan obat untuk mencapai tempat kerja. yang pertama absorpsi obat, obat dikumarol di absorpsi ke dalam jaringan tubuh. faktor inilah yang nantinya mempengaruhi dosis obat yang dibutuhkan oleh tubuh. proses absorpsi ini terjadi di dalam jaringan sehingga obat akan terabsorpsi lebih baik apabila bersifat lebih polar atau larut air. setelah absorpsi lalu obat akan mengalami fase distribusi dimana pada fase ini obat akan di distribusikan pada jaringan tubuh. pada jaringan tubuh obat akan terbagi menjadi obat bebas dan obat terikat pada protein plasma. obat yang terikat inilah yang nantinya akan di distribusikan pada jaringan, dan dibawa kedalam reseptor target tempat bekerja obat. sedangkan obat bebas akan menuju pada tahap metabolisme di hati. pada fase metabolisme ini adalah fase dimana obat akan di ubah struktur kimianya dalam cairan atau jaringan oleh enzim. lalu obat akan di ekskresikan melalui ginjal sebagai zat- zat sisa dan racun bagi tubuh. obat ini dikumarol ini kuat dimetabolisme di dalam hati. dan dikumarol ini bersifat lebih lemah dibanding obat antikoagulan lainnya.

  20. rofifah dhia savira

    nama : rofifah dhia savira
    NIM:F1F117040

    2. obat mencegah pembekuan darah atau antikoagulan salah satunya adalah waarfarin. diabsorpsi melalui rute oral membutuhkan waktu 4 jam untuk mencapai suatu puncak efek obat atau konsentrasi, warfarin ini tidak didistribusikan pada air susu. warfarin diabsorpsi dengan baik pada saluran cerna dengan makanan warfarin tidak terhambat absorpsinya waktu paruhnya panjang dan berikatan dengan protein.

  21. Rike Yusriyyah Turi

    Nama : Rike Yusriyyah Turi
    NIM : F1F117006
    2. salah satu obat yang dapat mencegah pembekuan darah yaitu heparin. heparin memiliki kegunaan untuk menetralkan trombin. heparin dapat mencegah pembekuan darah dengan mengikat antitrombin III sehingga membentuk kompleks dengan afinitas yang lebih besar dari antitrombin III. heparin perlu diberikan secara parenteral karena heparin tidak mudah menembus membran sehingga tidak efektif jika diberikan secara oral, jika diberikan secara parenteral (intravena) heparin akan langsung masuk ke aliran darah dan akan berikatan dengan protein plasma seperti platelet dan faktor Von Willebrand. heparin jika diberikan secara intravena maka puncak konsentrasi dicapai dalam waktu beberapa menit dan menghasilkan efek kerja yang singkat. untuk distribusi heparin, heparin berikatan dengan protein sehingga tidak dapat terdistribusi ke plasenta dan juga air susu ibu (ASI). heparin dimetabolisme di hati. heparin diekskresikan melalui 2 mekanisme, yang pertama yaitu diinternalisasi oleh makrofag, yang kedua yaitu diekskresikan oleh ginjal dalam bentuk urin.

  22. HEPARIN
    Heparin mempunyai kerja yang cepat tetapi waktu paruhnya singkat.
    heparin bekerja mencegah terbentuk serta meluasnya trobus dan emboli, menghambat pembentukan fibrin
    heparin harus diberikan melalui intravena atau injeksi subkutan, heparin cepat dimetabolisme di hati, waktu paruhnya tergantung dosis yang diberikan.
    heparin

  23. Arion Parasian Manullang

    Nama:Arion Parasian Manullang
    NIM :f1f117023

    adapun obat yang dapat mecegah pembekuan darah adalah warfarin.Warfarin diabsobsi dapat melalui rute oral dimana untuk mengabsobsinya dengan baik dibutuhkan waktu 4 jam hingga sampai pada puncak, dan efek antokoagulannya bekerja selama 24 jam sampai dengan 72 jam.Volume distribusi dari warfarin adalah 0,14 lite/kg,Warfarin tidak didistribusi di didalam air susu,tetapi 99% terikat pada protein binding atau albumin,adapun 1% lagi pada oabt bebas.jadi jika terdapat pengkonsumsian yang sama dengan obat yang memiliki daya ikat tinggi terhadap protein maka akan saling berkompetisi untuk menenpati protein binding atau albumin,sehingga dapat menyebabkan toksis karena kadarnya berlebih didalam darah.

  24. NAMA : SRI DELVIA PUTRI
    NIM : F1F117041
    2. obat mencegah pembekuan darah yaitu contohnya obat heparin. heparin diberikan secara subkutan atau secara intravena. pada mukosa gastrointestinal heparin tidak diabsrobsi baik dan distribusi heparin bila masuk dalam aliran darah akan berikatan dengan protein plasma yang ada dalam aliran darah dan akan mencegah pembekuan darah.

