Syamsurizal

頑張れば 難 でも できる

UJIAN AKHIR  SEMESTER

        UJIAN AKHIR  SEMESTER

 

MATAKULIAH   : KIMIA MEDISINAL

DOSEN                : Dr. Syamsurizal, M.Si

KELAS                  : Reguler/online

HARI/TANGGAL: Jumat, 13 Desember  2019

WAKTU               : 20.00 -10.0 WIB

 

Petunjuk:

  1. Anda diizinkan membuka buku, laptop atau akses internet TETAPI ANDA DILARANG MENCONTEK JAWABAN TEMAN ANDA dan mengcopy Informasi yang anda akses di google, yahoo dsb. Bila terbukti diketahui dimana indeks similirity-nya melebihi 15% maka anda dinyatakan GAGAL dalam matakuliah ini.
  2. Anda menjawab harus berutan, satu soal paling lama 30 menit. Keterlambatan upload jawaban menjadikan anda bisa gagal pada ujian ini

===================================================================

 

  1. Jelaskan berbagai kemungkinan interaksi  farmakodinamik  yang anda pahami dari Asam Mefenamat sebagai analgesik.
Updated: Desember 13, 2019 — 19:59

60 Comments

Add a Comment
  1. nabila ayuni putri

    Nama: Nabila Ayuni Putri
    NIM: F1F117039

    1.interaksi farmakodinamik asam mefenamat dapat mempengaruhi kerja obat dan juga efek optimal dalam menyembuhkan contoh nya seperti warfarin yang digunakan untuk anti pembekuan darah, atau kortikosteroid dan yang lain dapat menyebabkan perdarahan atau kondisi tubuh dimana individu tersebut akan kekurangan darah yang ada di lambung

  2. Baiklah saya akan menjawab pertanyaannya, asam mefenamat merupakan salah satu bagian dari jenis atau contoh obat analgesik yang termasuk ke dalam golongan obat analgesik non opiod atau bukan narkotik dengan mekanisme kerja yaitu dengan melakukan penghambatan kerja dari enzim sikloogsigenase atau yang biasa di singkat dengan COX dengan melakukan duatu aksi pemblokan prostaglandin, untuk asam mefenamat sendiri lebih cenderung melakukan penghambatan kerja pada COX-1 dan COX-2, namun asam mefenamat ini sendiri memiliki aktivitas yang lebih cenderung menghambat COX-1 sehingga ia memiliki efek yang lebih kuat dari pada obt golongan non opioid lainnya.

  3. NAMA : SRI DELVIA PUTRI
    NIM : F1F117041
    1. asam mefenamat untuk analgesik,analgesik digunakan untuk pereda nyeri. asam mefenamat termasuk golongan AINS untuk meredakan nyeri dan interaksi farmakodinamik dengan cara menghambat dari enzim siklooksigenase.

  4. Nama : Utami Putri
    Nim : F1F117003

    1. Analgesik dari asam mefanamat ,interaksi farmakodinamiknya adalah dihambatnya suatu COX-1 atau siklooksigenase-1 sehingga pada asam mefanamat memicu timbulnya efek analgesik atau sebagai anti nyeri.

  5. obat asam mefenamat merupakan suatu obat yang berfungsi sebagai analgesik atau yang sering kita sebut dengan penghilang rasa nyeri. asam mefenamat bekerja dengan cara menghambat enzim siklooksigenase. dimana enzim siklooksigenase terdiri dari dua yaitu COX-1 dan COX-2. dimana siklooksigenase 2 berfungsi untuk menghasilkan prostaglandin di dalam tubuh. dimana prostaglandin salah satu faktor pemicu rasa nyeri. apabila COX-2 dihambat maka secara otomatis prostaglandin akan dihambat dan rasa nyeri akan berkurang. namun prostaglandin berfungsi dalam pemicu pembentukan mukus pada lambung yang berfungsi untuk melindungi dinding lambung dari asam lambung yang dapat mengiritasi. maka dari itu asam mefenamat memiliki efek farmakologi sebagai penghilang rasa nyeri namun dapat mengakibatkan efek samping yaitu iritasi pada lambung. maka dari itu asam mefenamat hanya dapat dikonsumsi sampai nyeri hilang saja. asam mefenamat tidak dapat dikonsumsi terus menerus karena dapat menyebabkan iritasi pada lambung. asam mefenamat juga bekerja dengan cara menembus membran yang bersifat lipofilik sehingga asam mefenamat bekerja dengan baik apabila asam mefenamat bersifat larut lemak atau lipofilik.

  6. NAMA : SRI DELVIA PUTRI
    NIM : F1F117041
    1. asam mefenamat untuk analgesik untuk pereda nyeri. asam mefenamat termasuk golongan AINS untuk meredakan nyeri dan interaksi farmakodinamik dengan cara menghambat dari enzim siklooksigenase.

  7. rofifah dhia savira

    NAMA: Rofifah Dhia Savira
    NIM : F1F117040
    dimana analgesik ini merupakan obat yang di gunakan untuk mengurangi rasa nyeri atau sakit yang di timbulkan akibat berbagai rangsangan pada tubuh manusia.salah satu dari obat analgesik ini asam mefenamat atau obat anti nyeri yang dimana termasuk golongan NSAIDS kebanyakan obat golongan ini menghambat sintesis prostaglandin.interaksik yang akan ditimbulkan terjadinya asma.dimana memiliki efek kerjaseperti menghambat kemotoksis serta tidak mengganggu fungsi platelet dan fungsi sistem percernaan.

  8. Kemungkinan interaksi Asam Mefenamat yang saya pahami :
    – Asam Mefenamat termasuk keddalam golongan NSAID, bekerja sebagai anti radang glukokortikoid yang menghambat pembebasan asam arakidonat dan menghambat sintesis protagladin.
    – Asam Mefenamat bekerja dengan memblok aktivitas enzim sikooksigenase dalam tubuh.
    – Enzim Siklooksigenase tadi akan menghasilkan PG (Prostaglandin) untuk merespon dari adanya kerusakan jaringan atau luka sehingga terjadinya rasa nyeri atau radang.