  25. NAMA : LISMIATI
    NIM : F1F117011
    2. obat-obat yang berperan dalam menghambat pembekuan darah ada heparin, warfarin, dikumarol, dan lain-lain. Baiklah jadi saya akan mengambil salah satu jenis obat untuk antikoagulan atau anti pembekuan darah yaitu Warfarin. jika dibahas segi farmakokinetiknya pada absorbsinya di dalam tubuh, obat-obat memiliki proses absorbsi yang berbeda salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah dari segi rute pemberian obat. nah untuk obat antikoagulan warfarin ini, termasuk obat antikoagulan oral, yaitu yang diminum dan melewati saluran pencernaan.

    Absorpsinya dipengaruhi oleh proses first pass effect metabolism yaitu proses terdegradasi atau terurainya obat oleh cairn-cairan pada sistem pencernaan yaitu pada cairan di lambung, tentu ini mempengaruhi jumlah zat obat yang akan di absorpsi di usus, obat yang akan diabsorpsi jumlahnya itu jadi berkurang, karena beberapa bagian itu sudah tertinggal atau tidak stabil lagi karena terkena cairan asam lambung, jadi sebagian zat obat lainnya yang masih stabil dan diteruskan ke ususlah yang kemudian akan di absorpsi. obat diabsorpsi dan masuklah ke sistem peredarah darah (jalur sitemik. adapun cara absorpsinya obat itu bisa dengan difusi pasif, bisa dengan transpor aktif, dengan pinositosis, dan dengan fagositosis juga bisa.

    nah kemudian setelah obat masuk ke sistemik, oleh sitem peredaran darah itulah obat itu didistribusikan, dibawa menuju ke reseptor, sebagian ke organ metabolisme (hati dan ginjal) sebagian di eksresi. distrbusi obat ini dpengaruhi sifat kelipofilan obat. n

    setelah obat sampai didistribusika ke reseptor targetnya, warfarin memberikan efek yaitu dihambatnya pembentukan fibrin dari fibrinogen, fibrin itu faktor pembekuan darah, jadi kalau fibrin dihambat pembentukannya, jadi terhambat juga pembekuan darah, sehingga darah tetap encer.

  26. Nama: Nurul miptakul jannah
    Nim: F1F117025
    Menurut saya obat yang digunakan untuk mencegah pembekuan darah yaitu Heparin dimana heparin dapat diberikan melalui intravena atau injeksi sehingga obat dapat lebih cepat bekerja. Heparin setelah diinjeksikan atau digunakan melalui intravena akan masuk langsung ke pembuluh darah sehingga akan berikatan dengan berbagai protein plasma, Kemudia akan menghasilkan efek antikoagulan, eksresi heparin dalam tubuh dilalui dengan 2 mekanisme yaitu yang pertama mekanisme cepat dilakukan oleh sel endotel dan makrofag melalui internalisasi repestor dan yang kedua yaitu mekanisme lambat melalui ginjal.

  27. Nama : Utami Putri
    NIM : F1F117003

    2. Dikumarol adalah salah satu contoh jenis obat untuk mencegah terjadinya pembekuan darah atau biasa disebut dengan antikoagulan. Obat ini merupakan jenis antikoagulan secara oral, yang mana absorpsinya ialah pada usus penyerapan atau absropsi obat ini baik namun tidak begitu sempurna serta memiliki waktu paruh atau T1/2 nya 10-30 jam. dikumarol dalam bentuk tidak aktif dimetabolisme pada hati. Obat ini didistribusikan ke aliran darah yang selanjutnya mengikat protein plasma disitulah obat ini akan mecegah pembekuan darah

  28. Nama : Eza Permata Sari
    Nim : F1F117009
    No.Soal : 2
    untuk jenis obat untuk mencegahnya terjadi pembekuan darah atau bisa juga kita sebut sebagaiobbat untuk membuat darah itu sendiri menjadi encer, yaitu saya mengambil contohnya yaitu warfarin dimana untuk warfarin itu sendiri sudah banyak juga digunnakan sebagai obat untuk mencegah terjadinya bekunya darah seperti pada orang-orang mengalami masalah pada pembuluh darahnya atau terjadinya penyumbataan seperti orang stroke dan penyakit lainya yang mengenai pembuluh daraah tersebut. untuk warfarin ini khusus pada bagian distribusinya ini tdak dapat terdistribusi secara luas karena adanya hambatan dari susu,dan kita ketahui juga bahwa warfarin ini untuk proses absorpsi nya ini cepat juga yang menyebabkan darah tersebut bisa teratasi untuk tidak terjadi membeku ataupun darah itu akan encer. dimana untuk warfarin ini sendiri ialah yang saya ketahui bahwa akan cepat dia mengalami penyebarannya dan juga dapat mempertahankan atau membuat darah itu tidaak dapat membeku. untuk itu proses dari absorpsi obat warfarin ini berkisar antara bebberapa hari yang dimana juga sesuia dengan dosis yang diberikan dan juga waktuparauhnya ataaupun t1/2 nya itu juga dapat bervariasi juga. sebagaimana dalam halnya warfarin ini dapat ataupun terdistribusi sebanyak 0,14 liter/kg volume dari distribusinya ini, ini yang menggambarkan cukup besar vollume distribusinya itu.untuk itu dapat saya simpulkan bahwa untuk distribusi volumenya ittu yaitu cukup besar dalam jumlah volumenya besar.obaat ini biasa juga dapat sebut sebagai antikoagualan yang biasanya diberikan secara rute intravena yang langsung masuk kedalam pembuluh darahnya.