  9. Menurut saya asam mefenamat dapat memyebab kan kerusakan pada lambung tetapi efek samping dari asam mefenamat yang terjadi mual muntah apabila di gunakan secara berlebihan salah satu mekanisme kerja asam mefenamat adalah obat yang di gunakan untuk menghilangan rasa nyeri ringan dan dapat di gunakan untuk penderita sakit gigi dan sakit kepala.bila obat asam mefenamat di gunakan dengan obat lain dapat menyebab kan interaksi yang terjadi yaitu mengurangi efek kerja obat dan bisa juga dapat menyebabkan efek samping yang berbahaya.

  10. Rahmila Yuni Astika

    1. Interaksi farmakodinamik merupakan interaksi antara obat yang bekerja pada sistem reseptor, tempat kerja atau sistem fisiologik yang sama sehingga terjadi efek yang aditif, sinergistik atau antagonistik tanpa adanya perubahan kadar plasma ataupun profil farmakokinetik lainnya. Dapat diketahui bahwa asam mefenamat dapat menghilangkan rasa nyeri seperti nyeri otot, sendi dan lain-lain.asam mefenamat ini tergolong obat NSAID, dimana obat ini terikat sangat kuat pada protein plasma yaitu 98,53%, sehingga perlu diperhatikan interaksi obat ini terhadap obat lainnya salah satunya yaitu obat antikoagulan. asam mefenamat bekerja sebagai inhibitor kompetitif dari siklooksigenase 2 (Cox-2), dimana diketahui bahwa cox-2 merupakan kontributor utama pada efek farmakologi golongan anti inflamasi nonsteroid (AINS). disini kerja dari asam mefenamat ini dengan memblok atau menghambat aktivitas dari siklooksigenase ini, sehingga secara tidak langsung pembentukan prostaglandin pun juga akan terhambat. diketahui bahwa prostaglandin ini pemicu kerusakan jaringan sehingga adanya rasa nyeri pada luka.

  11. Nama : Yesi Nursofia
    Nim : F1F117001

    Jawaban No 1.
    farmakodinamik yaitu sebagaimana telah diketahui bahwa farmakodinamik adalah yang bersangkutan langsung dengan yang namanya sel, organ, dan kerusakan yang terjadi menyeluruh pada tubuh manusia. interaksi farmakodinamiknya obat ini yaitu dapat mengakibatkan bahaya bagi pasien jika penggunaannya tidak tepat, melewati dosis dan tidak sesuai anjuran dokter karena dapat menyebabkan ulkus atau iritasi yang parah pada sistem gastro intestinal terutama lambung.kemudian dapat berbahaya bagi sistem peredaran darah karena menyerang medulla osea yang memproduksi sel darah pada manusia.

  12. Rike Yusriyyah Turi

    Nama : Rike Yusriyyah Turi
    NIM : F1F117006
    1. interaksi farmakodinamik merupakan interaksi sinergis ataupun antagonis antar obat dengan efek farmakologis yang sama. secara farmakodinamik, asam mefenamat mengikat COX-1 dan COX-2 yang mengakibatkan terhambatnya pembentukan prostaglandin. asam mefenamat dapat berinteraksi secara farmakodinamik dengan beberapa obat-obatan seperti warfarin. metabolisme warfarin dapat menurun jika dipakai bersamaan dengan asam mefenamat. asam mefenamat juga dapat berinteraksi dengan trimethroprim. metabolisme dan nilai klirens dari trimethroprim dapat menurun jika dikonsumsi bersamaan dengan asam mefenamat. asam mefenamat dapat menurunkan efektivitas dari obat-obat ACE-inhibitor seperti captropil dan juga obat-obat diuretik seperti furosemid dan hidroklortiazid.

  13. Asam mefenamat menurut saya karena namanya asam jadi obat ini bersifat asam dan dapat berinteraksi farmakodinamiknya yaitu dapat menyebabkan salah satunya asam lambung, jadi disini disarankan bahwa mungkin orang orang yang mempunyai riwayat atau penyakit maag kemungkinan agak sedikit tidak disarankan untuk konsumsi keseringan, gunakannya seperlunya saja. Karena menurut saya asam mefenamat itu kemampuannya paling menonjol untuk membuat atau bahkan akan merangsang sakit atau iritasi pada mukosanya lambung, berbagai efek samping dapat ditimbulkan dari asam mefenamat pada saluran gastrointestinal khususnya lambung. Selanjutnya itu juga asam mefenamat dapat menyebabkan rasa ngantuk, jadi lebih baik agar kita tidak mengkonsumsi asam mefenamat kalo kita akan mengendarai kendaraan, sebaiknya dihindari dulu, lalu asam mefenamat juga kemungkinan itu bisa membuat kita merasakan efeknya pada sakit kepala, karena asam mefenamat ini termasuk obat keras maka kita harus bijak dalam pemakaiannya, harus sesuai anjuran dokter, atau bahkan harus sesuai resep, tidak boleh sembarangan intinya. Asam mefenamat ini dia bekerja dapat menghambat enzim siklooksigenase yaitu tentang enzim nyeri yang berhubungan dengan prostaglandin.

  14. Menurut saya pak,
    Interaksi daripada obat asam mafenamat secara farmakodinamik yaitu ada dua :
    1. Interaksi obat dengan obat lain
    – Asam mafenamat dapat berinteraksi dengan turunan hidantoin yakni dapat meningkatkan efek samping
    – Asam mafenamat dapat berinteraksi dengan obat lain yg juga sama2 memiliki efek pada lambung yaitu meningkat kan efek pada lambunng itu sendiri

    2. Interaksi obat dengan makanan
    – yaitu dapat mengurangi daripada waktu absorpsi dari obat tersebut didalam tubuh
    – Terutama pada masa kehamilan dan ibu yg sedang menyusui yg
    – Pada ibu hamil dapat menyebabkan kontraksi di uterus

  15. Nama : Nagya Novraska
    NIM : F1F115044

    menurut saya, interaksi farmakodinamik merupakan suatu interaksi antara efek famakologi terhadap reseptor yang sama atau terjadi pada suatu obat terhadap fisiologis yang sama. dimana interaksi yang kemungkinan terjadi pada asam mefenamat ialah pada saat pengkosumsium asam mefenamat bersamaan dengan analgetik turunan asam salisilat yaitu aspirin, hal ini dapat meningkatkan efek asam mefenamat oleh kompensisi asam obat pada pembersihan tubulus ginjal.