  29. Nama : Eva Melisa
    NIM : F1F117012
    2. Heparin
    Dimana Heparin ini merupakan obat pengencer darah yang digunakan untuk mengatasi penggumpalan darah, obat ini bekerja dengan menghambat pembentukan zat di tubuh yang dapat menyebabkan pembekuan darah yaitu dengan meningkatkan efek serpin (serine protase inhibitor) anti thrombin (AT) merupakan factor utama heparin dalam menginhibisi dan protease koagulasi lain, factor Ha dan Xa heparin akan berikatan dengan Inhibitor dari enzim AT melalui skuennya yaitu pentasakarida sulfat. Heparin ini harus berikatan dengan antitrombin dan enzim koagulasi untuk dapat menghambat pembentukan thrombin. Sehigga terjadinya kompleks antara thrombin, antitrombin dan heparin ini akan menyebabkan inaktivasi enzim prokoagulan yang kemudian juga akan menghambat pembentukan thrombin tadi. Sayangnya Heparin ini tidak memiliki efek fibrinogen yang dapat menghancurkan klot sehingga heparin ini tidak dapat menghancurkan kllot yang sudah terbentuk.

  30. NAMA: YADELA BAHAR
    NIM: F1F117005
    2. Obat yang digunakan untuk mencegah pembekuan darah disebut dengan antikoagulan. Obat jenis antikoagulan ini bekerja dengan menghambat faktor-faktor yang berperan dalam proses pembekuan darah sehingga darah menjadi sukar membeku atau memiliki waktu yang lebih lama untuk menggumpal dari waktu normalnya. Salah satu obat dari antikoagulan ini yaitu adalah fondaparinux. Obat fondaparinux ini tersedia dalam bentuk injeksi subkutan yang disuntikkan pada jaringan lemak tepat dibawah kulit. Fondaparinux diinjeksikan secara subkutan di daerah perut. Absorpsi dari obat fondaparinux yang disuntikkan subkutan diperut biasanya dapat terjadi lama tetapi berjalan secara konstan yang dimana menyebabkan efek terapi yang ditimbulkan dari obat ini berlangsung lama pula. Distribusi dari obat ini yaitu secara perlahan karena obat berada pada jaringan lemak karena pada jaringan lemak hanya terdapat pembuluh darah yang sedikit.

  31. Yulin Rosa Rishliani

    Nama : Yulin Rosa Rishliani
    Nim : F1F117022
    Soal nomor 2, ulasan mengenai satu jenis obat pencegah pembekuan darah beserta dengan aspek terkait dengan absorbsi dan juga distribusinya .
    jawaban :
    obat untuk mencegah pembekuan darah atau biasa disebut dengan antikoagulan. contohnya salah satunya contohnya yang sering digunakan adalah heparin. heparin ini umumnya digunakan dalam bentuk injeksi. heparin disebutkan memiliki absorbsi yang buruk pada saluran gastrointestinal, itulah sebabnya heparin dikemas ke dalam bentuk sediaan injeksi dan tidak ada yang oral. maka ia akan langsung disuntikkan pada pembuluh darah vena atau langsung pada sirkulasi sistemik sehingga tidak mengalami absorbsi. kemudian, untuk proses distribusinya, heparin akan langsung didistribusikan melalui peredaran darah atau sistemik menuju pada sel targetnya (tidak melalui metabolisme hati, karena umumnya obat diberikan dalam bentuk injeksi itu agar tidak melalui first pass effect di hati yang dapat mengurangi dari efeknya). selain itu, ada pula obat seperti warfarin. warfarin ini memiliki absorbsi yang baik pada saluran gastrointestinal, ia akan di serap melalui mukus pada usus atau diabsorbsi, kemudian dia akan berada pada sirkulasi sistemik, lalu akan didistribusikan melalui peredaran darah ke hati untuk dimetabolisme kemudian senyawa aktifnya akan di edarkan menuju ke sel target agar memperoleh efek. dan metabolitnya akan dikeluarkan melalui ginjal dalam bentuk urin.

  32. NAMA : VIKI META SARI
    NIM : F1F117046

    2. salah satu jenis obat yang berfungsi untuk mencegah pembekuan darah adalah heparin dimana didalam tubuh kususnya pada aliran darah heparin akan berikatan dengan berbagai macam protein plasma lalu akan menghasilkan efek antikoagulan setelah bioavalaibilitasnya turun. ekskresi diginjal bersifat lambat, tetapi eliminasi cepat dilakukan oleh sel markofag dan sel endotel yang di meditasi oleh reseptor

  33. Obat untuk pembekuan darah atau antikoagulan salah satu contohnya yaitu warfarin.

    Aspek2 farmakokinetiknya yaitu :

    – Obat warfarin ( Tablet ) akan bekerja setelah 1 jam pemberian
    – Waktu paruhnya rata2 dalam 40 jam
    – Obat ini juga mengalami metabolisme didalam tubuh, yaitu menjadi metabolit yg inaktif di hati dan ginjal
    – Warfarin juga akan berinteraksi didalam saluran cerna, yakni absorpsi nya akan berkurang bila ada makanan didalam saluran cerna.

  34. Nama: Ririn Yosmarina
    NIM: F1F117016
    salah satu contoh dari jenis obat pembekuan darah atau yang biasa disebut dengan obat antikoagulan adalah heparin. obat ini bekrja dengan cara menghambat berbagai fungsi dari suatu faktor – faktor pembekuan darah. darah itu dapat membeku dikarenakan fibrinogen yang larut dapat berubah menjadi suatu fibrin yang tidak dapat melarut, maka dari itu darah dapat membeku. supaya obat tersebut dapat bekerja dengan efektif dlam mencegah pembekuan darah maka harus diperlukan penentuan dari dosis yang tepat. yang saya ketahui obat heparin ini tidak diabsorbsi secara oral dikarenakan biasanya obat ini diberikan secara intravena maupun secara subkutan. karena obat ini diberikan secara injeksi maka obat ini penyebarannya langsung masuk melalui pembuluh darah yang akan diedarkan ke seluruh tubuh dan berikatan dengan reseptor atau langsung bekerja pada tempat aksi untuk melakukan kerjanya yaitu mengencerkan darah yang membeku atau obat ini bekerja dengan cara menekan atau mendorong darah yang membeku sehingga darah tersebut kembali ke keadaan normal. obat heparin ini dimetabolisme dihati dan juga dieliminasi atau diekskresikan melalui ginjal yang akan terikut dalam urin hal tersebut dikarenakan obat tersebut termasuk kedalam obat – obatan yang memiliki berat molekul yang rendah sehingga dapat diabsorpsi lebih teratur pada jaringan pembuluh darah.

  35. Maya Tri Putri Pasae

    Nama : Maya Tri Putri Pasae
    NIM : F1F117048

    2.Antikoagulan adalah suatu sediaan farmasi yang digunakan untuk mencegah terjadinya pembentukan benang fibrin yang akan menyebabkan terjadinya membekuan darah. sedangkan dalam kasus ini yang diinginkan adalah agar tidak terbentuknya mekanisme pembekuan darah. nah salah satu sediaan farmasi (obat ) yang sering digunakan dalam penanggulangan antikoagulan ini yaitu Heparin.secara invivo digunakan untuk mencegah terbentuknya serta meluasnya trombus dan yang akan menyebabkan emboli. nah perlu kita ketahui bersama bahwa heparin ini tidak diperuntukkan pada absorpsi secara oral. oleh karena itu diberikan secara subkutan atau secara intravena.adapun dengan cara pemberian subkutan bioavailabitasnya juga dapat bervariasi, awalnya bekerja pada paling lambat waktu paruhnya 1-2 jam tetapi masa bekerjanya akan lebih lama. heparin dimetabolisme terutama pada hati. sebelum mengalami proses metabolisme maka terlebih dahulu obat akan mengalami proses absobsi yaitu perubahan /pemecahan molekul obat yang akan diserap dan disalurkan pada sistem sirkulasi. setelah melalui first past metabolisme maka akan di sebarkan pada sistem sirkulasi tubuh sehingga obat mampu berikatan langsung dengan agen reseptor yang ditujukan. dan setelah berikatan akan memberikan efek yang dengan kerjanya untuk pemberian secara intravena 1,2 jam sampai 5 jam. hal ini juga dapat diberikan pada pasien emboli paru dan memanjangkan pada pasien sirosis hati.

  36. NAMA : KIKY NABILA
    NIM : F1F117002
    ssetelah membaca soal no 2 ,disini saya mengambil contoh obat anti pembekuan darah yaitunya enoxaparin,dimnaa obat ini menjauhkan dan menyembuhkan sebagai obat anti pembekuaan darah sepeeti diketahui pembekuan darah membahayakan jiwa manusia.untuk absorbsi obat ini diberikan secara injeksi subkutan ,dimana obat yang diinjeksi ini dibawah kulitt lapisan kulittbperut obat yang diberikan nsecara injeksi efek terapiinya lebih cepat dikarenakan langsung diserap langsung masuk kepembuluh darah sehingga langsung disebarkan atau diantarkan kereseptorrnya ,enoxaparin ini metaabolismenya itu dihati karaena dia mnemiliki bobot molekul yang berat dimana dia dapat menembus lemak sehinggabtargetnya juga jauh ,obat ini kan injeksi jadi dia langsung didistribusikan ke saluran darah nah dia dapat bekerja langsung dia memiliki volume diistribusi yaitub sebesar4,3 liiter,obat ini mengubah protriombin ke bentukmtrombin jadintidak terbentuk fibrin jadi darah tidak mudah untuk membekuu.
    obat inii dia sangat berjasa dalam menjagaa pengaliran atau perjalanan darah supaya lancar tanpa hambatan apapun dengan merendahkan si protein sipembantu pembekuan darah.