  16. Indah Sari
    F1F117010

    Mefenamic acid atau yang sering dikenal dengan asam mefenamat ini adalah termasuk golongan obat NSAID yang mana obat ini memiliki fungsi untuk meredakan nyeri, seperti yang biasanya perempuan gunakan saat sedang haid, atau pereda sakit gigi dan sakit kepala. Asam mefenamat ini kerjanya dengan cara menghambat kerja dari enzim COX atau siklooksigenase yang merupakan suatu enzim yang berfungsi pada proses pembentukan prostaglandin yang terbentuk ketika terjadinya luka sehingga dapat menjadi penyebab dari rasa sakit dan peradangan. Asam mefenamat atau mefenamic acid ini termasuk obat anlgesik yang artinya dapat meredakan rasa nyeri. Oleh karena itu kerjanya menghambat kerja dari enzim sikloosigenasi atau COX yang menyebabkan pembentukan dari prostaglandin menjadi terhambat dan lebih sedikit sehingga dapat mengurangi nyeri, rasa sakit dan peradangan.
    Jadi dapat dirangkum bahwa mekanisme kerja dari asam mefenamat ini yaitu:
    Sebagai inhibitor atau menghambat terjadinya sintesa dari prostaglandin dalam tubuh yaitu dengan dihambatnya enzim COX (Siklooksigenase) sehingga mempunyai efek analgesik, antipiretik ataupun antiinflamasi (peradangan). Kerja dari asam mefenamat ini reversibel yaitu menghambat enzim COX 1 dan 2 yang mengikat dan menghambat reseptor prostaglandin yang mana reseptor ini memiliki peranan sebagai mediator utama dalam peradangan yang terjadi, oleh karena itu sementara nyeri sementara dapat dikurangi karena kerjanya sebagai analgetik juga.

  17. Yulin ROsa Rishliani

    Nama : Yulin Rosa Rishliani
    NIM : F1F117022
    No. 1 :
    asam mefenamat merupakan analgetik yaitu analgetik non opioid bagain anti radang bukan steroid atau anti inflamasi non steorid. turunan dari n-arilantranilat. turunan ini digunakan utnuk mengobati nyeri yang ringan hingga berat. disebutkan adanya penambahan gugus orto-metil pada sturktur asam mefenamat dapat menambah aktivitas analgesiknya. maksud dari orto-metil ini adalah ketika subtituen yaitu metil terikat pada posisi 1 dan 2 (orto)

  18. Kris Enjelika Tamba

    Nama : Kris Enjelika Tamba
    NIM : F1F117042

    jawaban soal no 1 :
    Farmakodinamik dari asam mefenamat sebagai analgesik dapat dikatakan kerja utamanya adalah menghambat sintesis prostaglandin dikarenakan asam mefenamat merupakan golongan dari NSAIDS atau nonsteroidal antiinflammatory drugs , asam mefenamat menghambat sintesis prostaglandin dengan menghambat siklooksigenase-1 dan siklooksinegase-2 , selain itu asam mefenamat juga sebagai penghambat kemotaksis , memperbarui aktifitas dari limfosit T menghasilkan limfokin dan mengurangi vasodilatasi yang disebabkan oleh peradangan, asam mefenamat juga menghambat agregasi dari neutrofil dan meminimalkan aktivitas dari sitokin pro inflamasi dengan contoh TNF dan IL-1

  19. Chassa de Floris Siregar

    Nama : Chassa de Floris Siregar
    NIM : F1F117026

    Seperti yg kita ketahui, asam mefenamat (mefenamat acid) termasuk dalam golongan obat anti nyeri seperti nyeri pada kepala, gigi, otot, sendi, ketika dan menjelang masa menstruasi (haid) dengan mekanisme menghambat aktivitas 2 isoenzim siklooksigenase dalam memproduksi prostaglandin. Dimana reseptor pada prostaglandin sintetase COX-1 dan COX-2 tersebut diikat sehingga menghambat produksi dari prostaglandin tersebut. Namun, pada dasarnya asam mefenamat ini lebih kuat mengikat COX-1 dibandingkan COX-2 sehingga efek antinyeri nya lebih dominan dibandingkan efek anti inflamasi. Asam mefenamat ini juga dapat mengubah aktivitas sistem imun sel limfosit T dalam memproduksi limfokin, mengurangi vasodilatasi akibat peradangan, dan menghambat agregasi sistem imun granulosit neutrofil.

  20. Nama : Raudhatul Jannah
    Nim : F1F117035

    Soal nomor 1.
    Asam mefenamat sebagai obat analgesik. Dengan cara menghambat pembentukan prostaglandin dengan menghambat cox-1 dan cox 2. Prostaglandin terbentuk karena terjadi luka sehingga menyebabkan timbul rasa nyeri dan peradangan. Asam mefenamat lebih kuat menghambat c0x 1 maka dari itu asam mefenamat memiliki efek anti nyeri lebih besar daripada antiinflamasi. Asam mefenamat termasuk golongan NSAID

  21. NAMA : LISMIATI
    NIM : F1F117011
    1. jadi farmakodinamik dari obat yang bernama asam mefenamat ini dalam perannya untuk efek analgetika pada pasien yaitu dengan cara kerjanya pada tubuh yang sebenarnya hampir mirip dengan obat-obat dari golongan anti inflamasi non steroid dimana asam mefenamat bekerja pada penginhibisian enzim siklooksigenase baik enzim yang tipe 1 maupun 2, dan karena sama-sama menghambat kedua enzim itu, hasilnya yaitu terhambatlah juga terbentuknya si prostaglandin. Nah yang berbeda dari obat asam mefenamat dengan obat yang tergolong anti inflamasi nonsteroid ada tentunya, yaitu lebih cenderung efektif atau kuat dalam menginhibisi enzim siklooksigenase-1 daripada siklooksigenase-2nya. nah kekuatan penghambatan ke enzim sklooksigenase-1 itu lah yang menonjolkan aktivitas efek anti nyeri atau analgetika dari obat asam mefenamat ini, jadi bukan lebih ke arah anti inflamasi efeknya untuk pengobatan.

  22. Nama : Maryani
    NIM: F1F117044

    SOAL NO 1 :
    Asam mefenamat berhenti pada COX-1 dan COX-2 karena hal tersebutlah pembentukan prostaglandin terhambat. Tetapi dikarenakan asam mefenamat lebih kuat beristirahat pada COX-1 dari pada di COX-2 sehingganya memiliki efek sebagai anti nyeri yang lebih besar dari pada efek antiinflamasi.

  23. rofifah dhia savira

    NAMA: ROFIFAH DHIA SVIRA
    NIM: F1F117040
    dimana analgesik merupakan suatuobat yang dapat mengurangi rasa sakit dan nyeri. salah satu obatnya adalah asammefenamat yang dimana tergolong obat NSAID ini bekerja dengan menghambat COX dan bekerja reversible dimana tidak mengganggu platelet dan fungsi pencernaan serta menurunkan sensativitas pembuluh darah

  24. Asima Widyawaty Sinurat

    nama : asima widyawaty sinurat
    nim : F1F117007

    1. menurut saya, interaksi farmakodinamik dari asam mefenamat sebagai analgesik yaitu asam mefenamat termasuk kedalam golongan NSAID yang bekerja sebagai penghambat sintesis prostaglandin sehingga asam mefenamat dapat menghilangkan rasa nyeri. asam mefenamat juga memiliki efek anti inflamasi. asam mefenamat juga digunakan untuk anestesi yaitu untuk menghilangkan rasa nyeri akut pada pasien

  25. NAMA: YADELA BAHAR
    NIM: F1F117005
    1. Interaksi farmakodinamik dapat terjadi jika terdapat beberapa obat yang dikonsumsi bersaamaan atau berdekatan waktu konsumsinya dan bekerja pada tempat atau reseptor yang sama pada tubuh sehingga akan menghasilkan efek yang dapat meningkat atau mungkin dapat berlawanan antara satu dan yang lainnya. Misalnya jika asam mefenamat dikonsumsi bersamaan dengan ibu profen dalam suatu formula yang sama, maka efek dari analgesik dari kedua obat tersebut akan meningkat karena ibu profen juga sebagai analgetik. Asam mefenamat dapat menyebabkan tukak lambung, sehingga konsumsi antasida bersamaan dengan asam mefenamat akan memberikan efek yang berlawanan atau antagonisn yang dapat mungkin mengakibatkan antasida tersebut tidak memberikan efek terapi terhadap lambung.

  26. NAMA : VIKI META SARI
    NIM : F1F117046

    Interaksi farmakodinamik dari asam mefenamat sebagai analgesik menurut yang saya pahami adalah yaitu seperti yang kita ketahui bahwa asam mefenamat menghambat COX-1 dan COX-2 sehingga asam mefenamat menghambat pembentukan dari prostaglandin, dimana kita ketahui bahwa prostaglandin adalah mediator utama peradangan, jadi jika prostaglandin dihambat maka nyeri yang dirasakan akan berkurang atau bahkan akan hilang.

  27. Arion Parasian Manullang

    Nama :Arion Parasian Manullang
    NIM :f1f117023

    1.Adapun interaksi farmakodinamik dari obat asam mefenamat sebagai analgesik yaitu asam mefenamat pertama kali menghambat COX-1 dan COX-2 setelah terhambatnya COX-1 dan COX-2 maka secara langsung akan menghambat pembentukan prostaglandin.Diantara kedua COX-1 dan COX-2 disini yang paling kuat menghambat adalah COX-1 sehingga mempunya efektivitas nyeri yang sangat besa dibandingkan COX-2.
    salah satu contoh interaksi obatnya adalah Acenocoumarol yaitu asam mefenamat dapat meningkatkan efek antikoagulan dari acenocoumarol.

  28. Audrey Dhinda Lara

    Nama : Audrey Dhinda Lara
    NIM : F1F117013
    1. Asam mefenamat ini termasuk kedalam golongan obat yang biasa digunakan untuk mematikan rasa nyeri karena asam mefenamat ini sendiri masuk dalam kelompok obat yang di sebut dengan analgetik. Asam mefenamat ini dimasukkan kedalam kelompok obat yang tidak menyebabkan kecanduan atau masuk kedalam kelompok analgetik non-narkotik. Asam mefenamat ini berfungsi dengan membatasi kegiatan dari prostaglandin yang dibentuk. Prostaglandin ini akan muncul waktu terjadinya kerusakan atau luka yang akan menimbulkan reaksi nyeri. Asam mefenamat ini akan membatasi hasil dari cox akibatnya prostaglandin yang dihasilkan akan sedikit dan sakit nyeri yang ditimbulkan pun akan sedikit.

  29. Nama : Wahyudi
    NIM : F1F117028

    1. Asam mefenamat merupakan obat golongan NSAID (nonsteroid antiinflamasi drug), asam mefenamat bekerja dengan memblok enzim siklooksigenase, yaitu enzim yang memproduksi prostaglandin, yang berperan dengan rasa nyeri, peradangan, dan pembengkakan,, sehingga raa nyeri nya hilang karena efek obat tersebut,, yang berguna untuk menghilangkan rasa nyer seperti nyeri pada sakit gigi, nyeri otot, sakit kepala, nyeri dari inflamasi dan nyer nyeri lainnya
    – Interaksi Asam mefenamat dgn litium dapat membuat turun ekresi dari litium (meningkatkan toksisitas

  30. Nama: Eza Permata Sari
    Nim : F1F117009
    NO. sOAL : 1
    sebagaimana yang telah kita pelajari dikimiamedisianal tentang analgetik,untuk contoh obat yang dapata kita ambil adalah asam mefenamat yang kita ketahui banyak digunakan oleh sebagian besar orang maupun konsumen untuk analgetik ataupun pereda nyeri yang sebagaimana telah kita pelajari bahwa asam mefenamatini salah satu contohnya untuk pereda nyeri maupun biasa disebut dengan analgetik sendiri.Sebagaimana dilihat dalam kutipan maupun rujukan dalam literatur dimana asam mefenamatitu termasuk jugakedalam golongan obat yaitu NSAID,Yang berperan dalam menghalangi dalam proses pembentukan maupun penghasilan dari prostaglandin itu sendiri.biasa pada orang awam sering menggunakan asam mefenamat itu sendiri untuk dijadiakan obat sakit gigi maupun yang sering kita derita seperti nyeri-nyeri ringan maupun migrain,yang mana hal ini jika dikonsumsi secara terrus menerus maka seseorang tersebut akan mengalami kerusakan organ yang salah satunya adalah orrgan ginjal yang mana mengkonsumsi secara terus memnerus pada waktu berkepanjaanagan. untuk itu dapat disini kita ketahui untuk mencegah untuk penggunaan obat yang berkepanjang yang nantinya bisa menyebabkan gangguan adalah yang dialami cukup serius gue yang menyebabkan disfungsi organ ginjal, efek samping lainnya bisa juga kita rasakan jika mengkonsumsi obat ini.