  37. Audrey Dhinda Lara

    Nama : Audrey Dhinda Lara
    NIM : F1F117013
    2. Salah satu obat yang digunakan untuk memperlambat proses penggentalan darah ialah warfarin. Warfarin berfungsi sebagai lawan yang bereaksi untuk menahan timbulnya faktor penggumpalan dan beraktivitas di Hati. Warfarin ini akan mudah diserap dan berada di dalam sirkulasi darah dalam kurun waktu sekitar 60 menit pasca pemberian. Warfarin ini akan diproses di hati dan ginjal yang akan berganti menjadi substrat yang tidak aktif. Kebereradaannya didalam darah akan stabil jika warfarin ini dikasih dengan jalan secara oral, intramuscular dan juga intravena. Warfarin akan memberikan separuh dari efek nya selama kurang lebih 2-8 jam. Ada obat yang dapat mempengaruhi proses penyerapan dari warfarin ini sendiri yang akan memperlambat proses dari terserapnya warfarin ke dalam tubuh.

  38. salah satu contoh obat antikoagulan yaitu warfarin yang bekerja dengan cara menghambat faktor koagulasi .
    absorbsi warfarin membutuhkan waktu 4 jam untuk mencapai konsentrasi puncak. waktu puncak efek teraupetik terlihat dalam 5 -7 hari setelah terapi. durasi 1 dosis warfarin dapat bertahan 2-5 hari dan warfarin diabsorbsi melalui rute oral.
    diatribusi, volume distribusi warfarin adalah 0,14 liter/kg dan warfarrin tidak dapat didistribusikan dlam air susu. dengan adanya proses absorbsi dan distribusi warfarin tersebut maka warfarin sangat tepat digunakan sebagai obat anti koagulan karena proses absorbsi dari warfarin itu sendiri sangat cepat cepat dan komplit dalam tubuh.
    nama : imelda sandra
    nim : f1f116018
    jawaban no 2

  39. Nama : Maya Andini
    NIM : F1F117032
    obat- obat untuk mencegah pembekuan darah biasa disebut sebagai antikoagulan. salah satu obat yang biasa digunakan untuk mencegah pembekuan darah yaitu heparin karena onset kerjanya yang cepat, maka heparin digunakan sebagai pengobatan awal untuk trombosis vena dan emboli vulmonal. heparin ini tidak diabsorbsi melalui sistem pencernaan maka heparin diberikan melalui injeksi subkutan bisa juga secara infus intravena. untuk masuk kedalam tubuh heparin dapat melalaui beberapa fase, diawali dengan absorbsi atau penyerapan dan tersebar melalui jaringan tubuh dengan diperentarai oleh darah untuk dialirkan atau didistribusikan keseluruh tubuh. saat heparin masuk kepembuluh darah, ia berikatan dengan macam-macam protein plasma , misla berikatan dengan glikoprotein yang kaya akan histidin. dengan obat antikoaulan heparin ia dapat mencegah terbentuknya gumpalan darah dalam pembuluh darah. obat ini digunakan agar dapat mencegah terbentuk dan melusnya trombus dan meluasnya emboli.

  40. waode cahaya widya putri

    Nama : Waode Cahaya Widya Putri
    NIM : F1F117037

    No 2.
    Salah satu contoh obat yang digunakan untuk mencegah pembekuan darah(antikoagulan) adalah warfarin.
    – Dimana obat ini dapat diberikan secara oral ataupun intravena. Jika diberikan secara oral tentunya warfarin akan diabsorpsi melalui rute oral dimana obat dapat diabsorpsi dalam jumlah sedikit pada mulut dan lambung. Dan selanjutnya akan terus menuju usus dan akan banyak diabsorpsi diusus dibandingkan mulut dan lambung karena usus memiliki luas permukaan yang lebih luas.Setelah diabsorpsi di usus obat akan menuju ke sirkulasi sistemik . Warfarin akan mencapai konsentrasi puncak untuk memberikan efek setelah 4 jam .Sedangkan jika diberikan secara intravena warfarin tidak akan mengalami proses absorpsi karena langsung diberikan ke sirkulasi sistemik.
    – Sedangkan untuk distribusi dari warfarin, volumenya yaitu 0,14 liter/kg.Warfarin juga aman diberikan untuk ibu yang menyusui dikarena tidak didistribusi melalui ASI.
    – Selain absorpsi dan distribusi juga ada ekskresi. Dimana warfarin sebagian besar diekskresikan melalui ginjal dalam dan dieksresikan dalam bentuk urin .