  31. waode cahaya widya putri

    Nama : Waode Cahaya Widya Putri
    NIM : F1F117037

    Jawaban No 1 :
    Asam mefenamat memiliki efek sebagai analgetik atau pereda nyeri. Dimana dapat digunakan untuk nyeri seperti nyeri otot dan dapat pula digunakan untuk sakit gigi. Asam mefenamat merupakan salah satu obat golongan NSAID, yang bekerja dengan menghambat terbentuknya prostaglandin.Prostaglandin dihasilkan saat kita mengalami luka ataupun sakit yang dapat menimbulkan rasa nyeri. Karena termasuk ke dalam NSAID maka asam mefenamat dapat menyebabkan peningkatan asam lambung sehingga tidak diberikan pada penderita maag ataupun penyakit lambung lainnya.Asam mefenamat juga dapat diekskresikan melalui ASI sehingga sebaiknya tidak diberikan kepada ibu ynag menyusui.

  32. asam mefenamat digunakan untuk pengobatan analgetik dan antipiretik. obat ini bekerja secara menghambat sintesa COX-1 dan COX-2 sehingga menghambat pembentukan prostaglandin yang merupakan mediator utama peradangan , sehingga dengan dihambatnya prostaglandin ini maka akan berkurang atau hilang.

  33. Nama : Erin Azkianti
    NIM. F1F117015
    1. Asam mefenamat merupakan salah satu contoh obat analgetika golongan non opioid atau non narkotik. Obat ini bekerja dengan cara menghilangkan rasa nyeri tetapi tidak menghilangkan kesadaran serta tidak mengganggu atau mempengaruhi kerja sistem saraf pusat. Obat ini bekerja untuk mengobati nyeri ringan hingga sedang. Asam mefenamat ini menghambat secara langsung enzim enzim yang mengkatalisis reseptor nyeri yaitu seperti prostaglandin, bradikinin dan sebagainya. Disamping khasiatnya sebagai anti nyeri, asam mefenamat ini juga mempunyai khasiat lain yaitu sebagai penurun demam (antipiretik) yang di sebabkan oleh virus maupun bakteri dan juga sebagai anti radang (antiinflamasi) untuk mengobati sakit encok, rematik dan sebagainya.

  34. NAMA: KRISTIN SIMAMORA
    NIM: F1F117047

    JAWABAN SAYA:
    1. Asam mefenamat merupakan salah satu contoh obat yang berfungsi sebagai analgesik. Namun karena obat ini termasuk golongan NSAID, dapat menimbulkan berbagai interaksi, baik itu yang menguntungkan atau sinergis dan juga yang berefek kurang baik atau merugikan bagi tubuh atau biasa disebut antagonis. Untuk efek yang sinergis atau menguntungkan dapat dilihat contohnya pada pengobatan penyakit lupus akibat obat-obatan, dimana pada penyakit ini digunakan kombinasi antara NSAID dengan Azathioprine. Untuk interaksi yang merugikan atau antagonis dapat dilihat pada penggunaan obat NSAID (contohnya asam mefenamat) yang dapat membuat asam lambung naik dikarenakan adanya penghambatan pada enzim COX 1 dan 2, selain itu juga berefek buruk pada ginjal dan beberapa organ lainnya.

  35. Nama : Rima Fajriani
    NIM : F1F117020
    SOAL NOMOR 1:

    asam mefenamat adalah suatu obat yang digunakan sebagai analgetik atau sebagai penghilang rasa nyeri pada tubuh kita, farmakodinamik adalah suatu cara untuk mengetahui mekanisme kerja dari suatu obat, jadi farmakodinamik dari asam mefenamat itu sendiri sebagai analgetik yaitu dengan menghambat pembentukan dari prostaglandin dengan bekerja pada COX1, asam mefenemat lebih besar kerjanya pada COX1 dibanding dengan COX2, hal ini menyebabkan fungsi asam mefenamat itu sendiri lebih ke analgetik dibanding antiinflamasi nya. disini asam mefenamat biasanya diminum secara oral, dan seperti biasa diabsorbsi di usus lalu asam mefenamatnya akan dibawa ke reseptor rasa sakit, dan asam mefenamat biasnya diekskresikan melalui urin manusia

  36. nama : Nagya Novraska
    NIM : F1F115044

    menurut saya interaksi faramkodinamik merupakan interaksi yang terjadi pada efek farmakologi obat yang bekerja pada reseptor yang sama atau obat yang bekerja pada fisiologik yang sama. interaksi yang kemungkinan terjadi pada asam mefenamat sebagai analgetik ialah pada saat pengkonsumisan asam mefenamat bersamaan dengan analgetik turunan asam sali silat yaitu aspirin, ketika di konsumsi bersamaan akan terjadi bersihan tubulus ginjal akibat meningkatnya efek asam mefenamat oleh asa, obat.

  37. Nama : Monic Sri Cahnia
    Nim : f1f117019

    Asam Mefenamat sebagai analgesik bekerja dengan cara menghambat pembentukan prostaglandin dengan menghambat cox-2, dimana cox-2 disini adalah penghasil dari prostaglandin. Prostaglandin merupakan mediator nyeri. Jika prostaglandin tidak terbentuk maka tidak timbul nyeri.

  38. Nama : Silvia Khairina
    Nim : F1F116021

    nama kimia dan struktur asam mefenamat N-(2,3-Xylyl) antranilic acid. asam mefenamat adalah obat pereda nyeri golongan NSAID (Non Steroidal Antiinflammatory Drugs). asam mefenamat digunakan untuk mengatasi jenis rasa nyeri, lebih sering untuk mengatasi gigi, nyeri otot, nyeri sendi dan sakit ketika haid. asam mefenamat kerja utamanya kebanyakan nonsterodial anti inflammatory drugs (NSAID) adalah penghambat sintesis prostaglandin, sedangkan kerja utama obat anti radang glukokortikoid menghambat pembebasan asam arakidonat. asam mefenamat bekerja membloking aktivitas enzim siklooksigenase (berperan pada proses produksi substansi kimia dalam tubuh, salah satunya prostaglandin). prostaglandin sebagai modulator dari reaksi radang. prostaglandin berpotensi kuat setelah berkombinasi dengan mediator secara lokal, autakoid seperti histamin, serotonin. prostaglandin merupakan vasodilator potensial yang dihasilkan tromboksan. tromboksan A2 bermampuan menginduksi agregasi platelet maupun reaksi pembebasan platelet.

  39. NAMA : KIKY NABILA
    NIM : F1F117002
    setelah membaca soal maka saya akan mencoba menjelaskan pemahaman saya tentang interaksi farmakodinamik dari asam mefenamat,jadi asam mefenamat ini bagiaan dari kelompok obat NSAIDS ,sepeertin yang kita semua ketahui bahwa obat NSAIDS ini memperhambaat suatu pembuatan prostaglanndin,asam mefenamat ini memperlambaat COX-1 darii pada COX-2,maka dengan hal ituu dia terhambaatlah sudah prostaglandin ,teetapi asam mefenamat lebik aktif dalam proses penghambatan COX-1 diibandinggkan COX-2,nah oleh sebab itu khasiat nya terhadap analgesik atau si anti nyeri inii lebih tinggi diibandingkan dengan efek laiinya yang misalnya antiinflamasi
    obat ini bisa menimbulkann efek sampiing menyebabkan mual,muntah-muntah,sakit kepala yang sangat sakkiit,sariawann,bercucuran keringat,menetesnya ingus,pandangan terhalang atau tidak jelas.

  40. Nama: Ririn Ysomarina
    NIM: f1f117016
    asam mefenamat ini merupakan salah satu dari contoh obat analgesik atau biasa disebut dengan obat peredah nyeri yang termasuk kedalam salah satu obat golongan analgesik anti inflamasi nonsteroid/AINS. obat ini bekerja tidak pada sistem sentral melainkan bekerja dengan cara menghambat suatu enzim yang disebut dengan enzim siklooksigenasi yang akan mengganggu konversi dari asam arakidonat dan juga prostaglandin. jadi efek yang timbul atau yang diinginkan dari kerja obat ini yaitu obat ini mampu mengatasi masalah nyeri yang terjadi pada manusia seperti dapat meredahkan sakit pada kepala, sakit pada gigi dan bahkan dapat digunakan pada wanita untuk meredahkan nyeri ketika wanita tersebut sedang mengalami menstruasi atau haid. selain bersifat sebagai analgesik obat ini sebenarnya juga mampu bertindak sebagai anti inflamasi atau digunakan untuk obat peradangan yang disebabkan oleh cedera dan infeksi dari mikroorganisme asing. dikarenakan obat ini bekerja pada enzim siklooksigenase maka obat ini tentu saja banyak menimbulkan efek samping seperti dapat terjadinya mag karena obat ini bersifat asam. selain itu obat ini dapat menyebabkan gangguan hati karena dimetabolisme di hati, dan juga obat ini dapat menyebabkan timbulnya asma karena bekerja pada cox yang menghambat prostaglandin.

  41. Nama : Nur Halimah
    NIM : F1F117033
    Asam Mafenamat punya khasiat sebagai analgetik dimana asam mafenamat biasanya digunakan sebagai obat pereda nyeri sakit kepala, nyeri gigi, dan nyeri haid dan nyeri yang lainya (dalam skala ringan). Obat ini dapat menghambat cox1 dan cox2 yang berpengaruh dibentuknya prostaglandin. dengan dihambat oleh cox1 dan cox2 tadi, maka terhambat pula terbentuknya prostaglandin. Cox1 disini berfungsi sebagai antiinflamasi dan cox2 berfungsi sebagai pereda nyeri. Pada asam mafenamat yang bekerja secara maksimal adalah cox2, karena itu asam mafenamat berkhasiat sebagai analgetik atau pereda nyeri.

  42. Nama : Jenia Milandari
    NIM : F1F116029
    Jawaban :
    Asam mefenamat adalah obat yang digunakan sebagai pereda nyeri. Asam mefenamat termasuk kedalam obat keras yaitu harus dengan resep dokter serta penggunaannya harus selalu diawasi. Asam mefenamat juga termasuk kedalam golongan NSAID. Dimana asam mefenamat ini dibuat untuk menghilangkan rasa sakit seperti sakit gigi, nyeri otot, nyeri sendi dan sebagainya.
    1. Farmakodinamika asam mefenamat
    Asam mefenamat ini bekerja dengan menghambat enzim siklooksigenase dalam tubuh, dimana salah satunya adalah prostaglandin (PG). PG ini bekerja dengan cara merespon adanya nyeri, luka atau bahkan peradangan dan pembengkakan.
    Asam mefenamat jika berinteraksi dengan obat lain atau digunakan bersamaan dengan obat lain dapat menyebabkan reaksi yang berbahaya, selain itu apabila digunakan bersamaan dgn obat lain dapat mengurangi khasiat atau efek dari obat tersebut.