  41. NAMA : NADA AFRILIA
    NIM : F1F117027

    Salah satu contoh obat antikoagulan yaitu dabigatran. Dabigatran sendiri mulai dikembangkan pada tahun 2001 sebagai obat pencegah pembekuan darah atau yang biasa disebut dengan antikoaguan sehingga obat ini mampu mencegah terjadinya penggumpalan darah yang bisa mengakibatkan resiko terjadinya serangan stroke. Absorpsinya sendiri terjadi di usus karena obat ini tergolong ke dalam yang bersifat basa proses absorbsinya pun menggunakan campur tangan dari pengangkutan eflux P-gp di mana inhibitor P-gp memodulasi dari proses ini. selain itu obat dabigatran sendiri tidak mengalami metabolisme yang dilakukan oleh p450. proses distribusi obat ini akan mengalami proses penghantaran ke seluruh jaringan setelah dilakukannya proses adsorbsi sehingga obat ini akan dihantarkan ke seluruh tubuh manusia yang akan menghal=silkan efek terapi sebagai antikoagulan. karena obat ini diabsorpsi di usus maka obat ini memiliki efek samping yang lebih pada pencernaan yaitu seperti nyeri perut, mual, muntah, serta pendarahan hebat, dan lainnya.

  42. NAMA: KRISTIN SIMAMORA
    NIM: F1F117047

    JAWABAN SAYA:
    2. Jenis obat yang saya ambil yaitu: warfarin
    Seperti yang diketahui aspek farmakokinetik itu terdiri dari absorpsi, distribusi, metabolisme, dan eliminasi. Namun, disini saya akan fokus membahas tentang absorpsi dan distribusinya. Warfarin tersedia salah satunya dalam bentuk sediaan rute oral dimana ketika warfarin pecah atau terdisintegrasi maka akan diabsorpsi di saluran pencernaan masuk ke pembuluh darah atau sistemik dimana obat ini membutuhkan waktu sekitar empat jam untuk mencapai konsentrasi atau kadar puncak dalam darah/plasma. Ketika telah masuk ke saluran sistemik, maka obat ini akan didistribusikan ke seluruh tubuh hingga mencapai sel target atau reseptor. Adapun volume distribusi warfarin yang saya baca adalah 0,14 L/Kg. Karena warfarin bersifat larut air maka warfarin dimetabolisme kebanyakan di ginjal dan sebagian kecil di hati, lalu dieksresikan melalui urin dan sebagian kecil/sedikit melalui empedu. Mekanisme warfarin dalam mencegah pembekuan darah atau dengan kata lain mengencerkan darah yaitu: mengurangi efek kerja faktor pembekuan darah dengan cara mengurangi pembentukan atau produksi dari protein yang bekerja sebagai faktor-faktor pembekuan darah. Salah satu contoh kerjanya adalah dengan menghambat kerja dari vitamin K sehingga ketika terjadi luka atau trombosit pecah maka darah akan lebih sukar/lama membeku akibat aktifnya faktor koagulasi darah.

  43. Asima Widyawaty Sinurat

    nama : Asima Widyawaty Sinurat
    nim : F1F117007

    2. menurut saya obat untuk mencegah pembekuan darah salah satunya adalah heparin. hepari merupakan antikoagulan yang terjadi secara alamiah yang diproduksi oleh basofil dan sel mast.
    Farmakokinetik : saat memasuki aliran darah heparin berikatan dengan protein plama seperti glikoprotein, platelet, dll. bioavaibilitas heparin akan turun dan menghasilkan efek antikoagulan.
    Absorbsi : heparin tidak diabsorbsi secara oral, karena pemberiannya secara intravena dan sub kutan. pemberian sub kutan bioavaibilitasnya bervariasi, mula kerjanya lambat 1-2 jam tetapi masa kerjanya lama sedangkan secara intravena mula kerjanya cepat hanya dalam beberapa menit, lama kerjanya singkat.
    Distribusi :heparin didistribusi tidak melalui plasenta dan tidak terdapat pada air susu ibu . ikatan dengan protein sangat tinggi.
    Metabolisme : heparin dimetabolisme di hati, waktu paruhnya tergantung dosis yang digunakan.
    Ekskresi : heparin dapat diekskresikan melalui urin. ekskresi heparin dapat melalui dua mekanisme yaitu pertama, eliminasi cepat dilakukan oleh sel endotel dan makrofag melalui internalisasi yang dimediasi oleh reseptor dan yang kedua, eliminasi lebih lambat yakni ekskresi oleh ginjal.

  44. Rahmila Yuni Astika

    2. Nama : Rahmila Yuni Astika
    NIM : F1F117018
    salah satu jenis obat untuk mencegah pembekuan darah yaitu Clopidogrel/Plavix. dimana obat ini generasi kedua dari golongan Thienopyridine, kerjanya dengan menghambat Adenosine Diphosphate (ADP)dengan cara mengikat reseptor P2Y12 pada permukaan trombosit. obat ini dimetabolisme di hati dan hanya sekitar 15% saja yang menajadi metabolit aktif. jadi Plavix / Clopidogrel adalah obat golongan antiagregasi trombosit atau dikenal dengan antiplatelet kerja dari obat ini sekaligus menghambat aktivasi glikoprotein GPIIb/IIa yang dimediasi oleh ADP. perlu diketahui sebelumnya bahwa anti platelet merupakan obat yang menurunkan agregasi platelet serta penghambatan terbentuknya thrombus di sirkulasi arteri, sehingga obat ini memiliki aktivitas sebagai pencegah pembekuan darah. obat ini diabsorbsi di hepar, dimana obat ini dimetabolisme menjadi 2-oxo-clopidogrel, dimana senyawa ini merupakan metabolit aktif. metabolit aktif inilah yang berikatan secara kuat pada reseptor ADP di trombosit, sehingga mencegah terjadinya agregasi dari trombosit. adapun enzim yang memetabolisme obat ini yaitu Sitokrom P-450 (CYP2C19). berdasarkan uji in vitro bahwa pemberian 75 mg/hari dapat terjadinya penghambatan agregasi trombosit yang mulai terlihat sejak hari pertama dilakukan terapi.obat ini diabsorbsi cepat setelah pemberian oral dengan waktu paruh 1 jam. distribusi dari obat ini dimana clorpidogrel dan metabolit utamanya dapat berikatan secara reversible atau dapat kembali kesemula dengan protein plasma sebesar 98% dan 94%. adapun eliminasi dari obat ini sekitar 50% akan dieksresikan melalui urin dan sekitar 46% melalui feses. indikasi dari obat ini yaitu digunakan untuk pencegahan penyakit iskemik vaskuler pada pasien dengan gejala aterosklerosis. salah satu efek sampingnya yaitu sakit kepala, nyeri dada, ruam kulit, resiko pendarahan dan lain-lain.

  45. Indah Sari
    F1F117010

    Contoh dari obat untuk mencegah pembekuan darah yaitu dari golongan heparin contohnya adalah Nadroparin. Nadroparin ini merupakan obat yang biasanya berfungsi dalam operasi atau pembedahan. Yang mana nadroparin ini bekerja dengan cara mencegah DVT ( Deep Vein Thrombosis), yaitu keadaan dimana terjadinya penggumpalan darah dari pembentukan selama hemodialisis,
    yang termasuk berbahaya dan terjadi didalam pembuluh darah di kaki.

    Absorbsi Nadroparin ini tidak secara oral, melainkan subkutan ataupun intravena. Nadroparin ini di metabolisme secara cepat di hati karena memiliki sifat lipofilik. Nadroparin ini memiliki berat molekul yang rendah dan memiliki waktu paruh (t1/2) yang lebih panjang daripada heparin standar, nadroparin ini akan diekresikan dalam bentuk yang utuh dengan melalui urin apabila digunakan dalam dosis besar secara intravena (iv).
    Nadroparin ini diberikan secara intravena atau subkutan yang artinya langsung masuk ke dalam sistem sirkulasi darah tanpa melalui saluran gastrointestinal (G.I). Pemberian nadroparin dengan cara subkutan memiliki bioavailbilitas yang bervariasi, mula kerjanya lambat antara 1-2 jam tetapi dengan masa kerja yang lebih lama.

  46. Contohnya yaitu heparin . Heparin dapat di berikan melalui rute pemberia n sperti injeksi subkutan. Heparin di dalam tubuh dapat diabsorbsi 1-2 jam setelah penyutikan . Heparin memiliki ikatan yang sangat tinggi dengan protein. Obat anti koagulan seperti heparin tidak didapatkan dalam air susu ibu . Heparin ini merupakan obat yang memiliki bm tinggi sehingga proses metabolismenya terjadi cepat di hati

  47. Nama :Jenia Milandari
    NIM : F1F116029
    Contoh obat antikoagulan salah satunya adalah Heparin.
    Absorpsi Heparin :
    Heparin diberikan secara SUBKUTAN atau INTRAVENA. Pemberian secara subkutan mula kerjanya lambat berkisar antara 1 sampai 2 jam akan tetapi cara kerja atau masa kerjanya lebih lama. secara intravena kebalikan dari subkutan yakni terapi obatnya cepat masa kerja obatnya singkat.
    Distribusi heparin :
    Ikatan antara heparin dengan protein sangat tinggi sehingga heparin tidak melalui plasenta dan tidak terdapat dalam ASI (Air Susu Ibu).

  48. Nama : Nur Halimah
    NIM : F1F117033
    Salah satu jenis obat antikoagulasi (pencegah pembekuan darah) yaitu warfarin, dimana warfarin dapat mengubah vitamin K menjadi bentuk yang tereduksi dan dapat mengurangi jumlah faktor pembekuan darah.warfarin yang tablet atau oral ,sangat cepat diserap oleh tubuh (terabsorbsi) membutuhkan waktu 4 jam untuk dapat mencapai efek puncak. Efek pencegah pembekuan darahnya bisa selama 1 hari hingga 72 jam,vol distribusi warfarin sebesar 0,14liter/kg.