  43. Nama: Maya Andini
    NIM : F1F117032
    asam mefenamat ini biasa digunakan untuk mengatasi beberapa jenis nyeri. mulai dari nyeri yang ringan hingga nyeri sedang. asam mefenamat bekerja dengan menghambat COX-1 dan COX-2 yang akan mengakibatkan sintesis prostaglandi terhambat karena asam mefenamat merupakan obat golongan NSAID, asam mefenamat ini menghambat lebih kuat Cox-1 dibandingkan menghambat cox-2 akibatnya asam mefenamat ini dapat memberikan efek sebagai pereda nyeri (anti nyeri) dibanding dengan efek antiinflamasi. asam mefenamat ini sering dianjurkan untuk mengatasi nyeri ringan seperti sakit gigi, menjelang menstruasi bagi wanita, nyeri sendi, dan nyreri-nyeri ringan yang lainnya. obat ini dapat menimbulkan efek samping misal yaitu despepsia dan gejala iritasi lainnnya bisa juga menyebabkan iritasi pada lambung.

  44. interaksi farmakodinamik dari Asam mefenamat seperti yang diketahui bahwa asam mefenamat adalah obat golongan NSAID yaitu obat yang dapat memberikan efek analgesik atau meredakan rasa nyeri.Nyeribanyak macamnya, ada yang disebabkan sensorik dan motorik yang tidak menyenangkan adanya faktor kerusakan jaringan dan lain – lain. Cara kerjanya ialah menghambat pembentukan dari prostaglandin di dalam jaringan tubuh yaitu dengan menghambat enzim siklooksigenase akibatnya timbullah efek dari analgesik tersebut.

    1. jawaban no. 1 yang diatas

  45. Asam mefenamat termasuk dalam nonsteroidal antiinfalmatory ddrugs yang bekerja dengan mneghambat COX 1 dan 2 dalam tubuh.
    Asam Mefenamat bekerja sebagai penghambat sintesis prostagladin dengan kerja sebagai anti radang dalam pembebasan As. Arakidonat.
    Prostaglandin yang di sintesis oleh tubuh bekerja dalam merespon dari adanya luka/radang sehingga tubuh dapat merasakan nyeri dari adanya luka (Antiradang)

  46. Muhammad Bagus Abimanyu

    NAMA : Muhammad Bagus Abimanyu
    NIM : F1F117021

    Berdasarkan informasi yang saya dapatkan bahwasannya interaksi farmakodinamik pada obat asam mefenamat sebagai analgesik adalah dengan obat-obatan seperti di bawah ini :

    1. Ibuprofen
    Apabila Asam mefenamat dikonsumsi bersamaan dengan Ibuprofen dapat menyebabkan keracunan serius pada saluran pencernaan seperti inflamasi, ulserasi dan pendarahan serius.

    2. Fluoxetine
    Apabila Asam mefenamat dikonsumsi bersamaan dengan Fluoxetine dapat menyebabkan meningkatnya resiko pendarahan. Keadaan ini akan lebih parah apabila penderita memiliki penyakit gagal ginjal dan hati.

    3. Naproxen
    Apabila Asam mefenamat dikonsumsi bersamaan dengan Naproxen akan menyebabkan pendarahan, keracunan pada saluran pencernaan dan poliferisasi pada saluran pencernaan.

    4. Diklofenak
    Apabila Asam mefenamat dikonsumsi bersamaan dengan diklofenak akan menyebabkan keracunan saluran pencernaan yang akan mengakibatkan seperti pendarahan dan ulserasi.

    5. Minyak Ikan
    Apabila Asam mefenamat dikonsumsi bersamaan dengan minyak ikan akan menyebabkan pendarahan.

    6. Sertraline
    Apabila Asam mefenamat dikonsumsi bersamaan dengan Sertraline dapat menyebabkan meningkatnya resiko pendarahan. Keadaan ini akan lebih parah apabila penderita memiliki penyakit gagal ginjal dan hati.

    7. Celecoxib
    Apabila Asam Mefenamat dikonsumsi bersamaan dengan Celecoxib akan menyebabkan inflamasi pada saluran pencernaan atau saluran gastrointestinal. Selain itu dapat menyebabkan pendarahan.

    Baiklah oleh karena itu maka dapat saya simpulkan bahwasannya penggunaan Asam mefenamat harus diperhatikan kembali karena apabila 7 (tujuh) obat yang telah saya jelaskan tadi ikut dikonsumsi maka dapat menimbulkan efek samping yang serius bagi yang mengkonsumsinya.

  47. Maya Tri Putri Pasae

    Nama : Maya Tri Putri Pasae
    NIM : F1F117048
    1.analgetik ini bisa terjadi karena adanya pembebasan reaksi kimia pada ujung saraf bradikinin. yang menyebabkan kerusakan pada jaringan. nah obat yang diberikan yaitu
    Asam mefenamat merupakan salah satu obat golongan Non steroid anti inflamasi ( NSAID), golongan obat ini sering sekali dikonsumsi oleh masyarakat,dengan keluhan terjadi inflamasi atau peradangan (pembengkakan), meredakan nyeri dan dapat juga digunakan sebagai obat deman,sakit kepala dan sering juga dikonsumsi oleh wanita yang mengalami nyeri saat menstruasi yang berlebihan serta nyeri pada sendi. Asam mefenamat ini pada saat terjadi trauma pada membran sel kemudian respon imun tubuh akan menghasilkan asam arikidonat(masih bersifat SAID) nah, asam arikidonat ini membentuk 2 respon yang akan membentuk NSAID yaitu
    1. Enzim siklooksiginesis (COx1) akan bekerja pada protekol lambung dan ginjal ini dapat membantu pembekuan darah atau sifatnya sebagai antikoagulan. golongan obat yang bekerja pada cox 1 ini diberikan pada pasien dengan keluhan luka sobekan atau nyeri akibat terjadinya kerusakan jaringan pada tubuh yang menyebabkan sel darah putih tidak mampu membentuk benang fibrin sehingga untuk meredakan rasa nyeri akibat luka berdarah ini dapat diberikan golongan obat Nsaid salah satunya Asam mefenamat.
    2. Enzim siklooksigenase (Cox2) yang akan merespon prostaglandin ( respon inflamasi ) seperti terjadinya tumor,color.

  48. nama : raudhatul jannah
    nim : f1f117035

    1. menghambat cox 1 dan cox 2 sehingga menghambat prostaglandin. asam mefenamat lebih kuat menghambat cox 1 sehingga efek anti nyeri lebih besar daripada antiinflamasi. termasuk golongan NSAID

  49. Nama : Tiyara Larassandy
    Nim : F1F116034

    Interaksi farmakodinamik dari asam mefenamat sebagai analgesik yaitu bekerja untuk menghambat pembentukan COX-1 dan COX-2 yang mana asam mefenamat berfungsi sebagai analgesik lebih cepat dan kuat meredakan nyeri.asam mefenamat juga termasuk golongan NSAID.

  50. Nama: Nurul Miptakul jannah
    Nim: F1F117025
    Menurut saya kemungkinan interaksi farmakodinamik dari obat asam mefenamat sebagai analgesik yaitu adanya gangguan pada lambung karena asam mefenamat termasuk dalam golongan AINS sehingga tidak dianjurkan pada pasien dengan riwayat gangguan saluran cerna, pada ibu hamil ataupun menyusui lebih baik penggunaan obat harus dihentikan karena ditakutkan akan memberikan efek pada janin atau bayi, kemudian efek lain yaitu adanya gangguan pada sistem saraf berupa pusing,sakit kepala ,ketakutan dan bingung.

  51. Menurut saya asam mefenamat dapat menyebab kan kerusakan pada lambung dan efek samping dari asam mefenamat dari asam mefenamat dapat menyebabkan muntah maual apabila digunakan secara berlebihan.asam mefenamat adalah obat yang digunakan untuk nyeri ringan seperti sakit gigi sakit kepala, asam mefenamat bila di gunakan dengan obat lain dapat menyebabkan penurunan penyerapan obat dan dapat menyebabkan efek sampimg yang berbahaya
    Silvia herdayanti
    F1f116032

  52. Nama : Eva Melisa
    NIM : F1F117012
    1. berdasarkan mekanisme kerjanya, asam mefenamat bekerja dalam mengikat reseptor prostaglandin sintase COX 1 maupun COX 2, yang akan menghambat sintesis prostaglandin. Dimana kemungkinan terjadinya interaksi farmakodinamik dari asam mefenamat ialah asam mefenamat ini lebih kuat bekerja dalam menghambat COX 1 dibandingkan dengan COX 2 oleh karena itu ia mempunyai efek anti nyeri yang lebih besar dari pada efek anti inflamasi. Disini prostaglandin berperan sebagai mediator utama dalam peradangan yang mengakibatkan nyeri berkurang maupun hilang. Jika mengkonsumsi asam mefenamat bersamaan dengan escitalopram akan mengakibatkan memar ataupun mudah berdarah.

  53. F1F117036 AMALIA SAKINAH

    AMALIA SAKINAH
    F1F117036
    1.Asam mefenamat merupakan bagian dari obat yang memiliki sifat analgetik.Obat ini mampu menghilangkan rasa sakit akibat nyeri. Asam mefenamat ini berinteraksi secara farmakokinetik sebagai analagesik yaitu dengan cara mengistirahatkan cox 1 dan cox 2 maka dari itu prostaglandin terhenti juga,namun karena yang diistirahatkan lebih kuat cox 1 maka mempunyai efek analgesik yang lebih kuat.

  54. interaksi yang saya ketahui dari obat asam mefenamat jika dikonsumsi bersamaan dengan obat lain, salah satunya asam mefenamat bisa meningkatkan efek dari obat-obat antikoagulan jika dikonsumsi secara bersamaan, sehingga dapat menimbulkan efek pendarahan hebat pada pasien yang mengkonsumsi kombinasi obat ini.

  55. NAMA : ROZA EFDA NIKA
    NIM : F1F117004
    JAWABAN NO 1
    Jadi pada dasarnya obat asam mefenamat ini adalah salah satu obat yang bisa digunakan sabagai obat anti nyeri, yaitu obat analgetik. Sebagai obat analgetik inilah obat ini bekerja pada enzim siklooksigenase ( COX ), dimana COX ini terbagi menjadi 2 ada yang COX 1 dan ada juga COX 2, dengan menghambat prostaglandin pada enzim siklooksigenase tersebut maka nyeri yang ditimbulkan bisa teratasi.
    Oleh karena itu dengan terhambatnya enzim tersebut maka membuat prostaglandin menjadi sedikit, karena kita tahu bahwa dengan sedikitnya prostaglandin akan membuat rasa nyeri menjadi ringan.

  56. Nama : Indah Puspita Sari
    Nim : F1F116027
    SOAL NO 1

    Asam mefenamat merupakan obat analgetik yang termasuk pada golongan NSAID, yang dapat mengurangi rasa nyeri. Jadi, menurut pemahaman saya interaksi farmakodinamik asam mefenamat yang kemungkinan terjadi:
    – Asam mafenamat bekerja dengan memblok aktivitas suatu enzim dalam tubuh yaitu siklooksigenase
    – Asam mafenamat bekerja sebagai anti radang yang menghambat pembebasan asam arakidonat dan menghambat sintesa prostaglandin

  57. Asam mefenamat memiliki interaksi dengan obat diuretic seperti furosemid yang dapat mengakibatkan efek dari oabat douretik tersebut tidak bekerja secara optimal

  58. nama : imelda sandra
    nim : f1f116018
    jawaban no 2
    contoh obat yang digunakan sebagai obat antikoagulan adalah warfarin yang bekerja dengan cara menghambat faktor koagulasi.
    absorbsi warfarin membutuhkan waktu 4 jam untuk mencapai konsentrasi puncak , waktu puncak efek teraupetik terlihat dalam 5-7 hari setelah terapi. durasi 1 dosis warfarin dapat bertahan hingga 2-5 hari dan warfarin di absorbsi melalui rute oral.
    distribusi, volume untuk distribusi warfarin adalah 0,14 liter/kg dan tidak dapat didistribusikan kedalam air susu.
    dengan proses absorbsi dan distribusi warfarin tersebut maka warfarin sangat tepat digunakan sebagai obat antikoagulan karna warfarin di absorbsi secara cepat dan komplit dalam tubuh.

  59. Farmakodinamik dari asam mefenamat sebagai analgesik yaitu termasuk golongan NSAID dan bekerja dalam mengahambat enzim COX dan mensintesis prostaglandin untuk menimbulkan rasa nyeri dari luka atau kerusakan jaringan

Tinggalkan Balasan ke Yulin ROsa Rishliani Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Syamsurizal © 2019 Frontier Theme