  49. Nama : Maryani
    NIM: F1F117044
    SOAL NO 2:

    Warfarin. Warfarin per oral ini diabsorbsi secara sempurna dan tepat melalu saluran pencernaan. Didalam plasma obat warfarin ini diikat dengan sangat erat oleh albumin plasma. dalam waktu 1 jam setelah diminum warfarin ini telah mencapai kadar puncak didalam darah, hanya saja untuk efek antikoagulannya baru dapat dicapai setelah 12 sampai 16 jam yang berlangsung selama 4 sampai 5 har. Warfarin ini metabolismenya dilakukan dihati waktu paruhnya adalah 40 jam. Obat yang digunakan sebagai antikoagulan oral dapat berbahaya bagi janin apabila dikonsumsi oleh ibu hamil ataupun pada bayi yang baru lahir.

  50. Seperti yang diketahui darah membeku karena faktor ion kalsium, vitamin K, yang menyebabkan pembentukan trombin menjadi fibrinogen dan terbentuklah benang-benang fibrin. Oleh karena itu, salah satu obat yang mencegah pembekuan darah atau antikoagulan. Ada 3 macam antikoagulan diantaranya, 1. Heparin, 2. Antikoagulan oral dan yang terakhir, 3. antikoagulan yang bekerja dengan mengikat ion kalsium. Nah, pada ketiga jenis tersebut tentu aspek farmakokinetiknya berbeda, namun tujuan utamanya sama yaitu sebagai antikoagulan. Janis obat yang akan nurul kupas adalah, 1. Heparin, adalah obat antikoagulan yang suntikan dimana bekerja cepat dan sering digunakan untuk pada kasus penghambat pembentukan trombus. Sifat dari heparin ialah asam sulfat dan asam karboksilat. Proses farmakokinetiknya, Saat memasuki aliran darah, heparin berikatan dengan berbagai protein plasma,diabsopsi sehingga bioavaibilitas heparin akan turun dan menghasilkan efek antikoagulan selanjutnya dieksresi di ginjal.ketika heparin harus diberikan secara parenteral karena heparin mudah melewati membran, dimana proses ini langsung diabsorpsi oleh pembuluh darah dengan cara terikat dengan antitrombin III menyebabkan efek antikoagulan yang cepat. ketika heparin berikatan dengan antitrombin III terjadilah perubahan bentuk yang memudahkan anti trombin menyatu dengan menghambat trombin.

    1. ini jawaban no. 2 pak

  51. Nama : Monic Sri Cahnia
    Nim : F1FII7019

    Salah satu jenis obat yang dapat digunakan untuk mencegah pembekuan darah yaitu warfarin. warfarin digunakan secara oral melalui mulut. warfarin akan mencapai konsentrasi puncak pada waktu 4 jam, dan efek antikoagulan nya akan timbul dalam waktu 24 jam sampai 72 jam setelah obat masuk kedalam tubuh. obat antikoagulan ini didistribusikan kehati dan akan dimetabolisme di hati untuk menghambat faktor pembekuan darah, salah satunya adalah vitamin K. dimana vitamin K merupakan vitamin yang mengaktifkan protein pembekuan darah. warfarin di ekresikan di ginjal melalui urin.

  52. Warfarin sebagai salah satu obat untuk mencegah pembekuan darah yang di absorbsi pada saluran Gastro Intestinal,pada dosis tinggi waktu paruh dari warfarin lebih lama dari pada obat antikoagulan lain seperti heparin. warfarin dapat menyebabkan efek pendarahan hebat jika dikonsumsi pada dosis yang terlalu tinggi, warfarin dieksresikan melalui ginjal. didistribusi pada pembuluh darah arteri.

  53. NAMA : ROZA EFDA NIKA
    NIM : F1F117004
    JAWABAN NO 2
    Jadi pada dasarnya obat pencegah pembekuan darah merupakan obat yang disebut dengan obat anti koagulan, saya mengambil contohnya obat antikoagulan golongan warfarin, warfarin ini merupakan salah satu obat yang bekerja dalam pembekuan darah .
    1. Absorbsi
    Obat warfarin merupakan obat pembekuan darah yang biasanya diberikan secara oral. Berarti jika diberikan secara oral maka otomatis akan di serap disaluran pencernaan, obat ini diserap dengan cepat sehingga efek kerjanya juga akan cepat, dan biasanya setelah mengkonsumsi obat warfarin ini akan bekerja mulai 24 jam setelah minum. Pada waktu 24 jam tersebut efek mulai memberikan efek tetapi juga tergantung dosis yang diberikan, dan biasanya efek puncaknya bisa mencapi 5 hari, tetapi kalau dosis yang besar bisa mencapai 1 minggu.
    2. Distribusi
    Obat ini distribusi kedalam tubuh setelah memasuki saluran pencernaan dan kemudian akan masuk ke saluran sistemik, sehingga terdistribusi ke dalam darah yang dapat mencegah pembekuan darah. Namun adakalanya obat ini tidak bisa terdistribusi dengan baik karena meminum kalsium seperti air susu, volume distribusinya tergantung pada dosis yang diberikan biasanya dengan dosis yang normal terdistribusi lebih kurang 0,14 atau sampai 0,15 liter/kg.

Tinggalkan Balasan ke kiky nabila Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Syamsurizal © 2019 Frontier Theme